Pekanbaru (ungkapriau.com)- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta tiga hal kepada Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si untuk memberantas Narkoba, memberantas Penyeludupan dan Memberantas Judi Online.
Demikian penegasan dan permintaan Presiden Prabowo Subianto ini dalam Dumas Tugas Kapolri Listyosigit yang menjadi prioritas dilaksanakan.
Kendatipun penegasan ini telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri Listyosigit. Namun, sayangnya, Judi Online ini semakin menjadia-jadi. Bahkan di seluruh aplikasi media sosial seperti Facebook, Tiktok sangat mudahnya muncul dan masuk di beranda pemilik akun Facebook terkait promosi-promosi Judi Online tersebut.
Ironinya lagi, Judi Online ini tidak sedikitnya kalangan Artis papan atas Tanah Air yang diduga turut mengajak Rakyat Indonesia mendaftar dalam aplikasi Judol tersebut. Bahkan ada pejabat Negara yang diduga turut mempromosikan Judol ini termasuk Sri Mulyani.
Jika para Artis dan pejabat ini berkilah misalnya dan buang badan atas Promosi-promosi Judol tersebut, sejatinya para Pejabat dan Artisnya akan mencari dan menuntut orang-orang pemilik link judol yang mencantumkan nama mereka dalam promosi itu.
Contohnya saja, Artis Papan Atas bernama Rafi Ahmad yang terus masuk dalam beranda Facebook dengan mempromosikan salah satu Link Judol dengan iming-iming kemenangan bagi yang mendaftar. Selanjutnya, Artis Sule yang hal serupa melakukan promosi Judolnya bernama Sule Slot.
Selain itu, ada juga Nama Kang Dedy Muladi yang juga langsung mencantumkan Fotonya dalam Promosi link Judol GT108 dan link Siap108 yang selalu mengajak masyarakat mendaftar di link Judol itu dengan iming-iming menang.
Kemudian, di daerah Provinsi Riau juga banyak dikemukakan barang-barang seludupan berupa Rokok tanpa Pita bea cukai. Ini menandakan kinerja aparat Kepolisian dibawah kepemimpinan Kapolri Listyosigit dipertanyakan dalam memberantas barang-barang seludupan Rokok ilegal ini.
Bisnis Rokok ilegal di riau sangat menyita perhatian dalam kerugian Negara tentang Pajak. Bahkan baru-baru ini, hampir saja korban nyawa. Dimana kasusnya terjadi penculikan dan penyiksaan di Rest Area TOL Dumai - Pekanbaru terhadap salah seorang korban karena terlibat bisnis Rokok ilegal dari Jambi.
Sementara itu, masalah Narkoba Jenis Sabu di Riau sangat meresahkan karena sulit diatas pemberantasannya oleh Pihak Aparat Kepolisian. Pantauan www.ungkapriau.com di lapangan dan banyak karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit saat ini, menggunakan Narkoba jenis Sabu sebagai domping mereka.
Tiga hal yang diminta Presiden RI kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo yakni Memberantas Penyeludupan, Narkoba dan Judi Online merupakan persoalan fundamental dalam menjaga kesehatan jasmani anak generasi bangsa, kemudian dari pemberantasan Penyeludupan untuk menjaga Pendapatan Negara dari Pajak dan Pemberantas Judi Online untuk menjaga stablitas ekonomi rakyat Indonesia agar tidak dirampas kekayaan anak bangsa melalui Judol.***
| Helikopter Tabrak Tiang Listrik di Kanada, 2 Orang Tewas | |
| Eksekusi Mati oleh Indonesia Jadi Polemik Internasional | |
| Ular Sepanjang 420 Meter Ditemukan Tewas di Lanchsire | |
| Ikuti ISIS, Boko Haram Rilis Video Eksekusi | |
| 30 Ribu Pasukan Irak Serbu ISIS di Tikrit | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















