Biaya Event Surfing Bono Dari Kementerian Pariwisata Rp 1 Miliar:
Sekretaris LSM KPKN Pranseda S SH Meminta Transparansi Penggunaan Dana APBD Provinsi dan APBD Pelalawan
Penulis: Penulis Yulianu | Selasa, 26 Nopember 2019 | 18:18 WIB Dibaca: 83 kali

Doc foto Sekretaris DPC LSM KPKN Pelalawan, Pranseda Simanjuntak SH.

PELALAWAN, Ungkapriau.com- Tidak sedikitnya dana sebesar Rp. 1 Miliar untuk pembiayaan pelaksanaan acara Event Surfing Bono di daerah Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau tahun 2019, disorot pihak LSM Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara Pelalawan.

 

Selain dana pembiayaan acara Event Surfing Bono sebesar Rp 1 Miliar ini dari Kementrian Pariwisata yang dipertanyakan penggunaannya oleh Sekretaris DPC LSM KPKN Pelalawan dan juga penggunaan dana APBD Pemprov Riau dan APBD Kabupaten Pelalawan.

 

Dana sebesar Rp. 1 Miliar yang dikeluarkan pemerintah dalam pelaksanaan acara Surfing Bono pelalawan ini melalui Kementrian Pariwisata di Kabupaten Pelalawan, dinilai hanya menghambur-hamburkan uang negara dan sarat penyimpangan. 

 

Hal ini disampikan Sekretaris DPC LSM KPKN Pelalawan, Pranseda Simnjuntak SH, saat dimintai tanggapannya oleh media ini di Caffe Nusantara Jln.Akasia Ujung Kecamatan Pangkalan Kerinci, (25/11/2019).

 

Dalam tanggapannya, Sekretris DPC LSM KPKN ini menyebut dana pembiayaan acara event surfing bono dari Kementerian pariwisata sangat fantastik besar. Namun acara tersebut menjadi perhatian karena tidak membawa dampak positif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Apalagi nilai anggaran yang dialokasikan dalam acara yang teragenda setiap tahun itu menelan anggaran pembiayaan miliaran rupiah. 

 

Contohnya saja pelaksanaan acara Event Surfing Bono tahun 2019 ini. Kementerian Pariwisata menggelontorkan dana sebesar Rp. 1 Miliar diluar dana APBD Provinsi Riau dan APBD Kabupaten Pelalawan. 

 

Menurut LSM KPKN Pelalawan ini, "Kegunaan dana sebesar Rp. 1 Miliar untuk pembiayaan acara event surfing bono tersebut tanggal 11 s/d 14 November 2019 di daerah Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan, terkesan tidak memberikan dampak positif untuk perubahan dan peningkatan ekonomi masyarakat tempatan," ujarnya.

 

Pranseda Simanjuntak SH mengatakan, jika benar ada anggaran APBD Pemprov Riau dan APBD Pelalawan yang dikeluarkan selain dana 1 miliar dari Kementrian Pariwisata. Tentunya kegunaan dana-dana itu harus transparan. Apa lagi jika nominal dana itu secara keseluruhan mencapai sebesar Rp 2 Miliar lebih kurang.

 

"Haruslah, dana dari APBD Provinsi Riau yang dialokasikan untuk acara itu harus transparan berapa jumlah besar nominalnya. Selanjutnya dana dari APBD Pelalawan juga harus dijelaskan arah alokasinya," tegasnya. 

 

Kepada media ini, Sekretaris DPC LSM KPKN pelalawan berharap anggaran yang digunakan disbudparpora untuk penyelenggaraan kegiatan Event Surfing Bono itu dapat diterangkan penggunaannya seditil-ditilnya oleh dinas yang bersangkutan. Tujuannya agar praduga-praduga masyarakat dalam pengelolaan uang yang tidak sedikit itu, jelas, baik dana dari APBD Provinsi, APBD Pelalawan dan terlebih dana dari Kementrian Pariwisata yang mencapai sebesar Rp. 1 Miliar itu. 

 

Disinggung masalah kehadiran pengunjung di acara Event Surfing Bono pelalawan itu. "Ya, terkait kehadiran pengunjung yang sangat minim dalam acara tersebut. Hal itu dinilai kurangnya sosialisasi oleh penyelenggara," tukasnya. 

 

Pranseda Simanjuntak SH mengatakan. Anggaran yang terserap besar dalam penyelenggaraan suatu acara misalnya. Erat kaitannya dengan kemantapan persiapan dan juga tingkat kehadiran pengunjung. Jadi, bila persiapan acaranya secara sederhana seperti pelaksana acara Event Surfing Bono tahun 2019 ini, tentu tingkat kehadiran pengunjung minim. 

 

"Ya, tentu saja. Acara yang dinilai sederhana itu tidak menghabiskan anggaran yang memcapai 2 Miliar kurang. Dana yang di poskan sebelumnya untuk pembiayaan kegiatan tersebut, dipastikan masih tersisa alias tidak habis," kata Pranseda mengakhiri. (Yul) 

*
[ Kembali ]
Berita Lainnya
Upaya Antisipasi Penggulangan Banjir 2019
Satlantas Polres Pelalawan Bersama BPBD, Dishub dan PUPR Laksanakan Giat Cek Debit Air
Plt.Kadis PUPR Pelalawan
Hardian S, ST,MT Bantah LSM Menuding Proyek Jalan Dalam Kota Kerinci Tak Sesuai Speksifikasi
Dalam Rangka Memperingati HAKI 2019
Bupati H.M.Harris Membuka Lomba Pidato Tingkat SMA/Sederajat se-Kabupaten Pelalawan
Sedang Melaksanakan Tugas Mulia
Wartawan Haluan Riau Meninggal Dunia
Kepala Badan Narkotika Nasional Pelalawan
AKBP Andi Salamon Tes Urine ASN di 30 SKPD Pelalawan
Home | Politik | Ekonomi | Olahraga | Pendidikan | Budaya | Hukum | Hiburan | Nasional | Internasional | Galeri Foto | Tokoh | Opini | Pekanbaru | Pelalawan | Dumai | Bengkalis | Siak | Kampar | Inhu | inhil | Kuansing | Rohul | Rohil | Meranti | Surat Pembaca | Redaksi