PELALAWAN, UNGKAP RIAU - Meminimalisir berbagai persoalan dan perbedaan pendapat antara masyarakat Asal Kepulauan Nias diantara Organisasi paguyuban yang berbasis Ono Niha di Pelalawan. Tokoh-tokoh masyarakat Asal Nias, Tokoh Pemuda dan seluruh unsur Ormas Berbasis Ono Niha Pelalawan telah melakukan pertemuan tanggal 28 Maret 2017 di Pkl Kerinci.
Pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2017 itu merupakan Rapat dengar pendapat antara para tokoh Ono Niha dalam hal mewujudkan apa yang menjadi visi misi Ono Niha Riau dan Pelalawan, khususnya dimasa yang akan datang.
Demikian pertemuan seluruh para tokoh Ono Niha Pelalawan ini dibenarkan Ketua Dewan Pengurus Daerah Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPD HIMNI) Riau, Drs. Sozifao Hia, M.Si dalam konfirmasi UNGKAP RIAU, di Pkl kerinci, Senin (5/4/2017).
Sozifao Hia, "Rapat dengar Pendapat Para Tokoh Ono Niha Pelalawan tanggal 28 Maret 2017 itu, bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh Ono Niha Pelalawan dalam hal menyatukan persepsi dalam mewujudkan perjuangan Ono Niha dimasa yang akan datang," ujarnya.
Mantan Anggota DPRD Pelalawan ini menjelaskan bahwa unsur Ormas yang turut hadir dalam Rapat dengar Pendapat Tokoh-tokoh Ono Niha Pelalawan ketika itu, adalah DPP IKN Pelalawan, DPD IKNR Pelalawan, DPC HIMNI Pelalawan, DPD ONUR Pelalawan, DPC IKN Pelalawan, DPC ONUR Pelalawan, DPC SBSI 92, DPC GWI Pelalawan dan STM ONO NIHA.
Drs. Sozifao Hia M.Si menambahkan bahwa Rapat yang berlangsung hikmad dengan tutur sapa, akrab dengan satu sama lain sesama penganut Ormas berbasis Ono Niha di Pelalalwan, bahkan bersama-sama merumuskan suatu keputusan membentuk tim untuk bekerja dalam mempersatukan Ono Niha.
"Ya, tim yang sudah dibentuk dalam rapat dengar pendapat itu dengan slogan tim SAMONI yang mana pengurusnya terdiri dari seluruh Lintas Paguyuban Ormas Ono Niha Pelalawan," tutup Hia.
Sementara itu Penasehat IKN Pelalawan, F.Gea menilai akhir-akhir ini bahwa Ono Niha di Riau umumnya dan terkhusus di Kab.Pelalawan sudah mulai kurang harmonis antara ormas yang satu dengan ormas yang lain.
Mengantisipasi hal tersebut agar tidak tambah menjadi-jadi maka beberapa tokoh Ono Niha telah melakukan pertemuan pada tanggal 28 Maret 2017 di Pkl.Kerinci.
"Maka dengan ini, pertemuan tersebut bertujuan untuk konsolidasi antar ormas Ono Niha agar mengantisipasi terjadi hal-hal yang dapat merusak citra Ono Niha untuk kedepannya, karena tergores satu orang, itu melukai semuanya," ucapnya.
Untuk menjaga kesatuan Ono Niha di Kabupaten Pelalawan ini dengan begitu banyaknya organisasi berbasis Ono Niha, maka dibentuk tim Samaeri Ono Niha (SAMONI), "tim ini yang akan Mengayomi, Memelihara, Menjaga dan Melindungi persatuan Ono Niha di Pelalawan walaupun walaupun banyaknya oraganisasi yang ada didalamnya," jelas Gea.
Tim itu terbentuk dengan beranggotakan dari masing-masing perwakilan Ormas Ono Niha yang ada di Pelalawan. Jumlah personilnya semula sebanyak 13 orang, yaitu Faozatulo Gea (A.Fernando) sebagai Koordinator tim, Sozifao Hia (A.Rocky), Eliadil Hulu (A.Claudya), Sokhiatulo Laia (A.
| Baca juga: | |
| Pelalawan Menuju Perubahan | |
| 15 Orang PSK di Pelalawan Terjaring Razia | |
| Bupati Pelalawan Buka Rangkaian Acara Perlombaan | |
Namun setelah diteliti kembali agar semua unsur terakomodir, maka ditambahkan lagi Pdt.T.Gea, E.Fori Waruwu (A.Silo), Adven Daeli (A.Archi), Romanus Tel (A.Toni) dan Esafati Daeli (A.Kernis).
Adapun fungsi dan tugas dari tim tersebut meliputi 3 poin, yaitu yang pertama adalah Melakukan konsolidasi antar ormas Ono Niha yang ada di Kab.Pelalawan, supaya tetap bersatu dalam hal Menjaga kerukunan Ono Niha agar tdk gampang di adudomba oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, Saling bergandeng tangan dalam mencari solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang timbul, baik diantara sesama Ono Niha maupun dengan pihak lain serta Menjaga marwah, harkat dan martabat ONO NIHA yg ada di Kab.Pelalawan.
Yang kedua adalah membantu memonitor perkembangan pengurusan identitas Ono Niha di Kab.Pelalawan dan yang ketiga adalah menjaring Ono Niha yang layak untuk jadi Caleg di tahun 2019 mendatang.
Tim SAMONI tidak bersifat permanen maupun jangka panjang melainkan hanya sementara dengan tujuan inti untuk menyatukan dan memberikan pemahaman kepada seluruh Ono Niha Pelalawan untuk menyatukan persepsi dalam mewujudkan perjuangan Ono Niha Pelalawan kedepan dan tim tersebut wajib mengadakan pertemuan sekali dalam tiga bulan. Y01/Abdul
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















