Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kapolsek Dan Upika Sei Apit Turun Serta
Penanganan Karhutla di Kampung Bunsur

Ka. Biro
Selasa, 27 Feb 2018 | dilihat: 896 kali
Foto: Doc. foto beberapa personil yang turut untuk melakukan pemadaman dan pendinginan

SIAK. Ungkapriau.Com - penanganan Karhutla di wilayah hukum Polsek Sungai Apit Senin ( 26/02/18 ) sekira pukul 09.00 Wib, dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan terhadap Karhutla luar areal terbakar +/-  5 Ha di Dusun I Kampung Bunsur Kec. Sungai Apit, 

Sebelumnya diketahui untuk Kondisi Lahan ini termasuk Semak belukar yang sebagian sudah ditanami sawit umur 1.5 tahun dengan kondisi tanah gambut dengan pemilik masih belum diketahui ( dalam lidik )

Kapolres Siak AKBP. Barliansyah  membenarkan kegiatan penanganan karhutla yang telah dilakukan oleh beberapa personil kepada awak media.

" Dalam kegiatan itu ada beberapa personil yang turut untuk melakukan pendinginan  dan pemadaman diantara nya Kapolsek Sei Apit dan Upika Sei Apit. Dengan personil 5 (lima) Org Polri, 5 (Lima) orang TNI, 4 (Empat) orang MPA (masyarakat peduli api) kampung Bunsur, 2 (Dua) orang MPA orang Kampung Lalang, 3 (Tiga) orang Damkar Sungai Apit, 9 (Sembilan) orang Manggala Agni, 6 (Enam) orang Tim Regu Pemadam kebakaran ( RPK ) PT. Arara Abadi, 15 (Lima Belas) orang Sukarelawan dan perangkat Kampung Bunsur dan Lalang." terangnya.

Hingga berita ini di naikan untuk semantara Kondisi terakhir lahan terbakar sebagian telah berhasil dilakukan pemadaman dan pendinginan, namun kondisi tanah gambut dan tidak adanya sumber air yg dekat dgn TKP sehingga tim membuat beberapa sumur secara manual agar api tidak merambat ke lahan lain.

Saat ini helikopter ikut membantu melakukan pemadaman dan pendinginan dengan menggunakan water bombing dan sekira jam 19.00 kapolsek tim polsek serta danramil serta tim pak camat dan tim menghentikan pendinginan karna rawan dimalam hari karna jarak tempuh yang jauh.( Op )



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved