PELALAWAN, UNGKAP RIAU - Sehubungan dengan terjadinya penculikan anak yang nyaris menjadi korbannya, murid Sekolah SDIT AL BAYAN, Rabu tgl 22 Maret 2017 sekira pukul 16.00 wib bertempat di Sekolah Al Bayan Jln. Arbes Kec. Pkl. Kerinci.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Nias Pelalawan, Drs. Sozifao Hia, M.Si menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan dan Riau umumnya untuk mewaspadai anak-anak yang sedang bermain di pekarangan Rumah, jalan-jalan tanpa ada teman maupun saat anak-anak berangkat kesekolah.
"Tujuan Himbauan ini sebagai antisipasi para orang tua dalam mengawasi anak, karena informasi ini bukan HOAX melainkan betul adanya penculikan anak seperti yang telah menyebar informasinya bahwa di Daerah Provinsi Riau sudah ada dan tersebar pelaku penculikan anak yang mana pelakunya berbagai modus dilakukan untuk mengelabui dengan berpura-pura gila di pinggiran jalan," imbuhnya kepada Ungkap Riau, Rabu (22/3/2017).
Sizifao Hia mengatakan, dengan terjadinya penculikan Anak yang nyaris korbanya adalah murid Sekolah SDIT AL Bayan. Menandakan informasi penculikan anak itu benar-benar ada. Bahkan telah dilakukan pulbaket oleh Kapolsek Pkl. Kerinci beserta Panit II IK terhadap Kepala Sekolah SDIT Al Bayan Ustad GUFRON S.Pd terkait informasi adanya percobaan penculikan terhadap salah satu murid SDIT Al Bayan.
"Ya, dari hasil pulbaket diperoleh oleh Kapolsek Pkl Kerinci dari pihak Sekolah SDIT AL Bayan Bahwa benar telah terjadi percobaan penculikan terhadap salah satu murid Kelas V SDIT Al Bayan Jl. Arbes Kec. Pkl. Kerinci pada hari Rabu tgl 22 Maret 2017 diperkirakan pukul 12. 00 Wib (pada saat jam istirahat sekolah)," jelasnya.
| Baca juga: | |
| Untuk memotivasi masyarakat supaya lingkungannya bersih dan sehat | |
| Sejumlah Masyarakat Pelalawan Angkat Bicara | |
| 1000 Unit RLH Terbangun Untuk Masyarakat Kurang Mampu | |
Mengenai identitas korban An. MUHAMMAD HAFIZ, (10thn), Agama Islam, selaku Pelajar di SDIT AL Bayan di Jl. Arbes (samping sekolah Al Bayan) Kec. Pkl. Kerinci.
Kemudian dilakukan pulbaket thd korban dan diperoleh informasi dalam peristiwa kejadiannya dari keterangan korban.
"Korban menjelaskan kejadian bermula pada saat jam istirahat sekolah korban pulang ke rumah (samping Al Bayan) untuk makan siang, setelah makan siang korban hendak pergi ke Masjid (posisi Masjid bersebelahan dgn sekolah) untuk melaksanakan Sholat Dzuhur, ditengah perjalanan korban diberhentikan oleh OTK dan mengatakan "ayo ikut" namun korban menolak ajakan org tsb dan mencoba melarikan diri," ulas Hia meniru keterangan korban.
Dijelaskan Hia lagi, ketika korban mencoba melarikan diri dan langsung sejumlah pelaku menyekap dengan menggunakan kain / sapu tangan yg terdapat serbuk putih yg kemudian korban dibawa masuk ke dalam mobil Toyota Avanza warna hitam (nopol tdk diketahui) yg mana di dalamnya terdapat 5 orang lakis.
Selanjutnya korban dibawa pelaku menggunakan mobil ke arah Jl. Mess Pemda dan setibanya di simpang antara Jl. Arbes dan Jl. Mess Pemda korban diturunkan oleh OTK tsb dikarenakan melihat salah satu Anggota Polri yg menggunakan pakaian dinas lengkap.
Setelah menurunkan korban OTK tsb langsung melarikan diri ke arah simpang samak Kel. Kerinci Timur.
Selanjutnya korban dibantu oleh Anggota Polri tersebut dan membawa korban kembali ke sekolah.
Mengenai ciri2 kelima OTK menurut keterangan korban berperawakan besar / gemuk menggunakan baju kaos warna hitam dan hijau dan untuk umur diperkirakan antara 25 s/d 30 th menggunakan mobil Avanza hitam, kaca film hitam gelap dan pelek racing warna hitam.
Pada saat disekap ke arah mulut menggunakan kain / sapu tangan korban merasa pusing.
"Untuk lebih mengetahui keakuratan informasi ini silahkan menghubungi di konfirmasikan kepada Polsek Pkl Kerinci atau menghubungi Orang tua korban An. SAFROYAN (38) melalui Via Hp 081275431468," tutupnya.
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















