UNGKAP RUAU, PELALAWAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPD-HIMNI) Riau, Drs. Sozifao Hia M.Si menyampaikan bahwa dengan terlaksanannya Lauching Pariwisata Kepulauan Nias di Kementrian Pariwiasata pada tanggal 2-3 Juni 2016 lalu, suatu kebanggaannya sebagai Ono Niha.
Walaupun keberadaannya bukan lagi berdiam di Pulau Nias namun dengan Lauching Pariwisata Kepulauan Nias dengan semboyan salam Pariwisata "Nias Pulau Impian" itu, sudah merupakan kebanggaan seluruh Ono Niha terhadap komitmen 4 Bupati dan 1 Walikota membangun Pulau Nias melalui sektor Pariwisata.
Dikatakan Sozifao Hia, Kita Masyarakat Nias yang ada diluar Pulau Nias, jangan hanya bediam diri dan bertindak sebagai penonton saja.
Mari sebagai Ono Niha yang ada di Negri orang ini untuk bersama-sama mengambil bagian dalam hal mendukung program Pemerintah kita dengan mensosialisasikan kepada masyarakat Asal Nias di Riau tentang Program Pemerintah yang sedang giat daksanakan di daerah Nias Pulau Impian tersebut.
"Kalau bukan kita yang mensosialisasikannya, siapa lagi?," ungkap Drs. Sozifao Hia M.Si, di Kabupaten Pelalawan, Minggu (31/7/2016)
Dikatakannya, seluruh tokoh- tokoh masyarakat Nias, Tokoh Pemuda, para organisasi Aktivis dan berbagai Organisasi yang ada di Riau, untuk dapat memberikan dukungan dalam penyelenggaraan Pesta YA"AHOWU pada tanggal 17 September sampai dengan 16 November 2016 di Lapangan Orurusa Teluk Dalam, Nias Selatan.
"Tugas kita dari Ono Niha yang berdomisili di Riau dan dimanapun kita berada untuk bekerjasama dengan Pemerintah Kepulauan Nias dalam hal mensosialisasikan berbagai rangkaian program kegiatan Pemerintah di 5 Kabupaten/kota di Nias termasuk Penyelenggaraan Pesta Ya"ahowu ini tanggal 17 September sampai dengan 16 November 2016 kedepan," katanya.
Menurut Mantan Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan ini. Keberhasilan Pemerintah Kepulauan Nias atas terlaksananya Lauching Pariwisata beberapa waktu silam itu, merupakan kerja keras tokoh-tokoh kita dalam memperjuangkan Pulau Nias menjadi daerah pariwisata yang dapat mengubah daerah Pulau itu lebih berkembang.
Sozifao Hia kembali menerangkan kepada UNGKAP RIAU tentang kondisi perkembangan Kepulauan Nias sebelumnya, "Daerah Pulau Nias sebelum kepemimpinan Jokowi-JK sangat meprihatinkan dari sentuhan berbagai alokasi pembangunan pada kala itu.
Setelah Jokowi-JK diposisikan Tuhan menjadi Presiden dan Wapres, berbagai daerah Provinsi yang memiliki potensi-potensi misalnya terlirik olehnya termasuk Daerah Kepulauan Nias yang saat ini sedang dikembangkan sesuai kekayaan potensi yang ada di daerah itu.
Atas keberhasilan yang diraih Rakyat Indonesia saat Kepemimpinan Jokowi-JK ini suatu pujian dan apresiasi yang besar diberikan Rakyat Indonesia.
Walaupun sebelumnya Presiden kita ke-7 ini ada segelitir pihak yang menghujatnya dengan berbagai cara mencari celah dan kelemahan. Namun beliau tetap dicintai oleh Rakyat Indonesia karena dia orang yang tepat memimpin RI bagi Rakyat Indonesia.
Hia mengakui bahwa Presiden ke-7 ini sangat pandai menilai, memilih dan menempatkan posisi kabibetnya sehingga berbagai program dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan visi misinya.
Lebih jauh Mantan Anggota DPRD Pelalawan ini mengatakan kepada UNGKAP RIAU bahwa terwujudnya program kepariwisataan Nasional di Pulau Nias itu, atas kerja keras HIMNI dan KADA se-kepeulauan Nias yakni mewujudkan TDW Kepulauan Nias Nasional dan Internasional.
Dijelaskannya lagi bahwa ada 12 tahap dasar kelola wisata bersama Kepulauan Nias yang ditawarkan Kemenpar RI. Yang mana beberapa tahapan itu sudah dilaksanakan.
Untuk di ketahui seluruh masyarakat Nias dimanapun kita berada bahwa tahap demi tahap penguatan komitmen 5 KADA se Kepulauan Nias telah juga terlaksana pada tangal 6 Mei 2016 lalu dan termasuk Launching Nias Pulau Impian tanggal 2-3 Juni 2016 lalu di Kementrian Pariwisata RI.
Sedangkan tahap ke-4 Rakor ke 3 tanggal 20-21Juni dan sebagai tuan rumahnya Nias Barat dalam hal memantapkan pesta YAAHOWU yang direncanakan pelaksanaannya pada Bulan Agustus 2016 kedepan ini. Untuk tahap ke-5 seperti yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juni di Museum Gunung Sitoli dalam ranbkan sosialisasi Nias Pesona Pulau Impian.
Tahap yang ke 6 yaitu pelaksanaan pesta YAAHOWU akan dilaksanakan dan Surfing secara sederhana tanggal 6-8 Agustus 2016 yang dibuka pada tanggal 6 di Teluk Dalam (Nisel) dan untuk penutupan dilaksanakan di Gunung Sitoli sesuai petunjuk Kemenpar RI.
| Baca juga: | |
| BNPB Riau Sosialisasikan Pencegahan Kalhutla di Kampar | |
| PT. Indosawit Subur Sosialisasi PPGD | |
| Disdik Pekanbaru Sosialisasikan Moratorium K13 | |
"Bilamana pesta YAAHOWU ini berjalan sesuai rencana maka menjadi Modal untuk pelaksanaan pesta YAAHOWU Tahun 2017 nendatang dan seterusnya sebagai agenda program tahunan," jelasnya.
Sozifao Hia yang merupakan Ketua DPD HIMNI dan juga sebagai Ketua DPP IKN Kabupaten Pelalawan terus memaparkan kepada masyarakat Asal Nias Riau tentang rangkaian program yang sedang giat dilajsanakan oleh Pemerintaha Kepulauan Nias saat ini.
"Rangkaian program Pemerintah Kepulauan Nias dalam mewujudkan Pesona Pulau Impian yang dilanjutakan setelah di realisasikannya pesta YAAHOWU adalah menyusun Rencana Induk Pembangunan Infanstruktur Jalan Lingkar dalam hal menghubungkan Daerah 4 Kabupaten dan 1 Kota dan pengelolaan pariwisata Kepulauan Nias Nuni sampai dengan September 2016," jasnya.
Mengenai rangkaian program untuk tahap ke-8 adalah penyususnan proposal pesta YAAHOWU 2017 yang masing-masing Kabupaten/Kota Kepulauan Nias (KEPNI) mengajukan menimal 10 Event dan tahap ke-9 pembentukan Pokja Pariwisata dan Forum Tata Kelola Destinasi Wisata Kepulauan Nias.
Setelah tahapan-tahapan ini berjalan dengan sesuai rencana maka dilanjutkan dengan tahap ke-10 bahwa Awal Desember dilaksanakan pembentukan Panitia YAAHOWU tahun 2017 dan sebagai tuan rumah Pemko Gunung sitoli, selanjutnya tahap ke-11 penguatan kerjasama Kemenpar 5 Kabupaten/Kota KEPNI dengan Kementrian pendukung Pariwisata (Menko matirim, kementrian Perhubungan, perikanan, PU, TNI/Polri, Dewan Kerajinan Tangan Nasional (DKTN), Investor, pelaku atau Industri Pariwisata Nasional, Badan Ekonomi Keratif Nasional, Perindag, BUMN) dan lain-lain pada Bulan Februari 2017.
Terkait tahap yang ke-12 yaitu pelakasanaan pesta YAAHOWU bulan Maret sampai dengan Desember 2017 yang secara berkelanjutan dilaksanakan.
"Ya, dengan terlaksananya tahap demi tahap program pemerintah 5 Kabupaten/Kota KEPNI ini dan termasuk Launching Pesona Pulau Impian itu, merupakan kebanggaan bersama Ono Niha. Apalagi pembangunan Pulau Nias ini, sangat didukung penuh oleh Pemerintah Pusat melalui kebijakan dan Arahan Kementrian Pariwisata RI sesuai kerja keras Tokoh- tokoh kita berasama 5 Kabupaten/Kota se Kepulauan Nias dalam perjuangan DPP HIMNI dan DPD HIMNI secara keseluruhan," ungkapnya bangga.
Hal senadah Juga Ketua DPC-HIMNI Kabupaten Pelalawan, Samazasa Ndruru menambahkan kepada UNGKAP RIAU bahawa kepulauan Nias pada tahun 1970 hingga awal 1980 menjadi tujuan pelaku wisatawan dari luar negeri. Bahkan pada kala itu, Wakil Presiden RI ketiga, Adam Malik, pernah berkunjung ke Kepulauan Nias sekaligus menetapkan Gomo (Nias Selatan) sebagai Desa budaya ketika itu.
Mengingat masa-masa keemasan pariwisata Kepulauan Nias itu telah lewat, membuat Masyarakat Pulau Nias hilang semangat untuk berkembang.
"Kita berharap bahwa upaya serta kerja keras Tokoh-tokoh kita di Nias memperjuangkan tanah kelahiran kita. Harus kita ambil bagian, ketana daerah itu sedang sampai pada titik balik kebangkitan pariwisata Kepulauan Nias ditandai dengan diluncurkannya tagline “Nias Pesona Pulau Impian” oleh Kementerian Pariwisata RI di Jakarta pada tanggal 2 Juni 2016," ujarnya.
Samazasa Ndruru, kita sangat bangga sebagai Ono Niha saat ini, karena didalam kepemimpinan Joko Widodi-JK akan menciptakan berbagai terobosan dalam hal membangun daerah-daerah yang memiliki kekayaan potensi di daerah itu. "Bukti karya nyata Presiden kita saat ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya yang diwakili oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Indonesia, Esti Reko Astuti, meluncurkan even Pesta Ya’ahowu 2016.
Ada pun agenda Pesta Ya’ahowu 2016, yakni, pembukaan pada 17 September di Lapangan Orurusa, Telukdalam, Nias Selatan. Pada hari pertama lima kabupaten/kota se-Kepulauan Nias akan menampilkan atraksi seni dan budaya.
Kemudian pada hari kedua pembukaan pameran yang berlangsung selama tiga hari. Pada hari yang sama dilaksanakan kunjungan ke objek wisata Boronadu, Sorake, Hilinawalo Mazino, Orahili, dan Hilimondregeraya. Keesokan harinya dilanjutkan dengan pagelaran seni dan budaya.
Masih dalam rangkaian kegiatan ‘Pesta Ya’ahowu”, pada rentang waktu Agustus-September, digelar pemilihan duta wisata Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Utara.
Sementara itu, di Kabupaten Nias Utara pada bulan September digelar pertunjukan seni budaya, festival kuliner, lomba desain dan peragaan busana tradisional, perlombaan paduan suara, maena, dan olahraga tradisional.
Selanjutnya pada tanggal 24-26 November 2016 di Kota Gunungsitoli berlangsung perlombaan maena, lagu tradisional, paduan suara, desain busana tradisional, olahraga tradisional, festival kuliner, atraksi seni budaya. tujuan diadakannya event “Pesta Ya’ahowu” untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya peran pariwisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan memajukan perekonomian daerah serta mengembangkan daya tarik wisata yang terintegrasi, terjadwal dan berkesinambungan,” kata Samazasa Ndruru seraya mengajak masyarakat asal Nias di perantauan untuk ikut mendukung dan mensosialisasikan upaya serta kerja keras Pemerintah kepulauan Nias yang sedang berjuang membangun Tano Niha. (Y01/Abdul)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















