Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Sikapi Video Viral,
Kepala MTs-N 2 Inhil Sampaikan Klarifikasi Resmi

Wartawan Inhil Rhama Melo
Sabtu, 25 Okt 2025 07:43 WIB | dilihat: 36846 kali
Foto: Kepala Sekolah MTs-N 2 Dra.Sri Mulyati yang memberikan Klarifikasi resmi terkait Video Viral yang diumbar belum lama ini di Medsos

INHIL (ungkapriau.com)- Permasalahan Oknum Guru dan Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 yang sempat Viral di Media Sosial (Medsos) beberapa waktu lalu di wilayah Indragiri Hilir (Inhil) dan hal tersebut, diklarifikasi langsung oleh Sri Mulyati (Kepala MTs-N 2). Sabtu (25/102025).

Kepala MTs-N 2, Sri Mulyati menjelaskan, "Oknum Guru yang terlihat dalam Medsos itu sedang menampar siswanya dan kejadian itu, satu tahun yang lalu," jelasnya.

Kepada media ini, Sri Mulyati menambahkan bahwa kejadian itu sekitar satu tahun enam bulan yang lalu dan baru dilaporkan dua bulan terakhir.

Sudah, "Persoalan ini sudah di proses oleh pihak Madrasah pada tanggal 15 September 2025. Artinya, masalah ini sudah selesai jauh sebelum Vidio itu beredar," katanya.

Ketika itu, pihak Madrasah langsung yang melakukan memediasi antara guru dan orang tua/wali murid. Bahkan oknum Guru itu sudah minta maaf dan korban pun sudah memaafkan sehingga permasalahannya sepakat diselesaikan secara kekeluargaan.

Perlu juga diketahui bahwa pihak Madrasah telah memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada guru yang bersangkutan sebagai bentuk tanggung jawab dan pembinaan internal. Kendatipun sudah selesai. Namun aturan sekolah tetap dijalankan.

Melalui klarifikasi ini kami berharap agar seluruh pihak dapat memahami bahwa madrasah tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan, serta tetap berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Kepala MTs-N 2 Sri Mulyati menyampaikan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali video atau informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu ketenangan proses belajar mengajar di madrasah.

"Ya, pernyataan yang kami sampaikan ini sebagai bentuk klarifikasi resmi dari pihak madrasah," ucap Sri Mulyati.

Menanggapi hal itu, pihak Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir yang dikonfirmasi www.ungkapriau.com melalui Maria (Hamas) mengatakan, "Mengenai permasalahnya, sudah ada klarifikasi antara pihak Wali siswa atau Orang tua murid, sudah selesai tidak ada pemasahan lagi, diantaranya sudah ada pernyataan saling memaafkan," terang Maria.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved