PEKANBARU (ungkapriau.com) - Bupati Kabupaten Pelalawan H.Zukri,SM,MM menghadiri Kunjungan kerja (Kunker) Komisi II DPR RI ke Provinsi Riau dalam rangka pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan bank daerah sebagai pilar penting dalam peningkatan pendapatan asli daerah.
Kunker yang berlangsung di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Kota Pekanbaru, pada hari Kamis (2/4/2026) tersebut, dipimpin oleh anggota Komisi II DPR RI, yaitu Dr.H.M.Taufan Pawe,SH,MH.
Acara itu dihadiri oleh Plt.Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Dr.H.Syahrial Abdi,AP,M.Si, jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Plt.Direktur Utama Bank Riau Kepri, Direktur BUMD, BLUD dan BMD Drs.H.
| Baca juga: | |
| Bupati Inhu: BPD Harus Lakukan Pengawasan Penggunaan Dana Desa | |
| Bupati Harris Harapkan Peranan Aktif Camat Kades dan Masyarakat | |
| Bupati Alfedri Sampaikan Kemajuan Perolehan Zakat | |
Dalam arahannya, Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi menegaskan bahwa keberadaan BUMD diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian fiskal daerah. Ia menyampaikan bahwa hampir seluruh daerah di Riau telah memiliki BUMD, meskipun kondisi kinerjanya masih bervariasi.
"Kita berharap ke depan, dengan dukungan regulasi seperti Undang-Undang BUMD, tata kelola BUMD semakin profesional, akuntabel, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk menangkap peluang strategis dalam pengelolaan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, agar daerah memiliki peran lebih besar dalam pengelolaan sumber daya unggulan.
Dalam forum tersebut, Bupati Kabupaten Pelalawan H.Zukri menyampaikan pentingnya penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pilar utama dalam mendorong kemandirian fiskal daerah.
Menurutnya, BUMD harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi, bukan sekadar pelengkap dalam struktur pembangunan.
Zukri juga menyampaikan bahwa besarnya potensi sumber daya alam di Kabupaten Pelalawan, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit, seharusnya dapat dikelola secara optimal melalui BUMD agar memberikan nilai tambah langsung bagi daerah.
"BUMD harus diberi ruang yang lebih luas untuk terlibat langsung dalam pengelolaan sektor strategis daerah. Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati pihak luar, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah," ujarnya.
Bupati Zukri juga mendorong adanya kebijakan yang memungkinkan BUMD menjalin kemitraan dengan koperasi dan masyarakat, sehingga tercipta penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Oleh karena itu, Zukri berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat dan DPR RI dalam memberikan fleksibilitas regulasi, agar BUMD dapat berkembang lebih profesional, adaptif, dan mampu menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi daerah. (Advertorial)
| Empat Orang Warga Kerumutan Diamankan Polsek Kerumutan | |
| Kades Delik Topengkan Kadus III Jelaskan Simenisasi Rusak | |
| AJP Award 2025 Diperpanjang hingga 15 Januari 2026 | |
| Program Green Policing Polda Riau: Lindungi Ekosistem dan Edukasi Menanam Pohon | |
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Polsek Kampar Kiri Hilir Berhasil Amankan Pengedar Shabu dan 10,68 Gram Daun Ganja Kering | |
| Hadiri Panen Cabai dan Tutup Even di Kuala Panduk, Zukri : Ketinting Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata | |
| Dirkrimum Polda Riau Menoreh Pengakuan Kinerja Baik Dalam Tangani Kasus Perburuan Gajah | |
| AKBP John Louis Letedara Terima Penghargaan FKGI Dalam Penutasan Kasus Perburuan Gajah | |
| Satresnarkoba Polres Kampar Razia Tempat Hiburan Malam di Desa Kinantan | |















