Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Terkait Pengalihan Isu Atau Rekayasa.
Kapolri Tito Karnavian: Saya Siap Dicopot Jika Kasus Bom Bekasi Terbukti Rekayasa

Urc
Sabtu, 17 Des 2016 | dilihat: 1247 kali

JAKARTA, UNGKAP RIAU - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian siap mengundurkan diri dari Jabatan Kapolri jika kasus bom di Bekasi terbukti sebagai pengalihan isu atau hasil rekayasa seperti yang belakangan banyak dituduhkan.

"Kalau ini adalah rekayasa, saya siap dicopot sebagai Kapolri," ujar Jenderal Polisi Polisi Tito Karnavian di Markas Besar Polri, Jakarta kepada UNGKAPRIAU, Jumat, 16 Desember 2016.

Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan bahwa pengalihan isu tidak ada.

Kapolri mengatakan penyergapan tersangka terorisme di Bekasi adalah murni hasil dari kegiatan intelijen yang dilakukan Polri selama berbulan-bulan.

Polisi menangkap jaringan pengebom di Bekasi yang rencananya akan diledakkan di Istana Presiden pada Ahad, 11 Desember 2016.

Selain banyak muncul respons positif, para netizen di media sosial banyak menyebut penangkapan jaringan itu adalah pengalihan isu dari kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio yang disebut melontarkan tuduhan itu. Polisi memanggil Eko atas tuduhan ini.

Jenderal Polisi Tito meminta pihak yang mengatakan kasus tersebut merupakan pengalihan isu, untuk menunjukkan bukti-bukti nyata kepadanya.

Jika terbukti kasus tersebut rekayasa, Kapolri akan menindak tegas pelaku yang melakukan rekayasa.

"Kalau seandainya memang ada bukti, kalau ini rekayasa, tolong tunjukkan buktinya itu," tegas Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Urc)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved