PELALAWAN. ungkapriau.com- Penemuan sejumlah mayat Mr-X di diwilayah hukum Polres Pelalawan Tahun 2018 terakhir ini, membuat masyarakat Pelalawan gempar dan heboh.
Mengapa tidak heboh, dalam satu tahun terakhir ini, ada sejumlah mayat ditemukan di beberapa tempat di wilayah hukum Polres Pelalawan dengan kondisi yang sudah membusuk dan bahkan identitas para korbannya juga belum diketahui dan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Demikian sejumlah penemuan mayat ini ditanggapi serius oleh salah seorang Tokoh Muda Masyarakat Asal Nias Kabupaten Pelalawan, Eprisman Aryanjaya Ndruru SH kepada ungkapriau.com, Selasa (31/10/2018).
Menurut Eprisman, Kasus-kasus penemuan mayat ini di wilayah hukum polres pelalawan menjadi Atensi bagi Polda Riau melalui Polres Pelalawan. Ini sudah benar-benar meresahkan. Apalagi warga masyarakat pelalawan saat ini kata Eprisman belum seluruhnya ada yang mengaku kehilangan anggota keluarganya melainkan yang di kecamatan pkl lesung itu,” ujarnya.
“Ya, karena masyarakat tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluargannya, tentunya ini suatu keresahan bagi masyarakat pelalawan bahwa daerah ini menjadi tempat pembuangan mayat,” sambungnya.
Benar-lah, Pak.
Contohnya penemuan mayat di Simpang Anjing belakang Pasar Baru Kel. Kerinci Timur, Kecamatan Pelalawan-Riau 1 orang. Kemudian penemuan mayat Mr-X di Los Pasar Lama Desa Palas 1 orang dan penemuan mayat yang di wilayah Kecamatan Pkl lesung dan terakhir mayat berjenis kelamin perempuan di daerah Kec. Langgam.
Sementara itu, kasus dugaan pembunuhan di Simpang Anjing Kel. Kerinci Timur, Kec. Pangkalan kerinci, dugaan pembunuhan di Desa Gondai Kecamatan Langgam Pelalawan belum dan sampai detik ini belum terungkap apa motif kematian sejumlah mayat yang ditemukan itu.
“Kita berharap Polres Pelalawan untuk mengungkap sebab dan motif kematian sejumlah mayat Mr-X yang ditemukan ini,” harap lulusan Advokat ini.
Ini sudah merupakan kasus sadis “Dalam Bulan Oktober 2018 Ini” Masyarakat Pelalawan dihebohkan dengan Penemuan sejumlah Mayat yang sudah kondisinya membusuk itu dan terkecuali mayat anak Asal Nias di Kecamatan Pkl Lesung. Itu sudah jelas keluarganya.
Lanjut Epriman Ndruru menyebutkan, jika aparat kepolisian tidak berhasil mengungkap identitas dan motif kematian sejumlah mayat itu, tentunya daerah pelalawan ini diduga menjadi tempat pembuangan mayat. (Yul)
| Nurweli Ditahan Seksi Pidsus Kejari Pelalawan | |
| Polres Pelalawan Amankan 2 Tersangka dan 332.19 Gram Shabu di HUT RI ke-75 | |
| Manusia Biadab Ditangkap Polres Siak | |
| Penganiayaan Wartawan Fokuskriminal.com | |
| Wartawan Media Online di Bogem Sampai Babak Belur | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















