40 Tahun Menggeluti Usaha Batu Akik
Ashari; Sungai Kampar Kaya Akan Hasil Alamnya
Penulis: andi usman 23/1 | Minggu, 23 Nopember 2014 | 18:28 WIB Dibaca: 3044 kali



Salah seseorang pemangku adat Kampar bergelar Datuk Panglima Persukuan Gantiang yang bernama ( Ashari) umur 52 tahun bertempat tinggal di Dusun Taratak Desa Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang Seberang sudah menggeluti usaha batu akik selama 40 tahun.

Ia memasarkan batu akik yang berasal dari Sungai Kampar-Riau. Batu akik tersebut bermacam - macam warnanya ada berwarna hitam, putih, biru, merah dan warna abu- abu.

Ashari yang bergelar Datuk Gantiang ini, Sabtu (22/11), kepada urc, mengatakan, siap memasarkan pada semua orang yang ingin dan berminat pada batu akik. Batu akik yang ia pasarkan berasal dari Sungai Kampar, realitanya sudah banyak pembelinya, ujar Ashari diPasar Air Tiris.

Rata - rata perhari tiga buah batu akik terjual. Ashari sangat menekuni usahanya, karena berkat usahanya itu dapat membantu kebutuhan hidup keluarganya.

“Harga batu akik yang saya dijual tidak terlalu mahal dan harganya bervariasi satu buah batu akik bernilai Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu, kadang- kadang perhari terjual 3 buah batu akik”.

Bila dihitung dalam kurun 40 tahun ini cukup banyak penghasilannya. Semua itu berasal dari aset Sungai Kampar yang sudah di peroleh diperkirakan sudah mencapai ratusan juta rupiah. Terlebih lagi tahun ini masyarakat di Provinsi Riau sibuk memburu batu akik di Kampar.
Ashari siap bertarung memperagakan batu akik yang berasal dari Sungai Kampar baik di seluruh Kabupaten/kota di Provinsi Riau bahkan nasional. Mengapa ia sampaikkan demikian, karena contohnya batu kerikil saja kualitasnya sangat bagus. Selain itu juga, Sungai Kampar adalah aset Pemerintah daerah yang notabennya terdapat harta - harta cukup berharga seperti batu kerikil, batu mangga, sirtu dan batuk akik yang telah kami pasarkan, itupun tidak ada kalahnya dengan harta karun Sungai Kampar di Kabupaten dan kota Provinsi Riau lainnya. Katanya

Lebih lanjut Ashari mengatakan, untuk menggali harta Sungai Kampar baik timah, emas dan semua yang terdapat didalamnya dibutuhkan tenaga - tenaga ahli dari pihak luar, karena tenaga yang ada dari Kampar sendiri belum ada, untuk sementara Aset Sungai Kampar masih banyak dan melimpah ruah, sehingga masyarakat saat ini hanya mampu mengelolah batu kerikil dan batu mangga saja.

Ashari berharap kedepan supaya masyarakat Kampar menjaga dan haruslah hati-hati dalam mengelolah aset Sungai Kampar dan jangan sampai merusak lingkungannya, namun sebaliknya jika kita amburadul mengelolahnya, misalnya mengambil batu kerikil dan batu batuk akik dan batu - batu yang lainnya dengan cara sembarangan tentu akan mengakibatkan rusaknya lingkungan Sungai Kampar yang pada gilirannya nanti masyrakat yang akan menjadi korbannya.

“bila ada kedapatan baik masyarakat atau perusahaan merusak kelestarian lingkungan di Sungai Kampar, diminta ditindak tegas oleh pihak yang berwenang sesuai perundang-undangan yang berlaku”. Ashari mengakhiri. (andi usman)

*
[ Kembali ]
Berita Lainnya
Kebakaran Hebat di Serang
Hanguskan Material dan Dua Truk
Polsek Kerumutan
Berikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu
PT. Asian AGRI Dan PT. SLS Buka Acara Pelatihan Petani Sawit Swadaya
Pelatihan yang diberikan kepada kelompok tani sawit guna mengejar RCPO
20:58 Ketua ICMI, Eric Suhenra Pertanyakan Kehadiran Adi Sukemi-M.Rais Setiap Penyerahan BLT-DD
04:55 Adi Sukemi ST,MM: Baca Dulu Fungsi Anggota Dewan Baru Bertanya
19:11 Eric Suhenra,S.I.Kom Pertanyakan Kinerja Anggota DPRD Riau Asal Dapil Siak-Pelalawan
15:39 H.Syafrizal,SE: Ada Politik Terselubung Pilkada Desember 2020
20:12 Pranseda S,SH: Pemangkasan Dana Publikasi di Dewan Mengundang Kekecewaan Media
01:45 H.Anton S. S.Ud: Jangan Jadikan Momen Penyerahan BLT-DD Covid-19 Alat Pilkada 2020
18:50 Samsul Bahri Sayangkan Pemangkasan Dana Media di Dewan
22:43 Adi Sukemi, ST,MM: Pemangkasan Dana Publikasi Media Instruksi Pemerintah Pusat
21:57 Hardian Syahputra ST,MT: 15 Paket Pekerjaan Fisik T.A 2020 Sudah Selesai di Uplod di ULP
22:11 Ishar D Meminta Boikot Pemberitaan Kegiatan Seremonial Dewan
06:44 DPP MOI Yakini 210 Wartawan Siap Mengikuti Program UKW
20:06 AKBP Indra Wijatmiko Janjikan Umroh Gratis Untuk Penangkap Narkoba 2 Kg
22:26 Nophy T Suoth,SH,MH: Perkara Karhutla PT Adei Platations And Industry Memasuki Tahap II
02:37 AKBP Indra Wijatmiko,SH,SIK Irup Upacara Kenaikan Pangkat Personil Polres Pelalawan
04:04 LSM-KPK Meminta Keterlibatan Kasmarni di Kasus Hutan Bengkallis Dibuka Kembali
05:46 SYAMSIR Sosialisasikan Pencegah Covid-19 Melalui Lagu Ciptaanya Judul: Ayo Pakai Masker
20:23 Pesawat Tempur Milik TNI-AU Meledak dan Menimpa Pemukiman Masyarakat Kubang Jaya
20:28 Polsek Pkl Kuras Berhasil Tangkap 2 Pelaku Curanmor
19:31 AKP M.Faizal Ramzani Torehkan Prestasi dan Apresiasi Penangkapan Narkotika di Wilkumnya
03:26 Kapolres AKBP Indra Wijatmiko,SH,S.Ik Salurkan bantuan Sembako Beras Sebanyak 11 Ton
Home | Politik | Ekonomi | Olahraga | Pendidikan | Budaya | Hukum | Hiburan | Nasional | Internasional | Galeri Foto | Tokoh | Opini | Pekanbaru | Pelalawan | Dumai | Bengkalis | Siak | Kampar | Inhu | inhil | Kuansing | Rohul | Rohil | Meranti | Surat Pembaca | Redaksi