PELALAWAN. ungkapriau.Com- Pelantikan dan pengambil sumpah pejabat administrator, pengawas dan Pejabat Fungsional Auditor di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan. Merupakan kebijakan seorang Pimpinan Daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan laporan masyarakat terkait pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Selasih dan Dinas Kesehatan Pelalawan yang dinilai belum maksimal.
Amanat ini disampaikan Bupati Pelalawan, H.M.Harris dalam acara pelantikan 32 orang Pejabat Administrator, pengawas dan Pejabat Fungsional Auditor di rangan Auditorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan-Riau, Senin (29/3/2018).
Dikatakan Harris, mutasi 32 pejabat, satu solusi dalam menjawab laporan masyarakat atas pelayanan yang tidak maksimal. Jadi, bagi yang tidak mendapatkan posisi, jangan merasa kecewa karena posisi sebelumnya digantikan oleh Pejabat B.
"Semua apa yang saya sampaikan ini, saya serahkan kepada para saudara pejabat yang dimutasi untuk menjawabnya sendiri," kata Harris.
Lebiha lanjut Harris mengatakan pejabat yang mendapatkan posisi dalam mutasi tahun 2018 ini, bukan atas suka dan tidak suka, bukan karena kerabat melainkan kebutuhan dan juga pertimbangan prestasi pejabatnya.
Untuk itu, bagi yang tidak mendapatkan posisi jabatan suatu pertimbangan prestasi kinerja pejabatnya sendiri. Dia mutasikan karena tugas pelayanan masyarakat belum maksimal baik.
Pejabat yang mendapat posisi dalam mutasi ini agar melaksanakan tugas dengan baik, mengedepankan peraturan, bekerja secara ikhlas, berinovasi dan menjaga keseimbangan hubungan terhadap masyarakat, LSM, Pers dan juga memberikan kepuasan dalam pelayanan. Sebelumnya sudah seringkali mengingatkan seluruh Pejabat Eselon dan staf-stafnya agar bekerja sesuai bidangnya, jangan terlibat Narkoba dan perbuatan tercela lainnya.
Benar, persoalan keterlibatan Narkoba telah sering disampaikan dalam acara serimonial. Bahkan setiap Cofee Morning juga selalu diingatkan bahwa mutasi akan dilaksanakan atas dasar laporan masyarakat dan juga masukan-masukan dari wartawan dan LSM.
"Ya, pesan-pesan itu saya sampaikan dalam Coffe Morning, agar seluruh pejabat dan pegawai yang dinilai buruk kinerjanya dalam pelayanan dapat memperbaiki," jelasnya.
Masalah sanksi bagi pejabat terlibat Narkoba. Kata Harrias, akan dimutasi tanpa jabatan.
| Baca juga: | |
| Bupati Inhu: BPD Harus Lakukan Pengawasan Penggunaan Dana Desa | |
| Bupati Harris Himbau Bahayanya Narkoba | |
| Mutasi Besar-besaran, Bupati Bengkalis Lantik 207 Pejabat Eselon III dan IV | |
Menurut Bupati, pengambilan sumpah dan jabatan yang dilakukan pada hari ini adalah bertujuan dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pelalawan Nomor 266 Tahun 2018 agar terjadinya perubahan dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat melihat kondisi sekarang tuntutan dan masukan dari masyarakat untuk pelayanan publik yang lebih baik, kepada pejabat yang baru saja dilantik dirinya berharap pentingnya pengawasan dalam melaksanakan tugas.
Untuk itu kata Harris, pejabat yang dilantik dapat merubah pola pikir jangan untuk dilayani tapi pelayan bagi masyarakat.
Mantan Ketua Adkasi ini menegaskan tidak main main saat dirinya mengingatkan ASN untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, "bila terbukti ASN dan atau PTT untuk segera ditindaklanjuti," kata Harris sambil menginstruksikan pemberhentian kepada Sekda.
Dikatakan Harris, mengenai mutasi selanjutnya di masing-masing OPD akan dilaksanakan setelah Bupati Harris kembali dari Umroh.
Pantauan ungkapriau.Com dalam
Pelantikan 32 pejabat yang dilakukan Bupati Harris di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Selasih dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan ini, masing-masingnya;
6. Orang pejabat Administrator
21. Orang pengawas
1. Orang Kepala Puskesmas
1. Orang Direktur Rumah Sakit Umum Daerah
3. Orang tenaga Auditor
Berjumlah 32 orang pejabat diantaranya pejabat administrator berjumlah 6 orang, pengawas 21 orang, kepala puskesmas 1 orang, direktur rumah sakit umum daerah 1 orang serta auditor 3 orang. Untuk Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Selasih yang sebelumnya dipimpin oleh dr.Krinen berganti posisi dijabat oleh dr.Zul Anwar sementara dr.Krinen menjabat sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah 32 pejabat tersebut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Tengku Mukhlis, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Edi Suriandi, Asisten Administrasi Umum Emir Effendi, Para Kepala OPD dan Perwakilan. Yul
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















