Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Simbol Negara di SNVT APBN Bina Marga Riau Disorot

Arifin
Jumat, 13 Jun 2014 | dilihat: 1881 kali
Foto: Kantor Satker SNVT APBN di pertigaan Jalan Arifin Achmad – Jalan Sukarno Hatta, tah ubahnya bak ruko.

Pekanbaru – Sejak pindah dari kantor lama ke kantor baru, alamat kantor Satker Non Vertikal (SNVT) APBN Dirjen Bina Marga Riau, banyak yang belum tahu. Hal ini dinilai wajar karena instansi pemerintah tersebut tak kunjung memasang papan plang nama. “ Awalnya saya pun tak tahu dimana kantor PU APBN yang dulu berkantor di Jalan Pepaya. Akan tetapi setelah diinformasikan sama kawan-kawan barulah saya tahu”, ujar Ketua Forum LSM Riau Bersatu (FLRB) Ir Robert Hendriko saat ditemui, Senin (26/5). Ia mengatakan, sebagai kantor pemerintahan, semestinya harus menempelkan papan plang nama dimana ia berkantor. Gunanya, agar masyarakat bisa mengetahui bahwa itu adalah kantor pemerintah. “ Terus terang saya tak habis pikir bagaimana sebuah kantor pemerintah tak punya papan nama kantor. Tadinya saya mengira itu hanya ruko. Padahal di halaman depan berdiri sebuah bendera merah putih”, ujar Hendriko. Selain papan plang kantor, Hendriko juga menyoroti simbol negara di halaman kantor SNVT APBN. Ia mengatakan, kondisi bendera merah putih yang koyak di instansi itu merupakan bukti ketidakpedulian SNVT menghargai pemerintahan dan kebangsaan. Menyikapi hal itu, Hendriko berjanji akan segera menyurati SNVT APBN Bina Marga Riau guna mempertanyakan instansi tersebut. Menurutnya, jika instansi itu tetap tak mengindahkan maka hal itu termasuk kategori pelecehan kepada simbol-simbol negara. Dikonfirmasi terpisah, salah seorang pejabat penting di instansi itu berjanji akan mengganti bendera yang sudah usang tersebut dalam waktu dekat. Hanya saja, seminggu usai berjanji kondisi bendera masih seperti semula. Bahkan, sejak Senin (9/6), bendera merah putih di halaman kantor itu sudah tak terlihat lagi. Sementara itu, pantauan Ungkap Riau di instansi yang menangani jalan nasional tersebut, tampak sepi meski kendaraan pribadi para pejabat terpakir di halaman kantor. Menariknya, sejak pindah kantor 2 tahun lalu, Kasatker Wilayah I SNVT APBN, Ir Simon Ginting hanya sekali terlihat ngantor. “ Kalau pak Simon jarang kesini pak. Kalaupun beliau ke Riau, palingan untuk sekedar ketemu dengan relasi. Tapi bukan di kantor melainkan di hotel. Beliau itu lebih banyak berada di Medan ketimbang disini”, ujar salah seorang PNS di instansi itu yang minta identitasnya dirahasiakan. Sebagai data tambahan, pindahnya kantor Satker APBN Bina Marga APBN Riau ke Pertigaan Jalan Arifin Achmad – Jalan Sukarno Hatta, akibat kantor di Jalan Pepaya terbakar sekitar tahun 2012 lalu.

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved