Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
“KTP Ono Niha” Perjuangan DPD HIMNI Riau
Sozifao Hia: Pengiriman Surat Pindah Dari Pemda Nisbar Secara Bertahap

Pimred Ungkap R
Rabu, 24 Okt 2018 | dilihat: 723 kali
Foto: Doc Foto Tokoh Masyarakat Nias Pelalawan dan Provinsi Riau, Drs Sozifao Hia M.si yang berjuang keras untuk kepentingan Ono Niha terkait masalah Identitas KTP yang hasilnya sekarang sudah mulai nampak dengan adanya pengiriman secara kolektif surat pindah masyarakat Asal Nias Pelalawan-Riau

PELALAWAN. ungkapriau.com- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Nias Pelalawan, menghimbau masyarakat Asal Nias Riau yang telah melakukan perekaman e-KTP beberapa waktu lalu di beberapa daerah Kabupaten/kota di Riau, agar bersabar menunggu proses pembuatan dan pengiriman surat pindahnya dari Pemda Nias Barat.

 

Demikian hal ini disampaikan Ketua DPD HIMNI Riau, Drs Sozifao Hia M.Si dalam himbauannya kepada masyarakat Asal Nias Riau di www.ungkapriau.com melalui WhatsApp peribadinya, Rabu (24/10/2018).

 

Dalam himbauan ini, Sozifao Hia menginformasikan hasil perekaman E-KTP warga Nias di Riau yang dilakukan Pemda Nisbar beberapa waktu lalu dan kini sudah mulai menunjukkan hasil dengan adanya pengiriman surat pindah secara kolektif bagi masyarakat Ono Niha di Kecamatan Bandar Seikijang Pelalawan-Riau.

 

Dikatakan Hia, surat pindah yang dikirimkan ini, hanya untuk masyarakat yang melakukan perekaman beberapa bulan lalu di Kecamatan Badar Sekijang. Untuk di Desa Segati Kecamatan Langgam, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Musimas dan Bukit Horas masih menunggu.

 

“Pengiriman surat pindah ini, di lakukan secara bertahap oleh Pemda Nias Barat dan tidak bisa dilakukan dengan sekaligus karena melihat jumlahnya mencapai 3500 orang. Sehingga proses pembuatannya tidak segampang yang kita bayangkan,” jelasnya.

 

“Benar, baru di Kecamatan Bandar Seikijang yang sudah di kirim oleh Diadukcapil Nias Barat. Itupun hanya sebagaian kecil saja dan belum semuanya,” jelasnya.

 

Untuk di Kecamatan Pangkalan Kuras (Musimas), Kecamatan Langgam, Bukut Horas dan Kecamatan Pangkalan Kerinci masih menunggu proses pembuatan oleh Nias Barat. Jadi, kepada masyarakat Asal Nias yang masih belum menerima, bersabar menunggu proses pembuatan dan pengiriman oleh Pemda Nisbar. Pngiriman surat pindah ini nantinya, akan dilakukan secara kolektif pada alamat yang kita berikan sebelumnya.

 

Terkait jumlah surat pindah yang sudah sampai dan diterima oleh Ketua IKN cabang Bandar Seikijang. Ketua DPD HIMNI ini mengaku belum tahu secara pasti jumlahnya.

 

“Masalah jumlahnya, saya tidak tahu secara pasti, bagusnya rekan-rekan tanyak langsung kepada Ketua IKN cabang Bandar Seikijang,” katanya sembari menyarankan.

 

Mantan anggota DPRD pelalawan ini menghimbau masyarakatnya di wilayah seikijang untuk menghubungi Cabang IKN melalui Via Hp 085265695936 dan segera membuat KTP di Kecamatan dan atau langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pelalawan sebelum masa surat pindah itu habis.

 

Ketua DPD HIMNI Riau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Nias Barat yang telah membantu masyatakat asal nias di riau dalam hal melakukan perekaman hingga pengiriman surat pindah. Walaupun surat pindah ini belum seluruhnya. Namun ini, salah satu respon pemda Nisbar dalam memperhatikan masalah Ono Niha tentang Identitas.

 

Politisi PDIP ini berharap dengan adanya surat pindah yang dibantu oleh Nias Barat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Asal Nias Pelalawan untuk mengurus Identitasnya KTP-KK di Disdukcapil pelalawan. Mudah-mudahan dengan adanya ktp itu. Warga kita tidak pernah lagi mengeluh tentang persyaratan anak masuk sekolah dan pembelian barang-barang berharga seperti Motor dan mobil misalnya dan terlebih mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara indonesia yang baik dari pemerintah seperti masyarakat lainnya.

 

“Masalah KTP Ono Niha ini di Riau sudah bertahun-tahun dikeluhkan dan bahkan menjadi topik persoalan utama bagi masyarakat Asal Nias di wilayah Riau dalam mencari kerja dan belum untuk kepentingan keperluan lainnya seperti anak masuk sekolah yang terkendala karena tidak memiliki identitas (KTP),” kata Hia. (Yul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved