Ketua DPC LSM KPK-N Pelalawan
Suswanto S.Sos: 16 Miliar Dana Program Jamkesda dan Jampersal Pelalawan T.A 2018 di Pertanyakan
Penulis: Penulis Redaksi | Kamis, 28 Nopember 2019 | 21:07 WIB Dibaca: 133 kali

Doc foto Ketua DPC LSM KPK-N Pelalawan, Suswanto S.Sos yang didampingi Sekretaris LSM KPK-N Pelalawan, Prakarsa Simanjuntak SH Sedang memegang surat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang tidak ber CAP dan tanda tangan Pimpinan OPD

PELALAWAN, Ungkapriau.com- Terkait dengan penggunaan Dana APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp.10.012.766.168 untuk alokasi pembiayaan program Jamkesda (Jaminan kesehatan daerah) dengan kode Rekening 1.02.1.02.01.16.03, di pertanyakan.

 

Selain Dana pembiayaan Jamkesda tahun anggaran 2018 yang dipertanyakan oleh LSM KPK-N Pelalawan ini kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten pelalawan dan juga mempertanyakan Dana penyediaan biaya Jampersal (Jaminan Persalinan) sebesar Rp. 5.137.258.000 dengan kode rekening 1.02.1.02.01.22.3.

 

Demikian hal ini diungkapkan Ketua DPC LSM KPK-N Pelalawan, Suswanto S.Sos yang di dampingi Sekretaris DPC LSM KPK-N Pelalawan, Pranseda Simanjuntak SH, di Cafffe Nusantara Jln.Akasia Ujung Kecamatan Pkl Kerinci, Kamis (28/11/2019).

 

Menurut Suswanto, Pihaknya dari DPC LSM KPK-N Pelalawan telah menyurati Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan terkait penggunaan Dana APBD Pelalawan sebesar Rp 16 Miliar lebih itu. Surat konfirmasi tertulis LSM KPK-N Pelalawn ini dismpikan pada tangal 10 Oktober 2019 lalu dengan Nomor 32/Lap/KPK-N/PLLW/X/2019.

 

Tujuan surat konfirmasi tertulis LSM KPK-N Pelalawan itu kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, untuk mempertanyakan penggunaan alokasi Dana APBD Pelalawan yang mencapai 16 Miliar dalam program Jamkesda dan program Jampersal.  

 

Suswanto S.Sos mengatakan, program Jamkesda dan Program Jampersal yang menelan APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2018 itu, dikhawatirkan adanya terjadi sutatu dugaan penyimpangan yang mengarah ke tindak pidana korupsi. 

 

"Benar, untuk pengalokasian anggaran yang mencapai 16 Miliar itu didalam dua mata anggaran APBD Pelalawan, sudah menjadi kewajiban kita dari LSM KPK-N Pelalawan selaku sosial kontrol turut serta mengawasi berbagai program pemerintah yang pembiayaannya dari APBD maupun dari pembiayannya dari APBN," jelasnya. 

 

Lebih lanjut Ketua DPC LSM KPK-N Pelalawan ini menyebut Surat konfirmasi tertulis yang disampaikan lembaganya ke Dinas yang bersangkutan, dilecehkan. Pasalnya surat yang kita sampaikan tanggal 10 Oktober 2019 lalu itu telah dibalas oleh Dinas yang bersangkutan tanpa menggunakan KOP surat Dinas. 

 

"Ya, kita menilai pihak Dinas Kesehatan pelalawan melecehkan lembaga DPC LSM KPK-N pelalawan. Sebab, balasan surat konfirmasi tertulis yang kita layangkan dibalas mereka tanpa menggunakan KOP surat OPD nya," jelas Suswanto sembari menunjukkan surat balasan Diskes yang tak ber KOP itu. 

 

Sementara itu, Sekeretaris DPC LSM KPK-N Pelalawan, Pranseda Simanjuntak SH menambahkan bahwa pihaknya sudah dua kali melayangkan surat konfirmasi tertulis di dinas tersebut. Namun balasan surat kami dari dinas itu terkesan melecehkan dikarenakan dalam balasan surat itu tidak menggunakan KOP surat dari OPD dan juga tidak ditandatangani dan di CAP oleh Pimpinan OPD bersangkutan.  

 

Pranseda Simanjuntak SH, terkait informasi yang kita dapatkan dilapangan bahwa adanya penggunaan Jamkesda dan Jampersal di dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan 2018, diduga tidak sesuai penggunaannya.

 

Dalam keterangan Sekretaris DPC LSM KPK-N Pelalawan terkait program pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Kesehatan. Bukan hanya dua mata anggaran APBD Pelalawan yang sedng dipertanyakan. 

 

"Iya benar, selain dua mata anggaran yang sedang kita mintai penjelasan dari dinas kesehatan tersebut dan juga ada kegiatan lainnya seperti kegiatan pembangunan fisik. Tapi, kegiatan fisik masih belum kita konfirmasi karena dinas yang bersangkutan masih belum meluangkan waktunya untuk kita," ungkap Pranseda. (Yul) 

*
[ Kembali ]
Berita Lainnya
Plt.Kadis PUPR Pelalawan
Hardian S, ST,MT Bantah LSM Menuding Proyek Jalan Dalam Kota Kerinci Tak Sesuai Speksifikasi
Dalam Rangka Memperingati HAKI 2019
Bupati H.M.Harris Membuka Lomba Pidato Tingkat SMA/Sederajat se-Kabupaten Pelalawan
Sedang Melaksanakan Tugas Mulia
Wartawan Haluan Riau Meninggal Dunia
Kepala Badan Narkotika Nasional Pelalawan
AKBP Andi Salamon Tes Urine ASN di 30 SKPD Pelalawan
Kepala Dinas Pariwisata Pemudan dan Olahraga
Andi Yuliandri S.Kom Resmi Lantik Genpi Pelalawan Masa Bakti 2019
Home | Politik | Ekonomi | Olahraga | Pendidikan | Budaya | Hukum | Hiburan | Nasional | Internasional | Galeri Foto | Tokoh | Opini | Pekanbaru | Pelalawan | Dumai | Bengkalis | Siak | Kampar | Inhu | inhil | Kuansing | Rohul | Rohil | Meranti | Surat Pembaca | Redaksi