Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
PLTA KOTA PANJANG DIBUKA
Pj. Bupati Kampar Himbau Seluruh Masyarakat Waspada

REDAKSI UNGKAPR
Jumat, 03 Mar 2017 | dilihat: 1395 kali
Foto: Kondisi daerah Kabupaten Kampar setelah PLTA Kota Panjang dibuka pintu air meluap dan menggenangi beberapa daerah Desa

KAMPAR, UNGKAP RIAU - Peduliannya Pj. Bupati Kampar tentang potensinya akan terjadi bencana Alam akibat Hujan yang terus mengguyur Provinsi Riau akhir-akhir ini. Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kampar khususnya yang berpemukiman di daerah aliran sungai untuk berhati-hati dengan potensi bencana alam.

Demikian himbauan ini disampaikan Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi, Jumat (3/3/2017) kepada UNGKAPRIAU melalui surat edarannya Nomor 030/KIT.00.03/Pl.KTPJ/2017 yang berhubungan dengan musim hujan yang mengakibatkan meningkatnya curah hujan di sisi hulu dan overlep Air pada PLTA koto panjang. 

Dengan demikian, diharapkan kepada seluruh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di daerah aliran sungai Kampar untuk berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan.

Apabila PLTA kota Panjang dilakukan pembukaan pintu pelimpahan. Koordinasinya dan diinformasikan kepada masyarakat pada himbauan atau surat edaran berikutnya.

Kepada saudar Asisten, rekan2 Kepala Dinas, Badan dan Kantor selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk selalu update kondisi akhir siaga banjir.

"Ya, untuk siaga bencana alam (Banjir) dimanapun yang berpotensi sebagai titik rawa banjir (daera Hulu dan Hilir) agar meningkatkan koordinasi serta komunikasi dengan stakeholders dan atau satuan instansi  terkait pada level masing-masing. Apalagi dengan rencana pembukaan pintu Air PLTA pada pukul 14.00 hari ini 3 Maret 2017," imbuhnya. 

Syahrial Abdi menekankan agar pembukaan pintu PLTA Kota Panjang pada pukul 14:00 ini disebarluaskan informasinya kepada seluruh masyarakat untuk kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadi Arus deras dan kenaikan elevasi air pada sepanjang aliran Sungai kampar yg berakibat terendamnya beberapa desa pada dataran rendah.

Untuk itu menurut Pj. Bupati Kampar ini meminta masyarakat agar mengurangi aktivitas di sepanjang sungai. Menjaga dan mengamankan ASET peternakan, perikanan yang ada di sepanjang sungai.

Kemudian diminta juga kepada masyarakat untuk tidak panik berlebihan dan harap tetap tenang serta selalu mengikuti perkembangan informasi.

Lanjutnya, kepada Camat-camat, diminta untuk meneruskan informasi ini kepada para KUA agar dapat disampaikan di Mesjid-mesjid saat melakukan Sholat jumat hari ini dan mendoakan semua urusan kita diberi kemudahan dan terlindungi seluruh masyarakat Kampar dari mara bahaya. (URC)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved