UNGKAPRIAU, PELALAWAN - Dalam rangka mendukung program Promoter No III yang dicanangkan oleh Kapolri, Polsek Bunut lakukan Sosialisasi membangun daya cegah dan daya tangkal warga terhadap kelompok Radikal Pro Kekerasan dan Intoleransi terhadap Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta Tokoh Masyarakat di Kelurahan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kamis (14/10/2016), sekira pukul 09:00 WIB.
Dalam kegiatan itu turut hadir Sekcam Kec.Bunut, Nurazid, Lurah Kel.Bunut, Raja Eka Putra, Kapolsek Bunut, AKP Mahendra Yudi Lubis SH, Kanit Sabara Reskrim Polsek Bunut, AIPDA Gindo CH,Kanit Intelkam, BRIPKA Doni O, Kasium Polsek Bunut, AIPDA Zainudin serta masyarakat Kelurahan Bunut.
Rangkaian kegiatan juga di isi dengan perkenalan dan pemaparan Kapolsek Bunut, AKP Mahendra Yudi Lubis SH, serta penyampaian materi tentang Paham Radikalisme dan Intoleransi oleh Kanit Intelkam Polsek Bunut BRIPKA Doni O.
Kapolsek Bunut dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi diri sendiri dengan pribadi yang kuat dalam mengantisipasi adanya paham ISIS dan paham Radikalisme dalam lingkungan masyarakat.
AKP Mahendra Yudi Lubis SH juga memberikan pemahaman bahwa paham ISIS dan Paham Radikalisme sangatlah bertentangan dengan Ideologi Pancasila dan Negara Indonesia.
Menurutnya, munculnya paham Radikalisme yang terjadi di Indonesia karena adanya kesalahan dalam pemahaman belajar Agama. "Cara untuk pencegahan terhadap paham Radikalisme dapat dilakukan melalui keluarga dengan cara memperhatikan kepada siapa mereka bergaul, lingkungan sekolah, menjauhkan anak-anak dari permainan (Game Online) yang mengandung kekerasan, melibatkan diri dalam organisasi keagamaan yang benar dan memahami hukum yang berlaku.
| Baca juga: | |
| BNPB Riau Sosialisasikan Pencegahan Kalhutla di Kampar | |
| Pemilik Bengkel Jalan Seminai Pangkalan Kerinci Dibekuk Polisi | |
| Polres Kuansing Tangkap 2 Pelaku Perkosaan Bidan Desa | |
Kanit Intelkam Polsek Bunut, BRIPKA Doni O, juga turut menyampaikan sambutannya. Dalam kesempatan itu ia memaparkan mengenai penanganan kelompok Radikal, Pro Kekerasan dan Inteloransi yang lebih optimal dengan deteksi dini dan deteksi aksi.
Ia juga menyampaikan agar masayarakat harus selalu waspada kepada para pengurus dan pengunjung mengenai bahaya kelompok Teroris seperti ISIS dan kelompok Radikal yg simpatisan yang menjadi pendukung ISIS yang ada di Indonesia. "Waspadai aliran kepercayaan yang bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila," tegasnya.
Tambahnya, kita harus paham mengenai Dasar Negara Republik Indonesia yang berideologi Pancasila dan Bhinneka Tunggal serta membangun sikap Keagamaan. "Hal itu agar jangan terpengaruh dengan ajakan-ajakan yang mengatas namakan Agama untuk berbuat jahat karena tidak sesuai dengan ajaran agama Islam," jelasnya mengakhiri.
Kegiatan sosialisasi tersebut selesai sekira pukul 10:00 WIB dan berlangsung dengan situasi aman dan terkendali, masyarakat pun sangat antusias menerima pencerahan dari para narasumber. Urc
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














