Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bupati Nias Selatan,
Sokhiatulo Laia dan Yusuf Nache Hadiri Pemaparan Presentase Rencana Master Plan Perikanan Nisel

Redaksi UR Media
Kamis, 19 Jun 2025 10:17 WIB | dilihat: 17508 kali
Foto: Saat Tim Kementrian Kelautan dan Perikanan bersama Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia

Nias Selatan (ungkapriau.com)- Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia dan Wabup Yusuf Nache hadiri pemaparan presentase Master Plan Pembangunan Perikanan Nias Selatan oleh Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Ruang meeting Bupati Nias Selatan di Jl. Arah Lagundri km. 5 Teluk dalam, kamis (19/06/2025).

Pemaparan Master Plan Pembangunan Perikanan ini, dilaksanakan Tim Kementrian Kelautan dan Perikanan se'usai meninjau beberapa tempat Nelayan di wilayah Darat dan Kepulauan Batu di Kabupaten Nias Selatan.

Master Plan Pembangunan Perikanan Kab. Nias Selatan, merupakan hasil kajian dan peninjauan oleh Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersama Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia dan Wakil Bupati Ir. Yusuf Nache, S.T, M.M.

Adapun kampung Nelayan yang tinjau oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, yakni ; Desa Siwalu Banua, (Kec. Somambawa), Desa Sinar Baru Daro - Daro, Desa Bawozihono, Desa Hiliwatema, Desa Hilioridua, Desa Bawootalua dan Desa Tetezou (Kec. Lahusa), 

Desa Bais dan Bais Baru, Labuhan Hiu (Kec. PP. Batu Timur), Desa Bale-Bale dan Desa Bale-Bale Sibohou (PP. Batu Utara) dan Desa Saeru, Desa Saeru Melayu, Desa HIliomasio (Kecamatan Tanah Masa).

Dalam peninjauan Tim Kementrian Kelautan dan Perikanan itu bersama pemerintah daerah Nias Selatan, melihat di beberapa Desa tersebut secara langsung dan memiliki potensi laut dan perikanannya yang bagus untuk dikembangkan dalam master plan pembangunan. 

Ketua DPRD Kab. Nias Selatan Elisati Halawa, ST menyampaikan kepada Tim KKP bahwa daerah Nias Selatan tidak memiliki tambang emas dan timah.

"Ya, di daerah Nisel ini, hanya memiliki tambang yang bisa bernafas yaitu ikan. Ini lah Potensi daerah kami. Untuk hal demikian, agar Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan agar memberikan kami kisi-kisi dan cara membangun perikanan kami di Nias Selatan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah disektor kelautan dan juga membangun perekonomian masyarakat," harap Elisati Halawa.

Politisi PDIP Nias Selatan ini juga meyakinkan Tim KKP bahwa konteks perikanan dan pertanian, khusus pertanian, Bupati dan Wabup telah berkomitmen kepada para kades membuka lahan pangan. 

Untuk itu, di sektor perikanan, kami sangat mengharapkan agar hasil bisa dirasakan Nelayan memiliki nilai yang menjanjikan, dan dinikmati masyarakat tentunya akan seiring berjalannya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nias selatan.

Kunjungan Tim KKP di Nias Selatan hari ini, merupakan tindak-lanjut daripada kunjungan dan konsultasi kami berdua bersama pak wabup pada saat selesai pelantikan kami langsung brkunjung di KKP dan diterima oleh Sekjen Kementerian KKP ucap pak bupati sokhiatulo laia.

Sekarang tugas kita bersama bagaimana hasil laut yang cukup luar biasa bisa ini yang kita miliki bisa di kelola dengan baik, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat. Atas nama pemerintah daerah kabupaten nias selatan penuh harap agar tim dari KKP mengarahkan kami dan kedatangan tim ini membawa dampak hasil dan realisasi sekecil apapun bagi nelayan kami. Terimakasih atas kunjungannya, telah berbagi ilmu dan pengalaman.

Giat ini dihadiri oleh, Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M, Tim dari KKP, Anggota DPRD Nias Selatan Pembangun Hati Ndruru, Sekda Nias Selatan Ir. Ikhtiar Duha, MM, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kabag, Konsultan Pertanian dan tamu undangan lainnya. 

Bertempat di Ruang meeting Bupati Nias Selatan Jl. Arah Lagundri km. 5 Teluk dalam.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved