JEMBER. ungkapriau.com- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jember, mengajak seluruh Generasi Milenial Indonesia untuk aktif terlibat dalam Pemilu 2019 dengan tidak untuk bersikap Golput.
Sebagai organisasi yang anggotanya masuk dalam kategori usia milenial memandang, perlu untuk melakukan sosialisasi kepada generasi muda untuk terlibat dalam proses demokratisasi yang sedang berlangsung ini. Kesadaran akan hal itu pada gilirannya akan menghasilkan generasi milenial yang menjadi agen perubahan dalam proses pematangan demokrasi kita menuju bangsa bersatu, adil, dan Makmur.
Demikian Ajakan ini, dikemas dalam bentuk Seminar Nasional yang diselenggarakan di Aula Maria Fatima, Jl.Kartini No. 24, Jember. Dengan dihadiri oleh 300 mahasiswa dari berbagai organisasi dan mahasiswa kota Jember.
Sabtu (13/42019).
Seminar Nasional yang digelara itu, dengan tema “Peran Kaum Milenial Dalam Menyukseskan Pemilihan Umum Yang Jujur dan Damai” ini menghadirkan Dwi Endah Prasetyowati (Bawaslu Jember), Ram Dagher Sarame (Pengurus Pusat PMKRI), Antonius Edi Widiantoro (Konsultan hukum), Nikolas Setio Aji (Ketua DPC PMKRI Jember), dan Tectona Bambang perdana (KS GMNI Jember).
Dwi Endah Prasetyowati menerangkan bahwa pentingnya kerjasama antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan masyarakat pada umumnya guna menyukseskan pemilu 2019. Dwi Endah menegaskan jika ditemukan pelanggaran dalam proses pemilu untuk segera dilaporkan kepada Badan pengawas Pemilu (Bawaslu).
Ram Daghet Sarame menekankan bahwa pemilih milenial memiliki pranan penting dala pemilu 2019, mengingat jumlahnya hampir 40% dengan ikut memilih milenial menunjukan kontribusi dalam demokrasi indonesi dan sangatlah tidak bagus jika mengambil posisi Golput.
"Generasi Milenial merupakan masa depan bangsa Indonesia, jumlah pemilih milenial mencapai hampir 40%, sangat disayangkan kalo banyak milenials yang golput," Terangnya.
Edi Wydiantoro menegaskan bahwa generasi milenial harus jernih melihat situasi politik menjelang pilpres 2019, waspada dengan berbagai upaya kampanye yang mengancam keutuhan bangsa. kritis terhadap Ideologi-ideologi yang dipakai sebagai alat politik dalam pemilu.
Sementara itu juga, Nikolas Setio Aji menyerukan agar milenials kota jember untuk tidak bersikap Golput.
"Kita harus aktif dengan ikut memilih dan tidak mengambil posisi Golput," Seru Ketua DPC PMKRI Jember tersebut.***
| Yusuf Nache Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Pansus LKPJ 2024 | |
| Wabup Yusuf Nache Ingatkan Jajaran OPD Tertib Administrasi | |
| Pers Harus Investigasi Rekam Jejak Calon Pemimpin Daerah | |
| Drs.Junaris Ceritakan Pengabdiannya Menjadi Guru Selama 30 Tahun | |
| A.Nazar,SE Meminta Komite Sekolah Mencari Sulusi Siswa-siswi Tertolak Zonasi | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















