Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Dalam rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan dan Ranperda,
Pj Walikota Muflihun : Pemko Pekanbaru Berharap Tidak Ada Lagi Tundak Bayar Pajak

urc
Selasa, 22 Nop 2022 07:24 WIB | dilihat: 1189 kali
Foto: Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun,S.STP,M.AP, dalam Rapat Paripurna DPRD Pekanbaru dalam Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Ranperda Kota Pekanbaru Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) Tahun Anggaran 2023, pada hari Senin (21/11/2022).

PEKANBARU (ungkapriau.com) - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Muflihun,S.STP,M.AP, mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru yang beragenda Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pekanbaru Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) Tahun Anggaran 2023, pada hari Senin (21/11/2022).

Dalam paripurna, diketahui bahwa APBD tahun 2023 sebesar Rp.2,699 triliun. Usai kegiatan tersebut, Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menuturkan jika pemerintah kota berupaya maksimal dalam meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kita optimis dan berupaya mengejar target PAD. Kita internal berupaya menggali potensi pajak daerah, yang menghasilkan dan menambah PAD," ucapnya.

Menurutnya, masih banyak potensi pajak yang belum tergarap dengan maksimal. Dia bertekad untuk menaikkan PAD dari segala potensi yang ada.

Muflihun tidak ingin lagi ada tunda bayar, atau pekerjaan pihak ketiga yang tidak terbayarkan.

"Kita berharap tahun 2024 bisa normal lagi. Pekanbaru tidak ada lagi tunda bayar," tandasnya.

APBD 2023 juga diprioritaskan untuk kegiatan yang menyentuh masyarakat. Pemerintah kota juga berupaya untuk menggesa perbaikan jalan rusak.

"Kita tidak berani buat janji banyak-banyak, kita lihat kondisi keuangan kita. Kita gali potensi PAD sebanyak-banyaknya, tentu harapan kita 2024 kita buat pembangunan lebih baik," pungkasnya.

(***)

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved