Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Puluhan Mahasiswa Yang Mengatasnamakan Rakyat Riau Di Rotan Polisi
Demo Jokowi ke Riau, Mahasiwa Kena Pukuli Rotan Polisi

Abdul urc 26/11
Rabu, 26 Nop 2014 | dilihat: 1661 kali
Metroterkini.com - Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Rakyat Riau Tolak Joko Widodo dii Provinsi Riau mengalami luka dan memar di bagian kepala pasca dipaksa bubar oleh aparat kepolisian saat aksi di kantor RRI Stasiun Pekanbaru, Selasa sore (25/11/14). Semula massa ini mendatangi kantor milik pemerintah dan langsung meminta pihak pimpinan RRI untuk menyiarkan langsung pernyataan sikap mereka. Dalam pernyataan sikap disiarkan itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Andres Fransiska menyatakan, kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Riau dalam rangka “blusukan” asap tidak akan mengubah Riau. “Momen itu justru dijadikan untuk pencitraan dirinya, pasca berbagai pengkhianatan yang dilakukan Ir Joko Widodo selama menjadi Presiden RI sejak 20 Oktober lalu. Kehadiran Jokowi tidak akan berefek apapun untuk Riau,” tukasnya. Oleh sebab itu, kata Andres, pihaknya menyuarakan tritura (tiga tuntutan rakyat); antara lain; batalkan kenaikan BBM, turunkan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, dan nasionalisasi aset strategis bangsa. “Di saat akhir pembacaan pernyataan sikap itu lah, beberapa orang polisi memegang rotan memukuli kami. Saya pun terkena pentungan rotan dan mendapat jahitan di bagian kepala,’’ kata Hotman, seorang mahasiswa yang dijumpai di RS Ibnu Sina. Seorang mahasiswi, Sabariah melihat teman-temannya yang lain dkejar-kejar oknum polisi berpakaian sipil, baju putih celana hitam yang membawa rotan. “Sampai ke pintu bus mau pulang pun, teman kami yang laki-laki masih diburu dan dipukuli rotan,’’ tukasnya. [son]

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved