Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bupati Pelalawan,
H.Zukri Misran Pimpin Apel Siaga Karhutla Tahun 2025

Yulianus Halawa
Kamis, 24 Jul 2025 03:54 WIB | dilihat: 15318 kali
Foto: Bupati Pelalawan saat Memimpin Apel Siapsiaga Karhutla di Lapang Kantor Bupati Pelalawan

Pelalawan (ungkapriau.com)- Di tentang musim Kemarau Tahun 2025 ini, Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan, mengingatkan seluruh perusahaan dan masyarakat di wilayah Kabupaten Pelalawan agar bersama-sama melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing.

Himbauan ini, disampaikan Bupati H.Zukri Misran, S.M saat dirinya memimpin langsung Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, Kamis (24/7/2025).

Apel siaga Karhutla ini, dihadiri seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, Satpol PP, BPBD, Damkar, Manggala Agni, pimpinan perusahaan, para camat, serta unsur TNI dan Polri. 

Bupati H. Zukri dalam amanatnya, menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, terlebih di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Riau termasuk daerah Kabupaten Pelalawan.

"Masyarakat berharap kepada kita semua agar Kabupaten Pelalawan terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, mari kita awali segala upaya ini dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT, memohon agar kita semua dilindungi dan diturunkan hujan guna membantu pencegahan dan penanganan karhutla." ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh tim pencegahan dan penanganan Karhutla untuk memperkuat koordinasi dan kekompakan di lapangan.

 

Mantan Wakil Ketua DPRD Riau ini, isyaratkan Kepala BPBD untuk membagi zona pengawasan dan membentuk grup koordinasi sebagai langkah strategis dalam mempercepat respon di setiap potensi kejadian hotspot.

Bupati Zukri juga menekankan pentingnya peran aktif perusahaan dalam meminimalisir risiko karhutla. Ia meminta setiap perusahaan memastikan kawasan sekelilingnya dalam kondisi aman, meningkatkan patroli siaga, dan memastikan seluruh peralatan pemadaman siap digunakan.

"Kondisi cuaca panas saat ini sangat rawan. Sedikit saja ada pemantik api, bisa langsung terjadi kebakaran. Karena itu patroli harus diperketat dan peralatan harus dalam kondisi stand by." tegasnya.

Bupati juga mengajak semua pihak mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Damkar, Manggala Agni, dan seluruh elemen perusahaan untuk bersatu dan tidak saling menyalahkan apabila terjadi kejadian di lapangan.

"Memang ini pekerjaan berat, tapi ini tugas yang mulia. Ini untuk kepentingan masyarakat. Jika Karhutla tidak bisa kita atasi, dampaknya sangat luas, bukan hanya pada lingkungan, tapi juga kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat." tutup Bupati.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved