Pekanbaru, ungkapriau.com- Bupati Pelalawan HM.Harris yang merupakan Bakal Calon Gubernur Riau 2018-2023 hadir dalam talkshow TVRI bertema "Bersama Membangun Menuju Riau Terang 2019" di studio TVRI Pekanbaru, Jumat (16/6/2017).
Hadir dalam takshow yang sekaligus sebagai Nasasumber yakni Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Riau, Syahrial Abdi serta Perwakilan General Manager PT PLN Riau Kepri, Abdul Gafur.
Topik menarik yang diperbincangkan dalam acara talkshow tersebut adalah Program Pelalawan Bupati Harris yakni Pelalawan Terang yang telah memberikan pasokan listrik diseluruh wilayah Kabupaten Pelalawan hingga keluar Pelalawan tanpa bergantung dengan PT PLN.
Pembuka dan penjelasan dari General Manager yang diwakili oleh Abdul Gafur yaitu 35 MW Adalah target dari pemerintah pusat dimana untuk mewujudkan indonesia terang 2019, di Provinsi Riau telah berfungsinya transmisi serta gardu induk untuk bisa membebaskan dan memfungsikan listrik di Provinsi Riau dari kekurangan pasokan listrik."Ungkap Abdul Gafur
Sementara itu Kadis Pertambangan dan Energi Syahrial Abdi mengharapkan adanya sinergisitas segala potensi yang ada diprovinsi Riau dengan usaha kelistrikan, untuk menjamin ketersediaan listrik yakni mempercepat berfungsinya transmisi listrik.
"Diharapkan adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota dengan potensi daerah masing masing," tandasnya.
Sementara itu, Bupati Harris meyakini jika komitmen Pemerintah dan masyarakat memberikan dukungan serta kerjasama akanndapat mewujudkan Riau Terang dan Indonesia Terang 2019.
Ia menambahkan Riau ini memiliki potensi seperti gas, dengan mencotohkan dipelalawan saat Mantan Ketua DPRD Kab Pelalawan ini memimpin di periode pertama sebagai Bupati.
"Ya, menambah tenaga listrik dari pasokan gas saat saya kali lertama memimpin Pelalawan.
| Baca juga: | |
| Bupati Harris Nyatakan Sikap Maju Pada Pilgubri 2018 | |
| Bupati HM Harris Jadi Tamu Kehormatan | |
| Melakukan Talkshow di Radio Rama Tentang Gema Cermat | |
Terkait dengan target 35MW pemerintah pusat, Bupati Pelalawan yang menjabat dua periode ini yakin bisa dicapai bahkan Bacagubri ini optimis Riau tidak kekurangan Energi, inti penyelesaiannya hanya komunikasi untuk sinergisitas serta didudukkan secara bersama permasalahan kelistrikan itu (Riau Terang).
"Permasalahan pasokan listrik di Riau. bukanlah suatu hal yang sulit bagi Hartis merealisasikannya. Hanya tinggal bagaana inovasi didalam membangun kerjasama dan komunikasi yang baik," katanya enteng.
Menurutnya, Propinsi Riau memiliki banyak potensi yang berbeda dimasing masing Kabupaten dan Kota.
"Ya, permasalahan itu berasal dari dalam karena masing masing kota dan kabupaten punya potensi untuk membangun pembangkit listrik sendiri dan keegoan masing masing sehingga dijadikan suatu masalah dalam berpikir," ujar Hartia menjawab pertanyaan Narasumber dalam Acara Talkshow TVRI itu.
Padahal menurut Bupati Pelalawan, HM. Harris tidak susah jika kerjasama dan komunimasi antara pemerintah sudah terbangun dengan baik tanpa memunculkan kebijakan serta putusan birokrasi yang berbelit belit. Harus dengan komitmen bersama membangun Riau kedepan," ucapnya.
"Membangun Riau bersama harus dengan adanya perubahan midset atau cara berpikir kita dalam menyelesaikan permasalahan dalam hal pasokan listrik di Propinsi Riau," tutupnya. Yulianus
| Reuni Akbar IKA Faperta UIR Sukses, Kompak dan Happy | |
| Eduard Buulolo Minta Polda Riau Tangkap Pelaku Penculikan dan Penganiayaannya | |
| Irjen Pol Herry Heryawan Pimpin Buka Pendidikan Siswa Bintara Polri TA.2025-2026 di SPN Polda Riau | |
| Gibran Rakabuming Raka Apresiasi Gakkum Karhutla Polda Riau | |
| Erisman Yahya: Calon Siswa Yang Tak Lolos Pereingkingan PPDB Tetap Masuk Mengisi Bangku Cadangan | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















