Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Istana Siak Kembali Dibuka
Bupati Syamsuar Berharap Pelaku Secepatnya Terungkap

Kepala Biro Ung
Rabu, 10 Jan 2018 | dilihat: 1202 kali
Foto: doc. Saat Bupati Siak, Drs. H.Syamsuar melihat secara langsung ruangan Istana Siak yang nyaris hangus terbakar

SIAK. Ungkapriau.Com- Bupati Siak H Syamsuar, melihat langsung tempat kejadian perkara dibakarnya patung diorama yang berada di ruang tengah Istana Asserayah Alhasyimiyah, Selasa (9/1/2017) petang.

Sesampainya di istana, Syamsuar langsung mengadakan rapat tertutup bersama Kepala Dinas pariwisata, Kepala Satpol PP, serta para penjaga istana di ruang depan istana tempat mengisi buku tamu.

Syamsuar tampak geram dengan tindakan pembakaran tersebut. Ia menyebut, tidak mungkin orang waras akan melakukan perbuatan tersebut.

“Kalau orang waras tidak mungkin dia akan merusak ini, apa faedahnya? Tak ada faedahnya,” ungkap Syamsuar.

Selain itu, Syamsuar juga turut merasa prihatin, masih ada orang yang berniat tidak baik terhadap aset nasional tersebut, padahal Istana Siak ini merupakan aset nasional yang patut dijaga bersama, apalagi Siak sudah ditetapkan sebagai kota pusaka yang sedang dipersiapkan untuk menjadi kota warisan dunia.

“Kita prihatin, masih ada orang yang berniat tidak baik terhadap aset nasional ini, ini bukan aset Riau bukan aset Siak, tapi ini aset nasional,” jelas Syamsuar.

Syamsuar mengakui adanya kelalaian terhadap pengawasan di Istana Siak, sehingga terjadinya peristiwa pembakaran tersebut.

“Cuma tadi itu, saya sampaikan pada kawan-kawan mungkin ini ada kelalaian, karena petugas penjaga entah kemana, karena dianggap orang sedikit makanya ditinggal. Kesempatan yang sedikit itu dimanfaatkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab,” kata Syamsuar usai meninjau istana.

Syamsuar juga berharap dalam waktu dekat, pelaku pembakaran dapat segera terungkap. Selain itu, dia juga menginformasikan jika besok Istana Siak sudah dibuka kembali, sehingga para pengunjung sudah dapat memasuki Istana Siak.

Bupati dua periode itu meminta kepada Sekretaris Daerah dan Kadis Pariwisata untuk menambah personil penjaga dan tour gaet istana. Artinya, setiap sudut Istana dijaga oleh petugas yang mengawasi setiap gerak-gerik pengunjung. tutur Nya. (Fh. Op)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved