PELALAWAN, Ungkapriau.com- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Kabupaten Pelalawan, melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Desa Pelawan Covid-19 serta Aplikasi Penanganan Stunting di Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan pada 19 Juni 2020.
Hadir dalam Sosialisasi ini Camat Bandar Petalangan Mukhtarius, S.Pd, M.Pd dan Kasi PMD Yurnadias, SP, Kabid Kelembagaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pelalawan Syarizul, Kasubid Rudianto dan Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Pelalawan Juprizal sekaligus sebagai narasumber dan pendamping desa se-Kecamatan Bandar Petalangan.
Adapun 2 Aplikasi yang disosialisasikan ini yakni aplikasi seluler penanganan Covid-19 (Aplikasi Desa Melawan Covid-19) dan penanganan stunting (e-Human Development Work/e-HDW) yang dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Bandar Petalangan Jumat lalu itu.
Demikian sosialisasi 2 Aplikasi ini dibenarkan Camat Bandar Petalangan oleh Mukhtarius, S.Pd, M.Pd kepada media, Senin (22/6/2020).
Dikatakan Camat, ada 2 Aplikasi ini sangat baik dan membantu masyarakat dalam penanganan pencegah Covid-19 serta menurunkan angka stunting di desa-desa. Maka dengan adanya luncuran Aplikasi ini dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pelalawan sangat di apresiasi.
"Saya sebagai kepala pemerintahan di Kecamatan Bandar Petalangan Ini, Apresiasi kegiatan sosialisasi aplikasi desa melawan Covid-19 dan penanganan stunting dari DPMPD Kabupaten Pelalawan," katanya.
Lanjut Mukhtarius. Dengan adanya dua aplikasi yang diluncurkan ini akan mempermudah desa melaporkan perkembangan Covid-19 dan kasus stunting yang ada di desa-desa cepat diatasi
"Ya, harapan kita. Semoga bencana wabah yang sedang melanda Negeri Kesatuan Republik Indonesia ini cepat berakhir dan kasus stunting selalu bisa diatasi secara cepat dan tidak terjadi didaerah kita. Untuk itu juga diharapkan agar pendamping desa yang ditugaskan DPMPD di Kecamatan Bandar Petalangan agar selalu aktif dan proaktif dalam menjalankan tugasnya sebagai pendamping," pintany mengakhiri.
Kepada media ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs Zamur Das melalui Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pelalawan, Syahrizul, Senin (22/6/2020).
"Dua (2) aplikasi yang diluncurkan DPMPD Kabupaten Pelalawan ini yakni Aplikasi Desa Melawan Covid-19 dan Penanganan Stunting diluncurkan dan dikembangkan oleh Kementrian Desa PDTT untuk mendukung pelaksanaan protokol penanganan Covid-19 dan upaya menurunkan stunting, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kemendes PDTT No. 8 tahun 2020 tentang desa tanggap Covid 19 dan penanganan karya tunai," jelas Syahrizul.
Menurutnya, Aplikasi Desa Melawan Covid-19 akan membantu relawan desa dalam pelaksanaan kegiatan dan aktivitas pemberian edukasi dan informasi tentang Covid-19 kepada masyarakat yang sekaligus membantu mengumpulkan data secara real time terkait penyebaran dan dampak covid-19.
Mengenai fungsi Aplikasi e-HDW kata Syahrizul, berfungsi guna memastikan intervensi gizi masyarakat ditengah wabah Covid-19, dimana layanan keluarga 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) penting untuk tetap dilakukan guna percepatan penanganan stunting.
Syahrizul berharap, semoga kedua aplikasi ini bisa terus dimanfaatkan semaksimal mungkin, sehingga berbagai upaya melawan Covid-19 dan upaya menurunkan stunting di desa dapat segera tercapai. (Yul)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















