Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
43 M Dana APBD Pelalawan Sokong Program Strategis Harris.
ZAMUR DAS: Melalui Program PPID Lakukan Pemerataan Pembangunan Desa

urc
Senin, 29 Feb 2016 | dilihat: 2079 kali
Foto: Drs Zamur Das, Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Pelalawan.

UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Untuk merealisasikan kelanjutan 7 Program strategis Bupati Harris pada Tahun Anggaran 2016 dibidang PPID (Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa) oleh kegiatan BPMPD Kabupaten Pelalawan, disokong dari Anggaran APBD T.A 2016 Pelalawan sebesar 43 Milyar rupiah.

 

"Dana sebesar 43 Milyar yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2016 ini, untuk pembiayaan program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa yang merupakan salah satu Program Strategis Bupati Harris," jelas Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPMPD), Kabupaten Pelalawan, Drs. Zamur Das kepada UNGKAP RIAU diruang kerjanya dikawasan Perkantoran Bhakti Praja Pkl.Kerinci, Senin (29/02/2016).

 

Dikatakan Zamur Das, dengan adanya Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengalokasikan Dana APBD sebesar 43 Milyar di POS kegiatan percepatan pembangunan Infrastruktur Desa ini, merupakan komitmen Pemerintah (Eksekutif) bersama pihak Legislatif (DPRD) dalam mewujudkan program strategis Bupati Harris khususnya di sektor Percepatan pembangunan Infrastruktur Desa.

 

Zamur Das, dana yang sebesar 43 Milyar tersebut akan digunakan dalam pembiayaan percepatan pembangunan infrastruktur Desa di wilayah Kabupaten Pelalawan.

 

Lebih jauh kepala BPMPD Pelalawan ini memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pengertian dan atau penjelasan arti sebutan Infrastruktur ini.

 

"Arti ulasan Infrastruktur ini adalah sebagai kebutuhan dasar fisik pengorganisasian sistem struktur yang diperlukan untuk jaminan ekonomi sektor Publik dan sektor prifat sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan agar perekonomian masyarakat dapat berfungsi dengan baik," jelasnya.

 

Contohnya dalam mendukung jaringan struktur seperti fasilitas yang berupa Jalan, KA, Air bersih, bandara, kanal, waduk, tanggul dan lain sebagainya secara fungsional. Akan tetapi juga bisa mendukung kelancaran aktifitas ekonomi masyarakat, distribusi aliran produksi barang dan jasa sebagai bentuk bahwa jalan dapat memperlancar transportasi pengiriman bahan baku sampai ke pabrik, kemudian distribusi kepasar hingga sampai kepada masyarakat.

 

Zamur berharap kepada seluruh Desa yang ada di Kabupaten Pelalawan untuk tidak bermain-main agar pelaksanaan program PPID dimasing-masing Desa nantinya dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran sebagaimana manfaatnya untuk masyarakat.

 

Selanjutnya saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan meminta masyarakat untuk mengawasi dan berpartisipasi dalam mendukung program Percepatan pembangunan PPID di daerahnya.

 

"Dana yang sebesar 43 M ini akan dialokasikan dan dibagi kepada 104 Desa di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan," terangnya.

 

Mengenai Kegiatan yang sudah direalisasikan pada Tahun Anggaran 2015. "Alhamdullilah, tidak ada masalah, baik dari PPIDK, ADD, maupun yang dibiayai dari APBD murni," syukurnya.

 

"Ya, harapan kita pada tahun 2016 ini. seluruh kegiatan dari PPID, ADD dan pembangunan yang dibiayai dari APBD murni dapat dilaksanakan tepat sasaran sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat," pintanya.

 

Zamur Das kembali menjelaskan bahwa Dana ADD yang dialokasikan untuk tahun anggaran 2016 di BPMPD Kabupaten Pelalawan sebesar 40 Milyar rupiah. Dana tersebut diperuntukkan untuk Gaji/honorer dan juga operasional. Sedangkan program pembangunan Fisik yang sudah kita rencanakan tahun 2016 ini sebanyak 6 Paket.

 

"Pekerjaan fisik yang akan kita laksanakan itu. Antara lain Pembangunan Kantor Desa sebanyak 5 Paket dan 1 Paket untuk pembangunan gedung Serba Guna," jelasnya seraya menerangkan usulan pembangunan 5 Kantor Desa dan 1 gedung serba guna belum pasti.

 

"Belum pasti seluruhnya pembangunan fisik ini tercofer, karena pemotongan Dana APBD sebesar 39 Persen itu  masih dalam  tahap pembahasan oleh tim TAPD Pelalawan. Bahkan seluruh pekerjaan yang kita ajukan untuk realisasi dalam APBD Murni ini, masih belum final, karena terkendala dalam pemotongan Dana APBD sebesar 39 Persen itu," terangnya.

 

Mudah-mudahan pembangunan fisik yang telah kita rencanakan tersebut dapat terlaksana tanpa dipengaruhi pemotongan APBD sebesar 39 Persen itu. (YUL/Abdul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved