Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bantah Kerja Tak Sesuai Bestech
Direktur PT. THN Akui Plang Proyek Salahan Cetakan

Arsita K Gulo
Senin, 18 Jun 2018 | dilihat: 1752 kali
Foto: Dok. Foto Pekerjaan Pengaspalan Jalan Desa Sifaoroasi dan Sifaoroasi Huruna yang sudah mencapai tahap Penishing

Nias Selatan, Ungkap riau.com- Kritikan masyarakat Desa Sifaoroasi Huruna terkait pelaksanaan pembangunan pengaspalan jalan di daerah Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan (Sumut), dibantah oleh Ponisman Giwa selaku Direktur PT. TUNAS HARAPAN NIAS.

Bantahan Direktur PT.Tunas Harapan Nias ini, sehubungan pernyataan masyarakat Desa Sifaoroasi yang menyatakan pekerjaan proyek yang sedang ditangani PT. Tunas Harapan Nias tidak sesuai speksifikasi pengerjaan dilapangan.

"Ya, terkait pernyataan masyarakat itu saya bantah. Mengenai persoalan tertulisnya nama Disdik Nisel dalam Plang proyek itu, kami mengaku kesalahan percetakan dan sudah kami cetak kembali Plang yang baru," jelasnya sembari meluruskan persoalan Plang  nama proyek tersebut.

Ponisman Giawa menyatakan, Jika mesyarakat menyebutkan pekerjaannya tidak sesuai Gambar atau Bestech. Sebagai pihak ketiga (rekanan) sangat membantah bahwa pernyataan itu tidak benar. Kami mengerjakan proyek pengaspalan jalan itu, sudah sesuai yang tertuang dalam kontrak.

Lanjut Ponisman menyebutkan, untuk lebih akuratnya masalah teknis pekerjaan pengaspalan jalan itu dilapangan, alangkah baiknya Pejabat Pembuat Tekni Kerja (PPTK), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Consultant Pengawas (CP) dikonfirmasi wartawan agar dapat memperoleh keterangan yang objektif dan akurat.

"Hubungi saja Optinus Bawamenewi SE selaku PPK dan Selfinus Mendofa selaku Direktur CV. CIPTA MANGUN MANTRA. Selfinus Mendofa ini ditunjuk sebagai Consultant pengawas dalam kegiatan proyek fisik itu," terangnya.

Optinus Bawamenewi SE mengungkapkan kepada ungkapriau.com seputar pernyataan masyarakat Desa Sifaoroasi dalam pembangunan pengaspalan jalan di Kecamatan Huruna masih bagus-bagus saja dan tidak ada yang menyalahi aturan dalam teknis pelaksanaan.

"Ya, samapi detik ini belum ada ditemukan kesalahan dalam pelaksanaan pengerjaan itu oleh rekanan. Saya selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sudah turun langsung melihat proses pengerjaannya dan masih sesuai gambar," jelasnya.

Menurut PPK, jika masih ada yang belum rapi dalam pengamatan masyarakat, karena itu masih dalam tahap proses  pengerjaan dan belum selesai. 

"Benar-lah (Red), Bila proyek itu sudah selesai menurut rekanan belum tentu menurut kita selesai. Kita dari Dinas selaku pemilik kegiatan akan melakukan perhitungan persentase pencapaian bobot pekerjaan baru selanjutnya dilakukan serahterima barang (PHO)," ujarnya.

Mengenai persoalan pemberitaan Media www.ungkapriau.com dengan Judul "3,6 M Lebih Alokasi Dana DAK di Nisel Ditelan Proyek Tidak Berkualitas" sangat membuat saya spot jantung dengan melihat secara langsung kelapangan apa yang terjadi dalam pengerjaan proyek itu  dan ternyata foto-foto yang dilampirkan dalam berita itu merupakan foto yang diambil masyarakat dalam proses pengerjaan rekanan kontraktor.

Sementara itu, Selfinus Mendofa kepadabmedia ini membantah tuduhan masyarakat yang menyatakan dirinya tidak melakukan pengawasan kegiatan proyek pembangunan pengaspalan jalan di Desa Sifaoroasi dan Desa Sifaoroasi Huruna Kecamatan Huruna Kabupaten Nisel dalam pengerjaan rekanan.

"Saya terus mengawasi pekerjaan itu. Bahkan sampai detik ini belum terlihat apa kekurangan dalam pelaksanaan karena masih dalam proses pengerjaan rekanan," katanya.

Dikatakannya lagi, Jika ada masyarakat menyatakan menilai kekurangan ini dan itu dalam pekerjaan fisik tersebut, tentunya itu hanya merupakan versi mereka.

"Benar, sejauh ini pelaksanaan pengaspalan jalan di Desa Sifaoroasi itu masih sesuai dan mengikuti ketentuan dalam kontrak," jawabnya kesal sembari mengirimkan Foto-foto proyek yang dalam proses penishing. (Y01/Arsita)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved