Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Diduga Ada KKN di DD,
Warga Desa Batang Nilo Kecil Adukan Pekerjaan Tak Bermutu di Desanya

Redaksi UR Media
Rabu, 12 Nop 2025 12:14 WIB | dilihat: 40367 kali
Foto: Kondisi Pembangunan Jalan Simenisasi di Desa Batang Nilo Kecil yang belum sampai 1 Tahun dan sudah mengalami kerusakan karena diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi

Pelalawan (ungkapriau.com)- Dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan Dana Desa (DD) saat ini, sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan publik karena para pemangku jabatan Kepala Desa saat ini menjadi trending topik dalam pemberitaan media seputar pengelolaan Dana Desa.

Anehnya, kendatipun banyak Kepala Desa di Republik ini tersandung kasus korupsi Dana Desa. Namun faktanya, tidak menjadi efek jera bagi pemangku jabatan Kepala Desa lainnya. 

Hal ini, diungkapkan salah seorang warga Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan-Riau kepada media ini di Pangkalan Kerinci, belum lama ini.

Narasumber yang meminta namanya dirahasiakan ini mengatakan, "Dana Desa yang langsung masuk di Rekening Desa dan di kelola langsung oleh Pemerintah Desa. Tentunya disitulah muncul kebijakan-kebijakan yang mestinya diawasi ketat oleh pihak-pihak yang berwenang, agar DD yang digelontorkan pemerintah pusat untuk pembangunan Desa dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran tanpa KKN," ungkapnya.

Contohnya saja di Desa kami "Desa Batang Nilo Kecil" Kecamatan Pelalawan, terhitung Tahun 2021 Kepemimpinan Kepala Desa Rahnus dan pemanfaatan DD dalam merealisasikan pembangunan Desa Kami, hanya begitu-begitu saja.

Saya tidak menceritakan pembangunan 2 Tahun belakang melainkan tahun 2024 dan Tahun 2025 saja.

Tahun anggaran 2024, ada 3 Item Pembangunan Fisik yang terlaksana dan diantaranya pembangunan pagar lapang Bola kali dan 2 Paket pekerjaan pembangunan Jalan Simenisasi yang nilai anggarannya bervariasi. Untuk pembiayaan pembangunan Simenisasi Jalan Desa sebesar Rp.149.530.000,00,- dengan Volume 86 x 5 x 0,20 M dan ada Sebesar Rp.60 juta lebih.

Tentulah ya, "Pembangunan Jalan Simenisasi ini, kami masyarakat Desa Batang Nilo Kecil sangat bersyukur. Namun, disisi kualitas dan mutu pekerjaan jalan itu sangat mengecewakan," ucapnya. 

Kekecewaan kami dalam pengerjaan Jalan Simenisasi itu. Belum 1 tahun di kerjakan telah mengalami retak-retak dan patah-patah. Bahkan krikilnya muncul ke permukaan, diduga perekatnya berupa simen saat pengerjaan tidak sebanding dengan campuran pasir dan krikil sehingga air hujan mengikis pasirnya dan memunculkan krikilnya.

Jika mau melihat secara langsung kondisi Jalan Simenisasi yang di bangun Desa Tahun 2024 itu, bagusnya rekan-rekan wartawan turun saja ke lokasi. "Setahu saya, tidak ada pembangunan fisik tahun 2025 ini. Bagusnya konfirmasi saja Kepada Rahnus (Kades)," ujar sumber ini.

Terkait kegiatan yang dilaksanakan pemerintah Desa Batang Nilo Kecil dibawah kepemimpinan Rahnus dan sejak dirinya memimpin Tahun 2021 dan 2022, silahkan saja konfirmasi ke kadesnya. Sebeb, yang saya jelaskan tadi ini, hanya Tahun kegiatan 2024-2025 saja.

Selanjutnya, anggaran Dana Desa (DD) Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan, mencapai Rp.1,5 Milliar Pertahun. Namun, realisasi program pembangunan fisik sangat minim.

Menindaklanjuti keterangan warga Desa Batang Nilo Kecil ini, sejumlah wartawan melihat secara langsung pekerjaan Jalan Simenisasi yang yang bangun Desa tersebut tahun 2024 dan ternyata Jalan Simenisasi tersebut benar adanya mengalami retak-retak dan patah-patah disisi badan jalan.

Celakanya lagi, Jalan Simenisasi ini bermunculan krikilnya ke permukaan jalan seperti keterangan sumber terpercaya itu. Bahkan mudah di congkel krikilnya pakai kunci sepeda motor. Ini tandanya bahwa pekerjaan itu dikerjakan asal jadi sehingga tidak bermutu.

Kepala Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan, Rahnus yang berhasil di konfirmasi, Rabu (12/11/2025) oleh sejumlah Wartawan di Kediamannya, dirinya membenarkan bahwa Tahun Anggaran 2025 tidak memiliki Pekerjaan fisik karena Dana Desa belum ada pencairan.

"Ya, ini sudah memasuki bulan November 2025 dan belum ada pencairan Dana Desa dari pusat," kata Kades Rahnus sembari media tidak memberitakan persoalan pembangunan desanya ini.

Terkait masalah Jalan Simenisasi yang mengalami rusak dan Patah-patah itu. Kades Rahnus mengakui bahwa dirinya bukan seorang teknis. Namun dirinya, kedepan akan menjaga kualitas pekerjaan fisik di Desanya.

Kepada media ini, Rahnus membenarkan bahwa anggaran Dana Desa (DD) setiap tahun di Desa Batang Nilo Kecil sebesar Rp.1,5 Milliar Pertahun dan 30% untuk pembiayaan pembangunan fisik.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved