UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Pada hari Jumat (16/09/2016), sekitar pukul 24.00 Wib (malam), seorang pemuda didapati tidak bernyawa oleh adiknya karena gantung diri di ruang tengah rumah mereka yang beralamat di Jl.Markisa, Gg.Kampe, Kel.Kerinci Kota, Kec.Pkl.Kerinci, Kab.Pelalawan.
Korban berinisial RAT (27) dan merupakan seorang Karyawan toko. Ia tinggal berdua dengan adiknya yang akrab disapa dengan panggilan Ron (36).
Menurut sang adik (Ron) yang menjadi saksi utama yang menemukan korban, bahwa sepulangnya ia bermain sekitar pukul 24.00 Wib, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah beberapa kali mengetok pintu dan tidak ada jawaban, kemudian ia menghubungi korban melalaui Via telepon agar dibukakan pintu, namun setelah berkali-kali melakukan panggilan tetap saja pintu rumah tidak terbuka dan juga Hp korban diluar jangkauan.
Ron, "waktu saya pulang pintu dikunci dari dalam.
| Baca juga: | |
| Generasi Muda Inhil Diminta Sukseskan Pembangunan | |
| Disnaker Pekanbaru Tetapkan Santunan Aferlius Halawa | |
| Jajaran SKPD Pelalawan Adakan Pertandingan Tarik Tambang | |
Dengan tidak habis akal dan dengan perasaan risau, Ron pun mencoba melihat kedalam rumah melalui jendela yang tidak terkunci. Akan tetapi, saat melihat kedalam, ia terkejut dengan kondisi RAT (korban) dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang warna hijau di lehernya. Tepat diruang tengah rumah mereka.
"Rupanya jendela ngak dikunci, saya coba lihat kedalam dan saya terkejut melihat dia tergantung diruang tengah", ucapnya.
Sang adik pun langsung bergegas meminta pertolongan dari tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalan Kerinci. Akan tetapi, saat dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban, ditemukan 2 lembar kertas kecil dari dalam kantongnya yang bertuliskan permohonan maaf yang mendalam.
Menurut sang adik, korban berada di Pkl.Kerinci baru 3 bulan lamanya, aktifitas sehari-harinya hanyalah bekerja.
Ron juga menambahkan, pada hari korban ditemukan tewas, sebelumnya ia pulang lebih awal dari biasanya.
"Hari ini dia pulang sekitar jam 2 siang, padahal jam 10 malam biasanya dia pulang. Dia sempat cerita kalau ada masalah dengan teman kerjanya karena berkelahi", tambahnya.
Dengan kejadian tersebut, pihak kepolisian mengambil tindakan dengan Mendatangi TKP, Mencatat Saksi-saksi dan Membawa jenazah korban ke RSUD Selasih guna dilakukan Visum. (Humas/Urc)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














