Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
10 Oktober 2017 Direkam Disdukcapil Inhu
Asnan Takunjung Memperolah KTP Elektronik

Wartawan Ungkap
Jumat, 04 Mei 2018 | dilihat: 1820 kali
Foto: doc. Foto bukti warga mengikuti perekaman dan sampai sekarang KTP belum diperoleh dari Disdukcapil Inhu dengan alasan tidak ada Blangko

INHU. ungkapriau.Com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil   (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hulu  (Inhu), dinilai lamban dalam pelayanan penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Pasalnya, sudah memasuki 6 bulan Identitas KTP setelah dilakukan perekaman dan sampai sekarang belum keluar alias tidak selesai.

Persoalan ini dialami salah seorang warga Desa Sei.guntung Hilir, Kecamatan Rengat yang mengaku namanya Asnan kepada ungkapriau.com di kediamannya. Kamis (3/5/2018) 

Menurut Asnan, dia mengikuti perekaman KTP-elektronik pada tanggal 10- Oktober 2017 lalu, sampai hal ini saya beberkan kepada Media dan KTP saya itu belum juga selesai.

Bukan hanya sekali dua kali "Sudah sering saya mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  yang berkantor di pematang reba untuk mempertanyakan.

Namun tetap belum selesai dengan alasan Blangko belum ada. Ini sangat membuat saya kecewa karena entengnya mereka menyatakan jika sudah ada Blangko, saya akan dihubungi," Asnan kesal.

Anehnya lagi, masyarakat yang  mengikuti Perekaman bulan Januari 2018 sudah menerima Kartu Tanda Penduduk Elektronik dari Disdukcapil Inhu. Padahal, saya 6 bulan sudah direkam dan belum selesai KTP nya.

"Ya, awalnya saya tidak percaya bahwa KTP yang di rekam Bulan Januari 2018 sudah keluar. Mendegar kabar tersebut saya pun mencari tahu kebenaran nya kepada orang-orang yang merekam bulan januari, ternyata benar bahkan ada yang di bulan Febuari tahun 2018 perekaman juga sebagian yang selesai," katanya kecewa.

Asnan menyebutkan, dengan tidak  selesainya KTP miliknya, membuat dirinya sangat kecewa dengan sikap Disdukcapil yang dinilai pilih kasih di dalam pemberian Blanko KTP ke pada masyarakat. Ini sangat kuat dugaan dalam Blanko KTP itu ada permainan.

 "Pemberian Blangko KTP-el oleh Disdukcapil Inhu diduga pilih kasih kepada masyarakat, mereka lebih mendahulukan orang terdekat untuk cetak blangko KTP-el dan menunda-nunda orang asing," ujarnya. (Agusman)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved