UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Plt Gubernur Riau Arsadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Brigjend Supriyanto, Danrem 031/WB Brigjend Nurendi mendatangi lokasi program pembuatan 100 kanal blocking di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Kamis (31/3/2016).
Kedatangan rombongan muspida Riau ini di halaman kantor Bupati Pelalawan disambut langsung Bupati HM Harris, Kapolres AKBP Ade Johan Sinaga, Dandim KPR Letkol Yudi Prasetio, Sekda Pelalawan T Muklis beserta jajaran Polres dan Pemkab.
Rombongan meninjau kanal blocking merupakan upaya untuk memanilisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Kapolres Pelalawan, AKBP Ade Johan Sinaga memaparkan aktivitas program pembuatan 100 kanal blocking di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan dengan pola gotong royong sebagai salah satu upaya antisipasi Karlahut.
Kanal bloking merupakan sekat seperti bendungan dengan bercocok kayu, ditimbun dengan tanah dalam karung goni plastik. Pembuatannya juga dipadatkan agar tidak ada kebocoran dibagian bawahnya. Dibagian atas dapat diatur ketinggian air sesuai level yang di inginkan.
Kanal bloking menghambat air turun ke sungai. Satu kanal bloking berisi ratusan karung goni tanah. Ketersediaan air setelah ada kanal bloking terlihat efektif menjaga ketersediaan air di kanal. Jika ada karlahut, air telah ada berbeda jika tidak ada bloking.
"Dalam targetnya pembuatan 100 kanal bloking dalam waktu dua hari dengan cara bergotong royong, Polres Pelalawan, TNI, Pemkab Pelalawan, Perusahaan, Ormas, dan petani, ujar Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga optimis.
Pembuatannya dengan cara gotong royong 100 kanal bloking di daerah rawan karhutla di Desa Rantau Baru. Kanal bloking merupakan salah satu upaya mengantisipasi dan mengatasi karlahut.
| Baca juga: | |
| H. Zukri Misran Serahkan Bantuan Ambulance Desa Kampung Baru | |
| Pj Bupati Kampar Tinjau dan Beri Bantuan Hingga Malam | |
| HM Wardan Tinjau Pembuatan Mini Mart Bagi Pedagang Asongan | |
"Kita bersama warga merasakan pentingnya kanal bloking. Warga merasa senang, dan gotong royong berjalan dengan baik," ujar Kapolres di lokasi Kanal bloking kepada Rombongan Gubernur, Kapolda. Danrem dan hadirin lainnya.
Sedangkan alat pemadam sederhana diperagakan Kapolres dengan memakai sepeda motor dipasang perangkat pompa air. "Jika ada terjadi Karlahut, dengan tersedianya air di kanal bloking. Dengan sangat mudah dan sederhana melakukan pemadaman dengan memamfaatkan sepeda motor dipasangkan pompa air. Sehingga dengan mudah dilakukan pemadaman. Semoga Bermanfaat," sebut Kapolres.
Bupati Pelalawan HM Harris disela-sela peninjauan kanal blocking mengungkapkan bahwa pembangunan kanal blocking ini merupakan upaya dari pemerintah daerah bekerja sama dengan sejumlah istansi terkait.
"Sasarannya jelas, untuk meminimalisir terjadi karlahut, kita berharap kedepan masalah karlahut dapat berkurang dan kalau bisa tak ada lagi. Kemudian saya juga mengharap masyarakat dapat berpartisipasi dengan meningkatkan kesadaran serta pemahaman tentang bahaya karlahut," tutupnya.
Melihat peragaan alat pemadam sederhana itu, Plt Gubernur Arsyadjuliandi Rachman dan Kapolda Brigjend Supriyanto ikut mencoba melakukan penyemprotan pemadaman. Dengan senyum Gubernur dan Kapolda beraksi sebagai petugas Karlahut di lokasi Kanal bloking. UR
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














