Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kemanan Umat Menjelang Rhamadan,
Polisi Sasar Premanisme dan Miras di Berbagai Daerah

Redaksi urc
Selasa, 29 Mar 2022 08:20 WIB | dilihat: 18208 kali
Foto: Doc. Pelaksanaan KRYD Polda Riau secara serenta dijajarannya dengan mengamankan premanisme dan Miras berbagai merk

PEKANBARU, ungkapriau.com- Menjelang Bulan Suci Rhadan 1443 H. Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan jajaran, terus menggelar kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan (KRYD). 

Kegiatan ini, guna memberikan rasa nyaman masyarakat dalam kondusifitas kamtibmas di berbagai gangguan keamanan.

Sejak berlangsungnya kegiatan KRYD Polda Riau ini, dan berbagai potensi pemicu tindak kejahatan berhasil di amankan oleh Korps Bhayangkara.

Demikian pelaksanaan kegiatan KRYD Polda Riau ini, diterangkan Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, sejak kegiatan ini dilaksanakan dan tidak sedikitnya puluhan kasus premanisme dan ribuan botol minuman keras berhasil di amankan oleh kepolisian.

"Benar, dari hasil kegiatan yang di gelar hari ini di Polres jajaran dan berhasil mengamankan 46 kasus premanisme dan 1.067 botol minuman keras berbagai merk," kata Sunarto.

Lelaki yang karib disapa Narto ini menegaskan, pihaknya tidak segan-segan menindak tegas para pelaku kejahatan yang membuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terganggu. Terlebih aksi premanisme, curat dengan curas.

Diketahui sebelumnya, Polda Riau telah memulai kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan (KRYD), Ahad (27/3) malam. Dimana, kegiatan tersebut digelar guna memberikan rasa aman masyarakat menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1443 H. Adapun yang menjadi fokus kepolisian diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), penyalahgunaan senjata api, senjata tajam, bahan peledak, pencurian kendaraan bermotor, premanisme, narkotika, prostitusi, minuman keras, balap liar, knalpot bising, kumpul kebo, street crime, terorisme dan kejahatan lainnya yan meresahkan masyarakat.

Adapun langkah tersebut diambil Polda Riau sebagai upaya menciptakan situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman kondusif serta mengantisipasi gangguan kamtibmas yang cenderung meningkat menjelang bulan Ramadan. Dalam pelaksanaannya Polisi turut menggandeng dan mengajak stake holder dan semua elemen masyarakat untuk bersama sama dalam upaya terciptanya kondisi kondusif.

“Pada pelaksanaannya, kami berkoordinasi intensif dan bersinergi stake holder terkait termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh adat setempat, karena kami sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak dalam memelihara dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Ramadan 1433 H kali ini,” tutup Narto.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved