Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Pemotongan DBH Dari APBD Rohil Capai 812 Milyar.
SUYATNO: Seluruh SKPD Diminta Menghemat Anggaran

urc
Senin, 29 Feb 2016 | dilihat: 1648 kali
Foto: Suyatno, Bupati Kabupaten Rokan Hilir.

UNGKAP RIAU, ROHIL - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diminta untuk berhemat dalam menggunakan Anggaran APBD Rohil Tahun Anggaran 2016.

"Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menghemat Anggaran APBD dan melihat kegiatan yang merupakan prioritas kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Pasalnya, dari total jumlah Dana APBD Rokan Hilir Tahun Anggaran 2016 ini sebesar 2,7 Triliun. Akan tetapi, dengan kebijakan pemeritah melakukan pengurangan dan atau pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH), Anggaran Rohil dikurangi sebesar Rp. 812 Milliar dari 2,7 T Rupiah.

"Jumlah Dana APBD Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2016 ini sebesar 2,7 T rupiah dan di potong sebesar 812 M," jelas Bupati Rohil, H Suyatno A.MP saat memimpin Apel pagi dihalaman Kantor Bupati Rohil, di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Senin (29/2/2016).

Dikatakan Suyatno, Dengan adanya pengurangan anggaran ini tentu dampaknya akan mempengaruhi sebagian program pembangunan yang telah dibahas bersama DPRD Rohil ditunda pelaksanaannya karena disesuaikan dengan kemampuan sisa final pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).

"Anggaran yang tersisa ini tentunya kita berharap SKPD menggunakannya dengan sebaik mungkin agar pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik dan maksimal," ujarnya seraya menyarankan kepada seluruh SKPD agar berhemat- hemat dalam menggunakan anggaran yang tersisa, gunakan anggaran itu untuk kepentingan skala prioritas saja.

"Mengenai program kegiatan yang dinilai tidak menjadi kendala dalam menjalankan roda perkembangan pemerintahan ditunda menjelang tahun berikutnya dan bila program yang ditunda itu ada peluang dilaksanakan dalam APBD-P akan direalisasikan," kata Suyatno.

Selain itu juga Bupati ini meminta SKPD mengurangi Perjalanan dinas keluar daerah dan terkecuali yang sifatnya sangat penting, tetapi kalau hanya melakukan perjalanan dinas yang tidak urgen (Penting) lebih baik diurungkan saja niat itu. Ingat, Anggaran kita tahun ini sangat sedikit.

Orang nomor wahid dinegeri seribu kubah ini juga rela anggaran konsumsinya berupa uang makan minum sebesar Rp1,5 Milliar dipotong untuk kebutuhan Kelengkapan seragam Aparatur sipil Negara (ASN). "silahkan kurangi anggaran untuk uang makan minum saya sebesar Rp500 Juta untuk membeli kelengkapan seragam ASN.

Sementara anggaran perjalanan dinas bupati, suyatno meminta jangan sampai dipotong. "kalau anggaran perjalanan dinas saya janganlah dipotong, karena saya sering keluar daerah untuk memenuhi undangan rapat dan keperluan penting lainnya," pintanya sambil senyum. (Rahmat)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved