Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Serap Usulan Pembangunan Desa
Dinas PMPD Kabupaten Bengkalis Buka Musrenbangdes Tahun Anggaran 2019-2021

Biro Bengkalis
Rabu, 25 Sep 2019 | dilihat: 6045 kali

BENGKALIS, Ungkapriau.com- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pedesaan (PMPD) Kabupaten Bengkalis, buka Musrenbangdes di Desa Pancur Jaya, Kecamatan Rupat Batu Panjang, Kabupaten Bengkalis, Riau. Senin (23/9/2019).

 

Pembukaan musrenbangdes ini oleh Dinas PMPD Bengkalis, dihadiri seluruh perangkat Desa di sekecamatan Rupat Batu Panjang seperti Keal Desa, Badan Pengawas Desa (BPD), LKMD, Kepala Dusun, RT-RW dan UPT di Kecamtan Rupat Batu Panjang.

 

Adapun UPT yang turut hadir mengambil bagian dalam musrenbangdes ini yakni UPT Pertanian, UPT PUPR, UOT Perkim, UPT Periknan dan UPT Korwil pendidikan.

 

Sementara itu, Kepala Desa Pancur Jaya, Hasan Basri, ST dalam kesempatannya di musrenbangdes itu, memaparkan sejumalah usulan masyarakat melalui Dusun diwilayahnya yang menjadi prioritas program pembangunan Tahun 2019-2021.

 

"Pembangunan perioritas yang diharapkan masyarakat di sejumlah Dusun Tahun 2019-2021 adalah realisasi pembangunan Turap di Jaln Abdulrahmn Dusun satu, pembangunan Turap yang beralokasi di belakang Wihara Pancur Dusun Tiga," paparnya.

 

Hasan Basri ST menjelaskan bahwa usulan ini merupakan aspirasi masyarakat di beberap Dusun yang melihat kondisi daerah aliran sungai yang terletak percis dibelakang Gedung Wihara untuk perlu di Turap.

 

Lebih lanjut Kades Hasan Basri ini mengatakan, bangunan terdahulu itu, dibangun oleh masyarakat Thoing Hoa dengan swadaya. Bahkan nilai pembiayaannya ketik itu, diprediksi mencapai Milyaran Rupiah. Dan jika bangunan itu tidak di Turap atau dirawat, maka bangunan lamanya akan rusak. Memang pihak pemerintah ada membantu pembiayaan pembangunan itu. Namun nilainya tidak seberapa.

 

Selain Kades ini memaparkan usulan pembangunan Turap dan dia juga menjelaskan usulan terkait pembangunan gedung sekolah. Usulan di bidang pendidikan yakni pembangunan gedung sekolah SMP, dan SMK.

 

"Usulan pembangunan gedung Sekolh tingkat SMP dan SMK ini, lahanny sudah disiapkan jika pemerintah membutuh untuk lokasi pembangunannya," terangnya.

 

Menyikapi usulan oleh beberapa Dusun yang dipaparkan oleh Kepala Desa. Basma Hairani menyarankan penghunaan keuangan Desa harus memperhatikan junlg dan jugnisnya. Baik itu masalah DD, ADD.

 

Kita harus memahami bahwa APBDes merupakan salinan dari RKP Des. Seperti halnya Gedung, BUMDES, Postu, Pos keades. Dan jika beberala hl itu berasal dari sumber dari Desa tentu harus adanya legalitas penyerahan surat hibah untuk menjadi ASET.

 

"Ya, bangunan yang dikelola daru sumber dan Desa agar ditelusuri untuk mengantisipasi hal-hal yang ganda administrasinya. Jika misalnya legalitas bangunannya dari daerah, maka aset itu merupakan tanggungjawab daerah. Dan tidak bisa direhap melalui dana Desa," kata Hairani seraya mengajak pemerintah Desa untuk memperhatikan mekanisme dan alur-alur ketentuannya.

 

"Ada mekanisme dan alur- alur. Hal itu yang perlu harus diperhatikan," tambahnya.

 

Mengenai pembangunan Jalan Pancur Sungai Raya yakni pembangunan drainase Jl.Hasyimar, JlLingkar desa Pancur, Jl.Poros Pergam, Jl.Mesem Saritanjung, Pembangunan Box Clufert Batu Panjang Pkl Nyirih, Pembangunan Jembtan Sungai Nipah Dalur Aman Pkl Durian, masih dalam proses.

 

"Ya, sejumlah item Pembangunan itu, sudah menjadi bagian program pemerintah. Jadi, marilah kita bersama masyarakat untuk memberikan dukungan dia kepada pemerintah agr mereka diberi kesehatan dalam merealisasikan usuln-usuln program pembangunan ini di daerah kita," singkat UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bengkalis, Asrul.

 

Dalam musrenbangdes ini Korwil, Rais S.Pd mengapresiasi semangat pembangunan serta kepedulian terhadap lingkungan dan pendidikan kepada pemerintah Desa Pancur, "Kami dari Korwil UPT Pendidikan Rupat Batu Panjang Bengkalis, mengapresiasi apa yang sudah disampaikan pemerintah Desa Pancur kerena sudah mengajukan permohonan pembangunan gedung sekolah SMP, SMK. Lokal jauh insyaalah itu kita usahakan dan bahkan kita pikirkan tentang zonasinya,” kata Rais.

 

Dikantor Desa Pancur Jaya itu, UPT Perikanan, Irwandi menyampaikan tentang program budidaya Ikan. Budidaya Ikan itu harus diketahui tentang PH Air dan D-O Diameter Air.  Sebab, menurut pihak UPT Perikanan ini, tidak semua Air laut itu dapat dibudiyakan Ikan. "Perlu diperhatikan perubahan iklim yang bisa memoengaruhi proses Budidaya Ikan tersebut," jelasnya.

 

Menurut Irwandi menyebut proposal yang diajukan kelompok masyarakat perlu agres. Selain itu juga harus jelas alamat saat di lanjutkan Kabupaten ke tingkat provinsi maupun pusat. (Alan Jerifanus)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved