INHU, UNGKAP RIAU - Kepala Bappeda Indragiri Hulu Junaidi Rahmat di ruang kerjanya di Rengat, Jumat (03/03/17) menjelaskan kepada UNGKAPRIAU tentang target Program pembangunan Kabupaten Indragiri Hulu yang akan direalisasikan oleh Pemerintah Inhu Tahun Angg aran 2018 mendatang.
Junaidi Rachmat mengatakan, target Pembangunan yang harus dicapai tahun 2018 oleh Pemda Inhu, ada empat target yang telah diusulkan dan dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2017 untuk pelaksanaan 2018.
"Terget ini, antara lain, yaitu peningkatan indeks pertumbuhan manusia beserta unsur pendukungnya, pertumbuhan ekonomi dan upaya penurunan angka indeks kemiskinan serta pendataan jumlah masyarakat miskin serta upaya menetaskannya," ulasnya.
Menurutnya, Empat target program pembangunan Kabupaten Indragiri Hulu tersebut merupakan prioritas Pemda Inhu dalam pencapaiannya dan harus didukung oleh semua pihak, sehingga realisasinya akan lebih optimal sesuai harapan masyarakat," tuturnya.
Kaban BAPPEDA ini juga menjelaskan bahwa ada tujuh misi yang termuat dalam Rencaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Inhu, tentu berbagai target pencapaian dan usulan seperti pembangunan sarana dan prasarana Jalan yang dibiayai dari sumber Dana APBD Inhu 2018 termasuk pembangunan fisik yang di rancang dalam usulan pembangunan yang dibiayai dari bersumber dana APBD Provinsi Riau maupun yang didanai dari APBN.
"Mengenai kebutuhan listrik dimana Desa yang belum teraliri arus listrik sudah termasuk.
Kita sangat bangga dengan berbagai program pembangunan di Daerah Kabupaten Inhu yang diusulkan dan direalisasikan tahun 2018 telah direspon penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Kepala Bappeda, Rahmat Rahim.
"Kepala Bappeda Provinsi Riau Rahmat Rahim menyebutkan, pemerintah provinsi akan berupaya maksimalkan usulan program kegiatan pembangunan baik melalui dana yang bersumber dari APBD Riau maupun APBN dan Khusus usulan pembangunan rigit beton dan bukan pengaspalan jalan yang telah dilakukan pada jalur lintas selatan," paparnya.
Pihak provinsi menilai bahwa pemilihan konsep tersebut melihat dari kegagalan pembangunan rigit pada jalur lintas yang berada di Kabupaten Pelalawan, namun, akan dievaluasi apakah kerusakan pembangunan tersebut disebabkan dari konsep pembangunan yang salah atau kondisi material yang kurang baik. Bahkan Kepala Bappeda Riau Rahmat Rahim, mendorong Pemkab Inhu terus melakukan upaya peningkatan dan pengembangan kondisi makro guna pencapaian target pembangunan Indragiri Hulu di tahun 2018 mendatang. (Agusman/Asnan/R. Indris)
| Anggota DPRD Riau dan BEM ITB Indragiri Lakukan Pengembangan Pembibitan Kelapa Sawit di Inhu | |
| Warga Desa Sei.Beras Inhu Minta APH Audit Dana Desa | |
| Ade Agus Hartanto Hadiri Acara Wisuda 137 Mahasiswa UNRIDA Gedung Prof Indrayani Hall | |
| Wiston Pandiangan Minta Kapolres Inhu Tes Urine Anggota DPRD dan Kepala Desa | |
| Warga Desa Alim di Ringkus Polisi karena Edarkan Narkoba | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














