Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Perkembangan Penanganan Corona di Siak,
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Siak Gelar Conferensi Pers

Redaksi Yulianu
Kamis, 07 Mei 2020 | dilihat: 941 kali
Foto: Doc: Foto Pemerintah Daerah Kabupaten Siak saat menjelaskan perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah itu melalui penjelasan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Siak dalam Conferensi Pers

SIAK, Ungkapriau.com- Tim Gugus Tugas penanganan dan penanggulangan Coronavirus Desiase (Covid-19) Kabupaten Siak, menggelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 diwilayah Kabupaten Siak.

 

Koferensi pers ini, di gelar di Posko Gugus Tugas Mess Pemda Siak Sri Indrapura yang dipimpin oleh Asisten Pemkesra, Budhi Yuwono selaku Ka.Sekretriat Gugus Tugas didampingi Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Siak oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dan OPD yang terlibat dalam Tim Gugus Tugas, Rabu (6/5/2020).

 

Dalam keterangannya, Budhi Yuwono menjelaskan data kasus Covid-19 di Kabupaten Siak saat ini mengalami tren positif, dimana kurva kasus penanganan tercatat melandai masyarakat yang disebut Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 

Diterangkannya bahwa hingga jumlah kasus tercatat 3612, terdiri dari jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3.575 orang, Orang Tanpa Gejala 14 orang, Dalam Pemantauan sebanyak 725 orang yang turun dari angka 819 dari sehari sebelumnya Tanggal 5 Maret 2020.

 

Sementara itu, dijelaskan Budhi bahwa Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang telah selesai menjalani Pemantauan yaitu berjumlah 2.836 orang dengan tambahan berjumlah sekitar 90 orang yang selesai menjalani pemantauan dari data sehari sebelumnya.

 

Mengenai pasien dalam pengawasan (PDP) terjadi penambahan kasus sebanyak 1 orang dari Kecamatan Tualang, sehingga data jumlah PDP sejak Maret 2020 hingga saat ini berjumlah 37 orang. 

 

“Pasien PDP dari Tualang ini sebelumnya memang sudah dirawat di RSUD Tengku Rafian, namun kondisi kesehatannya menurun dan memiliki ada gejala paru sehingga ditetapkan sebagai PDP dan menjalani protokol Covid-19 dan sudah diambil sampel Swabnya. Saat ini yang bersangkutan tengah menunggu hasil uji laboratorium yang telah dikirim ke Provinsi Riau," ungkapnya.

 

Ia menyebut bahwa PDP yang meninggal dunia tidak ada penambahan, namun PDP yang telah sembuh bertambah 8 orang sehingga jumlah PDP yang telah sembuh seluruhnya berjumlah 29 orang. 

 

“iaya benar, hingga hari ini, jumlah PDP yang dirawat baik di Siak maupun di Pekanbaru berjumlah 1 orang.  Mudah-mudahan kondisi ini terus membaik dan PDP yang tengah menjalani perawatan di RSUD Tengku Raifan segera pulih. Untuk pasien terkonfirmasi positif dari Kandis juga sudah sembuh dan kembali kerumah,” Jelas Asisten Pemkesra Sekretariat Daerah itu.

 

Selain menerangkan perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Siak. Budhi Yuwono mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dn semua pihak yang terus mengindahkan himbauan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus yang mematikan ini. 

 

"Kami dari Gugus Tugas Covid-19 Siak mengucapkan terimakasih dan apresiasi semua pihak dan terlebih ucapan ini kepada rekan-rekan media massa yang berperan besar dalam memutus rantai penyebaran wabah ini ditengah-tengah masyarakat," katanya. 

 

Adapun peranan Pers dalam membantu pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 ini yang saya maksud ketikan media melanjutkan kepada masyarakat berbagai himbauan pemerintah tentang pemcegahan virus Covid-19 ini melalui pemeritaan di media massanya. "Tanpa adanya pemberitaan Media Massa tentu sangat sulit masyarakat mengetahui adanya himbauan dan anjuran pemerintah tentang bahayanya Corona ini," ujarnya. 

 

Perlu disampaikan kepada khalayak publik bahwa peranan Pers itu sangat besar terlebih dalam memutus rantai penyebaran wabah pandemi global ini. Terlepas dari itu, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Siak menghimau masyarakat agar tetap menjaga kondisi yang sehat dan tetap melaksanakan protokol Covid-19 yang dianjurkan pemerintah seperti tetap memakai masker, menghindari keramaian dan menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menjaga kesehatan termasuk rajin berolahraga. Semoga virus Corona segera tuntas dari Negeri Istana.

 

Diakhir keterangannya, ia juga meluruskan pemberitaan dibeberapa media sebelumnya terkait penjelasan zonasi merah dan hijau dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Siak.

 

“Bersama ini kami luruskan, bahwa pemahaman atau protokol penanganan Covid 19 secara resmi tidak disebutkan terkait pemahaman zona baik merah kuning maupun hijau. Namun indikasi daripada penyebaran Covid tersebut dipahami sebagai wilayah transmisi lokal yang dianggap memiliki resiko tinggi terhadap penularan covid 19, sehingga digambarkan berwarna merah dan yang belum ada transmisi lokalnya digambarkan berwarna hijau," kata Budhi.

 

Namun demikian secara resmi dalam penanganan Covid 19 tidak disebutkan cluster-cluster yang menyatakan zona merah kuning dan hijau. Untuk itu ia berharap kepada para awak media untuk memaklumi dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa zonasi hijau yang disebutkan juga belum tentu menjadi jaminan suatu daerah bebas dari penyebaran Covid 19, apabila masyarakat tidak disiplin menjalankan protokol Covid 19 seperti menghindari kerumunan, menjaga jarak, cuci tangan dan memakai masker. Artinya kata dia zonasi hijau diasumsikan sebagai wilayah yang belum terjadi transmisi local.

 

“Demikian pula zona merah, seandainya masyarakat disiplin InshaAllah juga akan tertangani dengan baik. Jadi tolak ukurnya zonasi tersebut adalah apakah telah terjadi transmisi lokal atau tidak.” jelasnya.

 

Selain itu Budhi juga mengungkap bantuan dari sejumlah pihak terus mengalir, misalnya bantuan yang diserahkan BOB berupa 4000 masker dan dari PT. ATM berupa Alat Pelindung Diri sebanyak 250 set yang diserahkan Kamis pagi. 

 

“Tentunya akan kita pergunakan dengan sebaik-baiknya untuk penanganan Covid-19 ini” tutupnya. (M.Firman/SH)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved