PELALAWAN, Ungkapriau.com- Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan, Drs. H. Zardewan MM, bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dilapangan Upacara Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (22/10/2019).
Dalam memimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ini, Wakil Bupati Pelalawan, Drs. H. Zardewan, MM, terlihat tampil beda dari penampilan sebelumnya karena memakai dan berpakaian santri dengan kain sarungnya dan begitu juga pengibar bendera, peserta upacara, dan pejabat yang hadir dalam kegiatan upacara yang berseragam khas santri.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Pelalawan, Adi Sukemi, Sekda Tengku Mukhlis, Forkompinda Pelalawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kemenang Pelalawan H.M.Rais, Ketua MUI Pelalawan, Iswadi H.M.Yazid, Perwakilan Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pelalawan, peserta upacara dari pondok pesantren se-Kabupaten Pelalawan.
Pelaksanaan upacara di awali dengan pembacaan ikrar santri dan selanjutnya Wabup H.Zardewan membacakan sambutan Sekretaris Jenderal Menteri Agama Republik Indonesia M Nur Kholis Setiawan.
M.
| Baca juga: | |
| Pelalawan Laksanakan Upacara Peringatan Hardiknas | |
| Drs. H. Marwan Ibrahim Pimpin Upacara Harkitnas Ke-106 | |
| Zardewan dan ketua DPRD Pelalawan Safari Ramadhan di Mesjid Darul Ihsan | |
"Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik yang dikenal dengan peristiwa 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan," kata Zardewan.
Mantan Sekda Kabupaten Pelalawan ini juga menambahkan bahwa tema peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019, adalah santri indonesia untuk perdamaian dunia, sehingga Issu perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya pesantren sebagai laboratorium perdamaian.
Dalam ulasannya, Wakil Bupati Pelalawan, Drs. H. Zardewan MM, menyampaikan bahwa Pesantren merupakan tempat menyemai ajaran Islam rahmatanlilalamin, Islam ramah dan moderat dalam beragama. Sikap moderat dalam beragama sangat penting bagi masyarakat yang plural dan multikultural. Dengan cara seperti inilah keragaman dapat disikapi dengan bijak serta toleransi dan keadilan dapat terwujud.
"Semangat ajaran Islam inilah yang dapat menginspirasi santri untuk berkontribusi merawat perdamaian dunia," ucapnya.
Peserta upacara berasal dari berbagai pondok pesantren diantaranya Pondok Pesantren Darul Huda Ukui, Pondok Pesantren Hidayatul Maarifiyah, Pondok Pesantren Al Hidayah, Pondok Pesantren An Najmah Riau, Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Pondok Pesantren Ali Rohman, Pondok Pesantren Al Muslimun, dan Pondok Pesantren Amanatul Huda.***
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















