JAKARTA, UNGKAP RIAU - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian siap mengundurkan diri dari Jabatan Kapolri jika kasus bom di Bekasi terbukti sebagai pengalihan isu atau hasil rekayasa seperti yang belakangan banyak dituduhkan.
"Kalau ini adalah rekayasa, saya siap dicopot sebagai Kapolri," ujar Jenderal Polisi Polisi Tito Karnavian di Markas Besar Polri, Jakarta kepada UNGKAPRIAU, Jumat, 16 Desember 2016.
Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan bahwa pengalihan isu tidak ada.
Kapolri mengatakan penyergapan tersangka terorisme di Bekasi adalah murni hasil dari kegiatan intelijen yang dilakukan Polri selama berbulan-bulan.
Polisi menangkap jaringan pengebom di Bekasi yang rencananya akan diledakkan di Istana Presiden pada Ahad, 11 Desember 2016.
Selain banyak muncul respons positif, para netizen di media sosial banyak menyebut penangkapan jaringan itu adalah pengalihan isu dari kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
| Baca juga: | |
| Kapolri Tito Karnavian Lantik Enam Kapolda Baru | |
| Kapolri : Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi | |
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio yang disebut melontarkan tuduhan itu. Polisi memanggil Eko atas tuduhan ini.
Jenderal Polisi Tito meminta pihak yang mengatakan kasus tersebut merupakan pengalihan isu, untuk menunjukkan bukti-bukti nyata kepadanya.
Jika terbukti kasus tersebut rekayasa, Kapolri akan menindak tegas pelaku yang melakukan rekayasa.
"Kalau seandainya memang ada bukti, kalau ini rekayasa, tolong tunjukkan buktinya itu," tegas Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Urc)
| Sokhiatulo Laia dan Yusuf Nache Hadiri Paripurna Penyepakatan Ranwal RPJMD 2025-2029 | |
| Sokhiatulo Laia Sambut Baik Kunjungan Kerja Anggota DPD-RI Di Nias Selatan | |
| Dewan Pers Tegaskan HCB Tak Punya Legal Standing Lagi | |
| Dr. ST Burhanuddin Akan Tindak Jaksa Main Proyek | |
| H.Zulmansyah Sekedang: PWI Tetap Satu, Kisruh Berawal Dari Kasus Cash Back | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |













