PELALAWAN UNGKAPRIAU.COM- Bupati Pelalawan HM. Harris dalam kunjungan kerjanya di Desa Kembang Sari, Kecamatan Ukui, meresmikan balai pelatihan sekaligus menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap ke II kepada masyarakat pada Jumat (25/09/2020).
Dalam sambutannya, Bupati Harris menyampaikan harapannya semoga bantuan BLT yang diberikan dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi masyarakat penerima manfaat.
Bupati juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Pelalawan masih ada 4 desa yang termasuk kategori desa tertinggal dimana 1 desa terletak di Kecamatan Kuala Kampar dan 3 desa di wilayah Kecamatan Teluk Meranti.
Dalam kesempatan Harris ini mengatakan. Paling tidak ada lima indikator kenapa desa tersebut disebut tertinggal yaitu tidak adanya fasilitas listrik, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, infrastruktur jalan yang belum memadai dan ketahanan pangan desa yang belum mencukupi.
"Hal inilah yang menjadi dasar bagi suatu desa dikatakan masih sebagai desa tertinggal," kata Harris
Selain itu kurangnya komunikasi kepala desa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan juga menjadi penyebab kenapa desa tersebut termasuk desa tertinggal. Oleh karena itu saya menghimbau kepada kepala desa agar selalu menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah terkait pembangunan desanya, karena pemerintah desalah yang lebih mengetahui keadaan desanya dan pembangunan apa saja yang dibutuhkan desa.
Bupati juga mengajak masyarakat merubah polapikir dengan memberikan masukan terhadap pembangunan desa.
Sehubungan dengan Pilkada, Bupati juga mengajak masyarakat selalu kompak dan bersatu serta jangan mudah diadu domba oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Mari kita jadikan pilkada yang sejuk dan kondusif sehingg dapat melahirkan pemimpin yang amanah dan dapat mensejahterakan rakyatnya." Harris mengajak.
Sementara itu Camat Ukui dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi Perda tentang protokol kesehatan di masa pandemi virus Covid-19.
Dikatakannya bahwa upaya menangkal penyebaran virus Corona di daerahnya hanya dengan mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker jika bepergian, selalu mencuci tangan dengan sabun, selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Pemerintah akan melakukan operasi yustisi dan akan memberikan sanksi terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.
Turut hadir Dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD Zamur, Kepala Dinas Dukcapil Nifto Anin, Kepala Dinas Kesehatan Asril, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Eko, Pj Kepala Dinas Sosial Srinoralita, Staf Ahli May Hendri, Camat Ukui Amri Juharza, Kapolsek Ukui siwakili Kanit Dedi, Sekcam Ukui Triarso, Kasi Kesos Widya Lestari, Kasi PPM Pariha Sofi, Kepala Desa Lubuk Kembang Sari Iwan Kusmawan dan para KPM dan tamu undangan. (Yul)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















