Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Menentukan Pemimpin Melalui Pesta Demokrasi
PMKRI Ajak Generasi Milenial Tidak Golpot Pemilu 2019

Rilis Mahasiswa
Minggu, 14 Apr 2019 | dilihat: 2828 kali
Foto: Menentukan Pemimpin mulai dari Legislator DPRD, DPD RI, DPR RI dan Presiden RI Melalui Pesta Demokrasi Tanggal 17 April Tahun 2019 kedepan ini. PMKRI Ajak Generasi Milenial Tidak Golpot.

JEMBER. ungkapriau.com- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jember, mengajak seluruh Generasi Milenial Indonesia untuk aktif terlibat dalam Pemilu 2019 dengan tidak untuk bersikap Golput.

Sebagai organisasi yang anggotanya masuk dalam kategori usia milenial memandang, perlu untuk melakukan sosialisasi kepada generasi muda untuk terlibat dalam proses demokratisasi yang sedang berlangsung ini. Kesadaran akan hal itu pada gilirannya akan menghasilkan generasi milenial yang menjadi agen perubahan dalam proses pematangan demokrasi kita menuju bangsa bersatu, adil, dan Makmur.   

Demikian Ajakan ini, dikemas dalam bentuk Seminar Nasional yang diselenggarakan di Aula Maria Fatima, Jl.Kartini No. 24, Jember. Dengan dihadiri oleh 300 mahasiswa dari berbagai organisasi dan mahasiswa kota Jember.

Sabtu (13/42019).

Seminar Nasional yang digelara itu, dengan tema “Peran Kaum Milenial Dalam Menyukseskan Pemilihan Umum Yang Jujur dan Damai” ini menghadirkan Dwi Endah Prasetyowati (Bawaslu Jember), Ram Dagher Sarame (Pengurus Pusat PMKRI), Antonius Edi Widiantoro (Konsultan hukum), Nikolas Setio Aji (Ketua DPC PMKRI Jember), dan Tectona Bambang perdana (KS GMNI Jember).

Dwi Endah Prasetyowati menerangkan bahwa pentingnya kerjasama antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan masyarakat pada umumnya guna menyukseskan pemilu 2019. Dwi Endah menegaskan jika ditemukan pelanggaran dalam proses pemilu untuk segera dilaporkan kepada Badan pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ram Daghet Sarame menekankan bahwa pemilih milenial memiliki pranan penting dala pemilu 2019, mengingat jumlahnya hampir 40% dengan ikut memilih milenial menunjukan kontribusi dalam demokrasi indonesi dan sangatlah tidak bagus jika mengambil posisi Golput.

"Generasi Milenial merupakan masa depan bangsa Indonesia, jumlah pemilih milenial mencapai hampir 40%, sangat disayangkan kalo banyak milenials yang golput," Terangnya.

Edi Wydiantoro menegaskan bahwa generasi milenial harus jernih melihat situasi politik menjelang pilpres 2019, waspada dengan berbagai upaya kampanye yang mengancam keutuhan bangsa. kritis terhadap Ideologi-ideologi yang dipakai sebagai alat politik dalam pemilu.

Sementara itu juga, Nikolas Setio Aji menyerukan agar milenials kota jember untuk tidak bersikap Golput.

"Kita harus aktif dengan ikut memilih dan tidak mengambil posisi Golput," Seru Ketua DPC PMKRI Jember tersebut.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved