PELALAWAN, UNGKAP RIAU - Arsita Kurniawati Gulo. Merupakan salah seorang pasien yang mau berobat di Puskesmas Pangkalan Kerinci, Pelalawan, merasa dihina oleh oknum pelayan puskesmas Pkl kerinci yang mengaku sebagai dokter Rolda Simanjuntak.
Pasalnya, oknum yang mengaku sebagai Dokter di puskesmas Pangkalan Kerinci ini, tanpa memeriksa pasiennya langsung ia fonis dengan ungkapan tidak sopan.
Semestinya oknum yang mengaku dokter Rolda Simanjuntak ini memerikasa saya terlebih dahulu. Akan tetapi, tidak sedemikin. Malahan dia menuduh saya hamil.
"Tuduhan ini salah satu penghinaan terhadap saya," kesal Arsita Kurniawati Gulo (Pasien) kepada UNGKAP RIAU di Jalan Lintas Timur, usai dirinya berobat di puskesmas tersebut, Senin (6/3/2017).
Untuk diketahui bahwa saya pergi bersama kakak kepuskesmas itu, untuk berobat, karena yang saya alami dalam dua hari belakangan ini, sakit kepala, pileg dan maag. Namun sayangnya oknum yang mengaku sebagai dokter Rolda Simanjutak ini beraninya dia melontarkan kalimat tidak sopan "kau hamil ya"?!, begitulah ungkapannya pada ketika itu.
Padahal, jika kita belajar dari Pengalaman dan dimana pun pasien berobat di RS, klinik dan puskesmas misalnya. "Pelayan atau dokternya terlebih dahulu menanyakan pasien nya apakah sudah bekeluarga atau belum. Akan tetapi di Puskesmas Pkl kerinci ini, sangat aneh.
| Baca juga: | |
| Jangan percaya calo | |
| Lurah Kerumutan Lakukan Pendidikan Sosial Bersih Lingkungan | |
| Sejumlah Satker Merasa Tertekan | |
Lanjutnya Arsita mengatakan, saat dirinya meminta surat keterangan sakit dari puskesmas tersebut Nada spontan Rolda Simanjuntak "itu kan!" Pasti obat ini nantinya tidak kau minum sampai dirumah dan palingan hanya surat keterangan berobat saja dari kami yang kau butuhkan. Sepertinya oknum dokter ini tidak pernah diajari sopan santun.
Arsita juga menambahkan kepada wartawan bahwa petugas pelayan di Puskesmas ini sangat menyebalkan, karena mereka membandingkan sama semua pasie yang berobat di sana.
Mengapa hal ini saya sampaikan, karena di waktu mereka memintai data serta keterangan saya terkait penyakit yang saya derita ketika itu. Mereka sambil menggosipkan pasien yang pernah berobat sebelumnya di Puskesmas itu. Bahkan cerita gosip Rolda Simanjuntak selaku orang yang mengaku dokter bersama rekan kerjanya merupakan cerita mengatai Pasien.
"Ya, dalam cerita mereka itu, ada salah satu Pasien berjenis kelamin perempuan (gadis) meminta pihak puskesmas diperban kupingnya untuk tidak masuk angin dan juga perut sipasien tersebut diperban dengan tujuan agar Susu sigadis tersebut (Pasien Red) tidak turun dan terlihat kenyal," kata Arsita sembari menyesali sikap Puskesmas ini yang suka mengatai pasiennya.
Kendatipun ada permintaan pasien sedemikian dan tidak perlu dijadikan sebagai bahan cerita oleh mereka. Jika pasiennya diceritakan di hadapan pasien lainnya pasti yang lainnya merasa diceritakan juga.
Saya atas nama pasien (Arsita Kurniawati Gulo) meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) agar dapat membina dan mengajari para oknum dokter maupun petugas pelayan di Puskesmas Pkl Kerinci sopan dan santun terhadap pasien. (URC)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















