UNGKAP RIAU, ROHIL - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diminta untuk berhemat dalam menggunakan Anggaran APBD Rohil Tahun Anggaran 2016.
"Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menghemat Anggaran APBD dan melihat kegiatan yang merupakan prioritas kebutuhan masyarakat," imbuhnya.
Pasalnya, dari total jumlah Dana APBD Rokan Hilir Tahun Anggaran 2016 ini sebesar 2,7 Triliun. Akan tetapi, dengan kebijakan pemeritah melakukan pengurangan dan atau pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH), Anggaran Rohil dikurangi sebesar Rp. 812 Milliar dari 2,7 T Rupiah.
"Jumlah Dana APBD Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2016 ini sebesar 2,7 T rupiah dan di potong sebesar 812 M," jelas Bupati Rohil, H Suyatno A.MP saat memimpin Apel pagi dihalaman Kantor Bupati Rohil, di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Senin (29/2/2016).
Dikatakan Suyatno, Dengan adanya pengurangan anggaran ini tentu dampaknya akan mempengaruhi sebagian program pembangunan yang telah dibahas bersama DPRD Rohil ditunda pelaksanaannya karena disesuaikan dengan kemampuan sisa final pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).
"Anggaran yang tersisa ini tentunya kita berharap SKPD menggunakannya dengan sebaik mungkin agar pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik dan maksimal," ujarnya seraya menyarankan kepada seluruh SKPD agar berhemat- hemat dalam menggunakan anggaran yang tersisa, gunakan anggaran itu untuk kepentingan skala prioritas saja.
"Mengenai program kegiatan yang dinilai tidak menjadi kendala dalam menjalankan roda perkembangan pemerintahan ditunda menjelang tahun berikutnya dan bila program yang ditunda itu ada peluang dilaksanakan dalam APBD-P akan direalisasikan," kata Suyatno.
Selain itu juga Bupati ini meminta SKPD mengurangi Perjalanan dinas keluar daerah dan terkecuali yang sifatnya sangat penting, tetapi kalau hanya melakukan perjalanan dinas yang tidak urgen (Penting) lebih baik diurungkan saja niat itu. Ingat, Anggaran kita tahun ini sangat sedikit.
Orang nomor wahid dinegeri seribu kubah ini juga rela anggaran konsumsinya berupa uang makan minum sebesar Rp1,5 Milliar dipotong untuk kebutuhan Kelengkapan seragam Aparatur sipil Negara (ASN). "silahkan kurangi anggaran untuk uang makan minum saya sebesar Rp500 Juta untuk membeli kelengkapan seragam ASN.
Sementara anggaran perjalanan dinas bupati, suyatno meminta jangan sampai dipotong. "kalau anggaran perjalanan dinas saya janganlah dipotong, karena saya sering keluar daerah untuk memenuhi undangan rapat dan keperluan penting lainnya," pintanya sambil senyum. (Rahmat)
| Upaya Pencegahan Stunting, Bupati Rohil Pimpin Deklarasi Komitmen Publik | |
| Pemkab Rokan Hilir Bahas Kerjasama Dengan SMK Perikanan Provinsi Riau | |
| Hadiri HUT TPTM, Bupati Afrizal Sintong : Jangan Terpecah, Mari Bersama Membangun Rohil | |
| Wakil Bupati Rohil : Air Bersih Akan Diprioritaskan ke Wilayah Pesisir | |
| Bantu Tingkatkan Ekonomi Nelayan Sungai Rokan, Bupati Rohil Berikan Sampan Mesin | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














