RENGAT-Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto meresmikan pemakaian Pasar Rakyat Soegih Belilas, Kecamatan Seberida Inhu, Kamis (22/5/14).
Peresmian Pasar Rakyat ini ditandai dengan penandatangan prasasti, pemotongan pita dan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Inhu Yopi Arianto. Selain itu, Bupati juga menyerahkan secara simbolis kartu pedagang dan surat menempati kios dan los dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Inhu.
Pasar Rakyat yang diberi nama Soegih (kaya) ini dibangun selama dua tahun dengan dana sekitar Rp 15 miliar yang berasal dari APBD Inhu. Bahkan pada tahun 2014 ini, Pemkab Inhu kembali akan membangun tujuh pasar moderen pada beberapa kecamatan.
Dalam sambutanya Bupati Inhu Yopi Arianto mengungkapkan bahwa Pasar Rakyat Soegih Belilas, Kecamatan Seberida merupakan milik seluruh masyarakat Kabupaten Inhu. Karena itu, Bupati berharap seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan pasar tersebut.
“Mari bersama-sama kita syukuri pemakaian pasar ini. Kedepan Pemkab Inhu akan melakukan pembenahan dengan pembangunan paving blok serta pagar, sehingga pasar akan semakin bersih dan indah,” ujarnya.
Selain Pasar Rakyat Soegih Belilas, pada tahun 2014 ini, Pemkab Inhu juga akan membangun tujuh pasar modren di berbagai kecamatan. Sehingga pasar-pasar tradisional yang sebelumnya kotor dan kumuh menjadi lebih modren, bersih, indah dan rapi.
| Baca juga: | |
| Bupati Nisel Resmikan Kecamatan Huruna | |
| Bupati Pelalawan Resmikan Kantor Desa | |
| Tuntut Janji Gubri Perbaikan, Warga Siak Blokir Jalan | |
“Saya persilahkan kepada pedagang sayur untuk berjualan di halaman pasar pada subuh hari. Tetapi setelah pukul 07.00 pagi, halaman pasar harus kembali bersih. Saya juga berharap pada malam hari, halaman pasar bisa menjadi pujasera dan seluruh pedagang dapat masuk ke lingkungan pasar rakyat ini,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Disperindag Kabupaten Inhu, Hasman Dayat didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Sri Mulyani mengatakan, dengan diresmikannya Pasar Rakyat Soegih Belilas ini, diharapkan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar lingkungan pasar. Karena itu, secara perlahan akan terus dilakukan penertiban terhadap para pedagang di Belilas.
"Pasar Rakyat Soegih Belilas ini terdiri dari dua lantai yang memiliki 158 kios di lantai dua dan 80 kios di lantai 1. Selain itu, juga terdapat 112 los yang terdiri dari 40 los basah dan 82 los kering di lantai 1. Selain itu juga sudah tersedia mushalla di lingkungan pasar," jelasnya. *** (guh)
| Anggota DPRD Riau dan BEM ITB Indragiri Lakukan Pengembangan Pembibitan Kelapa Sawit di Inhu | |
| Warga Desa Sei.Beras Inhu Minta APH Audit Dana Desa | |
| Ade Agus Hartanto Hadiri Acara Wisuda 137 Mahasiswa UNRIDA Gedung Prof Indrayani Hall | |
| Wiston Pandiangan Minta Kapolres Inhu Tes Urine Anggota DPRD dan Kepala Desa | |
| Warga Desa Alim di Ringkus Polisi karena Edarkan Narkoba | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |













