Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Minta Do’a Restu Etnis.
Calon Bupati Zukri Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Nias Kabupaten Pelalawan

Y01-UR
Selasa, 25 Agus 2015 | dilihat: 4452 kali
Foto: Saat Bupati Zukri Misran Silaturahmi Kepada Tokoh-tokoh masyarakat Nias Kabupaten Pelalawa, di kediaman Ketua Cabang IKN Pkl. Kerinci.

UNGKAP RIAU, PELALAWAN- Calon Bupati Pelalawan H.Zukri Misran, Rabu (21/08) kemarin, datangi Rumah Ketua Ikatan Keluarga Nias (IKN) Cabang Pangkalan Kerinci untuk memintak Do’a restu yang sekaligus dukungan masyarakat Nias Pelalawan pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang.

Kunjungan Calon Bupati Pelalawan (Zukri Misran) ini di sambut baik oleh Ketua Cabang IKN Pkl. Kerinci, Romanus Telambanua, Ketua DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesai (HIMNI), Samazasa Ndruru, Ketua DPD HIMNI Riau, Drs. Sozifao Hia M.Si, Pendeta Jemaat BNKP Efrata Pk. Kerinci, Teolo Lafau S.Th dan Para Pengusahan Ononiha se- Kabupaten Pelalawan.

Usai pembukaan dari Drs. Sozifao Hia M.Si, selaku Tokoh masyarakat Kab. Pelalawan Zukri langsung meminta masyarakat IKN Kabupaten Pelalawan agar ikut serta mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah pada tanggal 9 Desember 2015 melalui Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pelalawan.

“Sebagai Calon Bupati Pelalawan berharap kepada bapak dan Ibu serta saudara-saudari untuk ikut serta mengambil bagian dalam menentukan Pemimpin Daerah Pelalawan pada Periode 2016-2021, karena melalui silaturahmi inilah saya bersama Bapak Anas Badrun memohon dukungan masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan untuk Pemilukada serentak 9 Desember  2015 ini,” pintanya.

Demikian Do’a restu masyarakat Nias Pelalawan ini diharapkan oleh Pasangan Zukri-Anas Badrun  ketika dia bersilaturahmi di kediaman Ketua IKN Cabang Pkl. Kerinci, di Gang 2000 kemarin.

Menurutnya, jabatan seorang pemimpin tersebut merupakan amanah dan amanah itu di berikan oleh masyarakat melalui 29 Organisasi Paguyuban yang ada di daerah Kabupaten Pelalawan. Ya, walaupun Drs. H. Abdul Anas Badrun tidak hadir dihadapan bapak-bapak dalam silaturahmi ini, namun beliau telah menitipkan salam untuk disampaikan kepada tokoh-tokoh masyarakat Nias Pelalawan, Tokoh Pemuda dan pemudi, karena dia sedang diluar daerah.

Lebih jauh Zukri menjelaskan bahwa dia tidak Arogan. “Saya tidak arogan dan atau ambisi mengejar jabatan seorang Bupati.

tujuan saya hanya ingin berbuat lebih banyak untuk daerah yang saya cintai ini dan ingin membuat masyarakat Pelalawan senyum, damai, nyaman dan sejahtera tanpa melihat dari berbagai perbedaan suku, ras maupun agamanya,” katanya.

Dia juga sangat menyayangkan adanya terjadi kepada masyarakat perlakuan-perlakuan yang tidak adil, baik dari pemberian hak-hak misalnya, maupun lain sebagainya. Karena menurut Kader Partai PDIP ini, masyarakat yang berdomisili di daerah Kab. Pelalawan ini tidak ada perbedaan dan atau dibeda-bedakan dengan masyarakat penduduk asli putra daerah. Baginya masyarakat akan memiliki porsi yang sama.

Mengenai visi dan misinya, sudah dia persiapakan bersama Drs. H. Abdul Anas Badrun dan akan di paparkannya pada saat waktu tiba kampanye. Apabila terpilih nantinya jadi bupati, dia ingin membuat daerah Pelalawan menjadi contoh dan atau barometer perkembangan bagi daerah Kabupaten/kota yang ada di Riau.

Terkait pernyataan Pemerintah Kabupaten Pelalawan tentang pemicu naiknya 12 persen angka kemiskinan di daerah ini. Itu pernyataan yang miris, karena bagaimanapun sudah merupakan kewajiban pemerintah untuk mengurus dan menyelesaiakan hal-hal sedemikian.

Ditambahkannya, harusnya Pemerintah jangan berlindung dibelakang Imigrasi dan atau masyarakat pendatang bila kita gagal mencari solusi penyelesaian dibidang pengetasan kemiskinan itu, karena statemen sedemikian akan berbalik. Apalagi saat ini masyarakat kita sudah cerdas dan bisa melihat mana yang baik dan mana yang buruk. Terlebih dalam menilai keberhasilan pemerintah itu sendiri.

“Kita jangan pernah berlindung dibelakang Imigrasi dan atau masyarakat pendatang tentang angka kemiskinan di daerah ini, sebab, itu sudah merupakan kewajiban Pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut. Nah, bila angka kemiskinan naik 12 persen sesuai dengan pemeritaan salah satu media Online, tentu hal tersebut merupakan kegagalan Pemerintah kita,” ungkapnya.

Sambungnya, persoalan Pendidikan Gratis yang kini sedang di gembor-gemborkan ini, suatu polemik ditengah-tengah masyarakat. Pasalnya, pemerintah begitu semangat dan berani menyampaikan pada publik bahwa Pendidikan Gratis di daerahnya. Padahal, masih saja ada pungutan seperti perlengkapan pakaiayan seragam anak sekolah dan bahkan akhir-akhir ini saya dengar, siswa-siswi membayar bangku duduk di sekolah.

“Pemerintah harus dengan jelas memberikan penjelasan kepada masyarakat apa-apa saja yang di gratiskan kepada siswa-siswi, jangan kita tamengkan program dalam mencapai suatu keberhasilan yang nyatanya pembohongan,” tukasnya

 

Zukri, bila saya diamanhkan dan dipercayakan menjadi Bupati Pelalawan oleh masyarakat untuk Periode 2016-2021, hal-hal seperti ini yang perlu diluruskan dan di selesaikan kepada masyarakat. Baik persoalan statemen mengenai pemicu angka kemiskinan, Pendidikan Gratis maupun persoalan lainnya, tutupnya. Y01-UR



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved