Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19,
H.Bustami YH Bersama Dinkes Bengkalis Lakukan Rapid Test Massal di Pasar Terubuk

Redaksi Yulianu
Sabtu, 27 Jun 2020 | dilihat: 5976 kali
Foto: Doc: Foto H.Bustami YH Bersama Dinkes Bengkalis Lakukan saat melakukan Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 dengan Rapid Test Massal di Pasar Terubuk

BENGKALIS, Ungkap Riau- Pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis melalui Pejabat Pelaksana Harian Tugas Bupati Bengkalis, H.Bustami YH berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerahnya.

 

Upaya pemutusan rantai wabah coronavirus disease Covid-19 di daerah itu. Pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), telah melakukan rapid test massal di pasar Terubuk, jalan Kelapapati Laut, Kecamatan Bengkalis.

 

Demikian upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 ini dibenarkan Pejabat Pelaksana Harian Bupati Bengkalis, H.Bustami HY kepada media ini di Bengkalis, Jumat (26/6/2020).

 

"Iya benar, Pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis telah melakukan rapid test massal di pasar Terubuk di Jl.Kelapapati Laut, Kecamatan Bengkalis pada 4 Juni 2020 lalu," jelas H.Bustami. 

 

Dijelaskan H.Bustami bahwa pelaksanaan Rapid Test massal itu sebagai bentuk upaya pemda bengkalis bersama Kapolres dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten bengkalis dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini.

 

"Iya benar, ikut bersama-sama meninjau pelaksanaan rapid test massal itu. Kapolres AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Lizardo Gumay, Kajari Bengkalis yang diwakili Kasi Intel Nico Fernando, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab Bengkalis," jelas Bustami. 

 

Dalam pelaksanaan rapid test massal terhadap pedagang maupun terhadap pembeli tersebut ada sekitar 10 orang Tim Medis yang melayanii dengan memakai kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD).

 

Sejauh pengamatan kita saat dilakukannya Rapid Test para pedagang maupun terhadap pengunjung/pembeli masih normal dengan hasil negatif. “Semoga hasilnya tak ada yang reaktif," harap H.Bustami HY.

 

Mengenai kegiatan Rapid Test yang sasarannya Pasar dikarenakan pasar termasuk salah satu tempat yang berpotensi tinggi dalam penyebaran Covid-19. Makan dengan New Normal ini pentingnya dilakukan Rapid Test untuk mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19 diwilayah berjuluk Negeri Junjungan ini.

 

"Kita tentu tidak ingin ada klaster baru, seperti klaster pasar. Untuk itu kita lakukan rapid test terhadap pedagang dan pembeli di pasar Terubuk ini. Secara random (acak), kegiatan serupa juga akan kita lakukan di tempat-tempat keramaian lainnya. Misalnya di pasar modern (mal)," tambahnya.

 

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan H. Ediyanto menjelaskan, untuk rapid test massal di pasar terubuk itu, pihaknya menyediakan sekitar 500 alat rapid test.

 

“Jika nanti ada yang reaktif, akan langsung kita rujuk ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan isolasi. Namun untuk mendapatkan hasilnya masih belum diketahui karena kegiatan Rapid Testnya sedang berlangsung digelar dilapangan,” sebut H.Ediyanto.

 

Diakhir keterangan H.Ediyanto menyebut rapid test massal yang sedang dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemerintah derah kabupaten bengkalis dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis. (ADV/Redaksi)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved