Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
DPA Masing-masing SKPD Pelalawan Sudah Diserahkan.
H.M Harris Himbau SKPD Percepat Penyusunan Dokumen Kegiatan Lelang ke-ULP

Redaksi
Jumat, 19 Feb 2016 | dilihat: 1494 kali
Foto: H. Syafruddin MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan.

UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Dalam pascah penyerahan Dokumen  Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD). Bupati Pelalawan, H.M.Harris menegaskan kepada seluruh SKPD yang telah menerima DPA, untuk segera melaksanakan program pembangunan yang telah dirancang dalam realisasi alokasi Dana APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2016.

"Masing-masing Dinas, Badan dan Kantor yang telah menerima DPA agar segera melaksanakan program pembangunan sebagaimana yang diharapkan Pimpinan dalam penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran satuan perangkat daerah,” ujarnya pada ketika itu.

Bupati Harris, setelah menerima DPA ini oleh seluruh SKPD yang ada, dapat bekerja cepat seperti program yang telah direncanakan, terutama kegiatan yang sifatnya memerlukan proses dan waktu yang tidak sedikit lama (Tender).

"Kegiatan yang tidak sedikit memerlukan waktu yang tidak sedikit itu adalah pekerjaan fisik. Pekerjaan fisik ini melalui proses lelang di Unit Layanan Pelelangan (ULP),” jelas Harris, saat coffe morning di kantor Bupati Pelalawan, Selasa (16/2/2016).

Diingatkanya kepada seluruh SKPD untuk tidak terlenan dan bermain-main dengan waktu. Bagaimana bisa cepat merealisasikan kegiatan bila SKPD berpedoman dengan menilai waktu masih panjang.

Harapan kita kepada seluruh Perangkat Daerah (PD) segera melaksanakan program dan kegiatan tanpa membuat berbagai alasan. Mengingat tahun-tahun sebelumnya, ada SKPD yang baru menyerahkan dokumen pekerjaan fisik di unit pelayanan pelelangan (ULP) di pertengahan tahun.

"Seluruh SKPD agar secepatnya menyusun dan menyerahkan dokumen pelelengan ke ULP, jangan sampai terlambat. Kalau terlambat maka bisa memicu Silpa Dana APBD setiap tahun,” tandasnya.

Ditambahkannya, keterlambatan sebelumnya harus dijadikan suatu perhatian oleh SKPD dan ULP. "Bila pelaksanaan pelelangan dilakukan dengan cepat oleh ULP maka kegiatan fisik dimasing-masing SKPD dapat segera dilaksanakan dan bisa terselesaikan tepat waktu,” Harris mengakhiri.

Diruangan kerjanya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, H. Syafruddin MM, mengatakan kepada UNGKAP RIAU bahwa terkait dengan penegasan Bupati pelalawan tentang mempercepat pelaksananan pembangunan fisik di masing-masing SKPD tahun 2016 ini. Dia sedang mempersiapkan  dokumen untuk pelelangan di ULP.

"Sekarang ini kita sedang menyusun berbagai dokumen kegiatan fisik yang akan dilelang di Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kabupaten Pelalawan sesuai penegasan Bupati Harris dalam pascah penyerahan DPA-SKPD tersebut,” jelasnya Kamis (18/2/3016).

Labih jauh Kadisdik Pelalawan menjelaskan bahwa Bupati Harris telah memerintahkan kepada seluruh SKPD yang telah menerima DPA untuk segera melaksanakan kebijakannya dengan meminta seluruh pegawai nagri sipil untuk mengencangkan ikat pinggang tanpa mengurangi tercapainya Visi Dan Misi Kabupaten Pelalawan.

"Mengenai pemotongan Dana Anggaran APBD masing-masing SKPD sebesar 39 Persen itu. pasti ada pengaruhnya dalam merealisasikan pekerjaan pembangunan fisik didinas yang kita Pimpin. Namun dalam hal itu kita memilih kegiatan yang dinilai sangat startegis dan di sesuaikan dengan kemampuan sisa Dana yang telah dikurangi dari 39 Persen itu,” terangnya.

Diterangkannya, dari jumlah total Dana APBD yang dikurangi khususnya untuk pembiayaan kegiatan  Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan tahun 2016 ini mencapai sebesar Rp. 28 Milyar.  Sedangkan Aggaran Dana yang tidak boleh dipotong yaitu bantuan Keuangan BANKEU sebesar Rp 27 Milyar, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2 Milyar, Gaji Pegawai. Bukan hanya itu saja juga terhadap Dana BOSDA tidak dipotong, dikarenakan Dana BOSDA itu merupakan AIKON Bupati Harris dalam menunjang program Pendidikan gratis di Pelalawan.

Bantuan keuangan Bangque 27 M dan Tidak boleh di potong, DAK, 2 M, Gaji Bodsa juga tidak boleh di potong karena merupakan aikon Bupati dalam program Pendidikan Gratis Bupati Harris.

Dari jumlah total Anggaran untuk Disdik Pelalawan setelah dikeluarkan dana wajib jumlahnya yang di potong sebesar 28 Milyar.

Dalam pemotongan ini pasti ada pengaruhnya dalam realisasi pembangunan fisik di Disdik namun dalam gal ini kita memilih kegiatan yang sangat syartegis sekali sesuai kemampuan sisa Dana yang telah di kurangi dari 39 persen itu. (Y01/Abdul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved