Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Ditengah Sibuk Menyusun Poin-poin Aksi Protes Bau Busuk Limbah Pabrik PT. APR
Bupati H.M.Harris Mengopi Bersama Perwakilan Forum RT-RW di Rumah Dinas

Redaksi Yulianu
Rabu, 11 Mar 2020 | dilihat: 740 kali

PELALAWAN, Ungkapriau.com- Ditengah sibuknya ratusan RT, RW dan Kepala Lingkungan (Kalling) menyusun poin-poin tuntutan dalam aksi protes bau busuk limbah pabrik PT. Asian Pasific Rayon (APR). Ratusan RT, RW dan Kalling yang tergabung di Forum RT-RW seKec. Pkl kerinci, mendapat undangan ngopi mendadak dari Bupati H.M.Harris di Rumah Dinasnya, Selasa malam (10/3/2020).

 

Rencana aksi protes bau busuk limbah pabrik PT. APR ini, rencananya akan digelar dalam bulan Maret 2020 ini. Tapi, aksi protes turun massa (Demo) di pabrik PT. APR ini, masih menunggu hasil pertemun RT, RW dan Kalling dengan managemen PT. APR atau manajemen PT. RAPP.

 

"Benar, pertemuan ini, sesuai permintaan pihak managemen perusahaan PT. APR kepada Camat Pkl Kerimci, Dodi A Saputra. Managemen PT. APR atau PT. RAPP meminta UPIKA, agar kami RT dan RW yang tergabung dalam Forum RT, RW dapat difasilitasi Camat untuk melakukan pertemuan," jelas.

 

Mengenai tuntutan yang akan disampaikan RT dan RW dalam aksi protes bau busuk limbah pabrik PT APR kedepannya ini, sudah disusun dan dipersiapkan RT-RW dan Kalling sebagai bahan orasi demo. 

 

Selain poin-poin tuntutan yang telah dipersiapkan dan juga akan mendatangkan orang-orang yang ahli tentang bahayannya Chemical atau kimia bernama Disulfida kepada masyarakat yang menghirupnya. 

 

Kepada media ini, salah satu RT yang tidak bersedia namanya disebut menyebut pertemuan antara Forum RT, RW dan Kepala Lingkungan (Kalling) se Kecamatan Pangkalan Kerinci dengan pihak PT. RAPP dan APR. Difasilitasi oleh Camat Dodi A Saputra, S.STP yang akan digelar di aula Kantor Camat, lusa depan tanggal 12 Maret 2020.

 

Pertemuan yang akan difasilitasi oleh Camat Pkl Kerinci ini, kami pastikan alot. "Ya, karena pertemuan itu dikhawatirkan alot. Makanya RT-RW dan Kalling mempersiapkan orang-orang untuk menanggapi penjelasan dari pihak PT. RAPP dan PT. APR terkait bau busuk menyengat itu," jelas salah satu RT yang tidak bersedia menyebut identitasnya. 

 

Sudah ada kita persiapkan, "orang-orang yang ditunjuk Forum RT-RW dan Kalling dalam menanggapi bau busuk sejak pabrik PT. APR selama ini," katanya. 

 

Ia mengungkapkan bahwa protes RT-RW terhadap pabrik PT. APR yakni soal pencemaran udara, dampak bau busuk terhadap kesehatan, pengadaan alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), langkah konkrit perusahaan sterilkan bau busuk dan meminta bau busuk menjelang bulan suci Ramadhan mendatang. 

 

"Poin-poin ini yang akan kita sampaikan," paparnya. 

 

Dibenarkan salah seorang perwakilan RT bahwa pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dalam hal menyatukan misi dan visi terkait bentuk poin-poin yang akan diprotes kepada pihak perusahaan pada pertemuan dialog itu. 

 

"Jika pihak perusahaan mendatangkan tim ahli yang bersertifikasi untuk menjelaskan soal bau busuk ini, kita juga ada orang yang berkompeten kita hadirkan untuk menelaah apa yang dijelaskan mereka. Persiapan kita sudah sangat matang," ucapnya.

 

Terkait aksi tuntutan kita RT-RW dan Kalling se Kecamatan Pangkalan Kerinci ini sudah matang. Namun bupati pelalawan telah memanggil perwakilan RT-RW dan Kalling di Rumah Dinasnya.

 

Secara terpisah Bupati Pelalawan, H.M.Harris Rabu 11 Maret 2020 saat dikonfirmasi terkait kebenaran informasi undngan perwakilan RT-RW dan Kalling di Rumah Dinas nya. Namun sampai dstik ini, H.M.Harris belum berhasil dikonfirmasi. (Yul) 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved