Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
SULAP DAERAH INHIL DENGAN PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA
Bupati HM.Wardan Apresiasi Progres Pembangunan Ruas Jalan Tempuling-Tembilahan

Redaksi UR, Yul
Sabtu, 10 Jun 2017 | dilihat: 1653 kali
Foto: H.M.Wardan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir.

INDRAGIRI HILIR, UNGKAP RIAU - Mewujudkan perubahan pembangunan yang gemilang di daerah berjuluk 1000 titian ini. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan ciptakan berbagai program pembangunan didaerah itu bersama pemerintahannya tanpa terkecuali untuk meningkatkan sarana dan prasarana Infrastruktur.

Meningkatkan pembangunan di daerah yang bejuluk 1000 titian ini oleh Bupati HM Wardan, pihkanya sedang merangkai daerah Desa, Kecamatan-Kecamatan, Hulu-hilir, Barat-timur dan selatan-utara untuk pelaksanaan pembangunan Infrastruktur Jalan yang salah satunya pembangunan Jalan Tempuling, Tembilahan. 

Pembangun yang di realisasikan Pemdakab Inhil dalam kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhil melalui jasa pihak ketiga (Rekanan kontraktor) dengan optimistis pihak rekanan (Komitmen) akan merampungkan pembangunan ruas jalan Tempuling, Tembilahan sebelum akhir tahun 2017.

Upaya Pemdakab Inhil dalam meningkatkan infrastruktur didaerah Inhil itu juga merupakan kegiatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI melalui Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II (Dua) Provinsi Riau dengan nilai Anggaran Rp.45.370.630.000. Proyek yang dikerjakan oleh PT Naga Mas Mitra Usaha tersebut tampak tidak main-main dengan Pemdakab Inhil melalui Dinas PUPR menekankan komitmen sehingga rekanan kontraktor nyatakan optimis akan selesai akhir tahun 2017. 

Demikian pernyataan tertulis ini di sampaikan Yusnaldi, selaku Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kab.Inhil kepada UR, Selasa (03/06/2017).

Yusnaldi dalam keterangannya memaparkan bahwa waktu sangat berpengaruh pada pembangunan jalan tersebut dan tidak bisa langsung mengambil kesimpulan kapan akan terselesaikan namun rekanan tetap optimis untuk menyelesaikannya tahun 2017 ini. "Masalah waktu, tetap kita tak berandai-andai, harapan kita kepada pihak pelaksana untuk tetap optimis selesai sebelum akhir tahun," katanya.

Ia juga menjelaskan, pihak pelaksana kegiatan pembangunan prasarana jalan ini, tengah melakukan rekonstruksi yang berupa Rigid untuk merangkai hubungan sejumlah ruas jalan di wilayah Tembilahan Hulu hingga Tembilahan. 

"Jalan Makam Pahlawan, parit 10 dan 11, satu sisi sudah dilaksanakan (Rigid).

Pekerjaan sampai saat ini masih dilaksanakan. Sedangkan untuk parit 6 dan sisa jalur kedua serta lainnya baru akan dilaksanakan setelah lebaran," terang Yusnaldi.

Mengenai pekerjaan yang sifatnya pemeliharaan jalan dan jembatan misalnya, sedang dalam proses pengerjaan oleh rekanan kontraktor atau pihak ketiga. 

Yusnaldi mengaku, dalam proses pelaksanaan kegiatan pembangunan itu, rekanan yang mengerjakan tidak mendapati adanya hambatan yang signifikan selain perkiraan sulitnya akses transportasi bahan material karena bulan ramadan, "hambatan hanya ada pada saat bulan Ramadhan dan Idul fitri. Hambatan tersebut adalah terkait pasokan material bangunan yang terjadi akibat akses transportasi yang relatif sulit," ujar Yusnaldi.

Menanggapi optimisme Dinas PUPR dengan rekanan tentang penyelesaian pembangunan ruas jalan Tempuling dan Tembilahan, dipastikan klir di akhir tahun 2017 ini, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan sangat mengapresiasi kinerja pihak rekanan. 

Menurut Bupati HM Wardan, sudah seharusnya setiap pekerjaan pembangunan dapat diselesaikan tepat pada waktunya, terlebih lagi bila berhubungan dengan Infrastruktur, ditambah dengan akan banyaknya masyarakat yang mudik bulan ramadan. "Penyelesaian pekerjaan tidak boleh molor, sebab akses transportasi menggunakan infrastruktur jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih saat idul fitri, yang mana infrastruktur jalan berpengaruh atas kelancaran transportasi mudik," ucapnya menjawab konfirmasi UNGKAP RIAU melalui via telpon seluler, Sabtu (03/06/2017) siang.

Bupati Inhil itu juga berpesan kepada Dinas PUPR dan rekanan kontraktor agar dapat bekerja sama dengan baik guna mewujudkan pembangunan yang berkualitas. 

"Pihak rekanan harus benar-benar serius dalam hal teknis pengerjaan. Begitu pula dengan pihak dinas PUPR, harus senantiasa melakukan pengawasan yang intensif terhadap pekerjaan yang tengah dilaksanakan sehingga infrastruktur jalan yang dibangun berkualitas. Jangan sebentar saja, jalan yang baru dibangun sudah hancur," pintanya.

HM Wardan juga mengimbau kepada masyarakat setempat agar dapat menjaga infrastruktur yang ada dan yang masih dalam proses pengerjaan. "Jaga pembangunan, karena kita susah mendapatkannya. Perlu usaha yang begitu luarbiasa dan waktu yang lama untuk bisa mendapatkannya, jadi perlakukan dan manfaat dengan sebaik - baiknya," ucapnya menyampaikan himbuan kepada masyarakat diakhir konfirmasi wartawan. (Adv/Hamdan)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved