UNGKAP RIAU, PELALAWAN – Terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah Kabupaten Pelalawa-Riau yang dominannya lahan Perkebunan milik perusahaan investor, dan kini pihak Polres Pelalawan tengah menyidik tiga perusahan yang di duga sengaja melakukan pembakaran lahan untuk membuka kebun kelapa sawit di Kecamatan Langgam.
“Tiga perusahaan yang tengah di selediki oleh pihak Polres Pelalawan tersebut, antara lain adalah PT. Bukit Raya Pelalawan, PT. Parawira dan KUD Bina Jaya Langgam,” ujar Kapolres Pelalawan, AKBP Ade Johan Sinaga, Sik. M,Hum seusai sertijab Anggota perwira di Mapolres Pelalawan, selasa (28/9/15).
Dijelaskannya bahwa ketiga perusahan yang mengakibatkan kabut asab tambah pekat dari arah Kecamatan Langgam ini, karena PT. Parawira, PT. Bukit Raya Pelalawan dan KUD Bina Jaya Langgam telah terbakar dan kini tengah di lakukan penyidikan.
“Polres Pelalawan sedang melakukan penyidikan terhadap tiga perusahan yang di duga sengaja melakukan pembakaran lahan tersebut,” jelasnya.
Kapolres Pelalawan mengatakan, pekatnya kabut asap di Kabupaten Pelalawan beberapa bulan ini di sebabkan oleh kebakaran lahan gambut. Salah satu penyumbang kabut asap yang pekat itu diduga berasal dari lahan terbakar yang sedang diselidiki pihak Polres Pelalawan.
Menurutnya, bila nantinya perusahaan-perusahaan ini terbukti bersalah atas kebakaran lahan tersebut, tidak tertutup kemungkinan akan dijadikan sebagai tersangka.
Beberapa issu yang telah beredar, KUD Bina Jaya Langgamyang merupakan salah satu dari tiga perusahaan yang sedang diselidiki ini merupakan milik Bupati Pelalawan, HM.Harris. Namun itu masih hanya perkembangan issu saja.
Berkaitan dengan informasi-informasi tentang pemilik KUD Bina Jaya Langgam ini. UNGKAP RIAU datangi ruang kerja Bupati Pelalawan untuk konfirmasikan seputar kebenaran issu yang beredar tersebut. Namun tidak berhasil dikonfirmasi itu gagal, karena Bupati Pelalawan tidak berada di tempat. Y01/Abdul
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














