SIAK. Ungkapriau.Com- Hampir seluruh ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kota se Provinsi Riau datang ke Kabupaten Siak untuk menghadiri acara pencanangan zakat pertanian di Kecamatan Bungaraya.
Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Nasional, Fitriansyah yang merupakan perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) , sebelum dirinya datang ke Riau, dia sudah melakukan pengecekan data daerah mana saja yang sudah melaksanakan zakat pertanian. Dan Baznas Pusat mengakui bahwa Kabupaten Siak satu-satunya daerah di Indonesia yang sudah melaksanakan zakat pertanian.
"Dari data yang ada sebagian besar masih melaksanakan zakat profesi, mal, zakat emas. Secara spesifik zakat pertanian ini baru Siak yang membuatnya," kata Fitriansyah, pada saat menghadiri acara pencanangan Hasil Zakat Pertanian, Senin (29/1/2018) di Kecamatan Bungaraya.
Syukur Alhamdulillah, sepanjang tahun 2017 yang lalu, kata Syamsuar. BAZNAS Kab. Siak telah mengumpulkan 12 Miliar Rupiah dari dana zakat, dan telah didistribusikan kepada para petani mustahiq dalam bentuk konsumtif dan produktif. Total keseluruhan dana zakat yang telah dikumpulkan sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2017 berjumlah Rp.51.450.000.000 dengan jumlah yang telah didistribusikan dalam periode tersebut sebesar 49.350.000.
| Baca juga: | |
| BPTP Provinsi Riau & Pemkab Siak Grand Opening Taman Teknologi Pertanian Disungai Mandau | |
| HGN dan PGRI Pemkab Siak Beri Penghargaan Atas Pengabdian 857 ASN | |
“Diharapkan setelah launchingnya zakat hasil pertanian ini, dapat menumbuhkan kesadaran kita semua untuk megeluarkan zakat secara tepat dan benar, artinya tepat sasaran mustahiq dan benar menurut syari’at Islam.
Masih kata Syamsuar, Rata-rata produksi padi pertahun selama 6 (enam) tahun terakhir (2012 sd 2017) sebesar 35.504 ton. Oleh karena itu terjadi peningkatan sebesar 25.8 % dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2011, yang hanya berkisar 28.220,57 ton. Sementara rata-rata produktivitas padi per-tahun selama 6 terakhir yaitu pada tahun (2012-2017), sebesar 4.815 ton/HA. Meningkat sebesar 18 persen dari keadaan tahun 2011 yaitu 4,078 ton/HA.
Danrem 031/Wirabima, Brigjen Edy Natar Nasution mengaku sangat terharu dengan pencanangan zakat pertanian di Kabupaten Siak. Apa yang telah dilakukan Bupati Siak, merupakan suatu bentuk kepeduliannya kepada masyarakat.
"Seorang pemimpin itu akan dituntut pertanggungjawabannya kelak. Dan kita melihat Bupati Siak sudah menunjukan tanggungjawabnya kepada rakyat dan juga mampu membuat potensi zakat Siak ini menjadi yang tertinggi di Riau, ," kata Danrem. (Op)
| Kapolda Riau Turunkan Ratusan Personil Mensosialisasikan Pencegahan Covid-19 di Siak | |
| Alfedri Harapkan Baznas Turut Adil Membantu Masyarakat Terpapar | |
| Kapolsek Tualang Bersama Koramil-X Perawang & Satpol PP Tegur Warga Abai Protokol Kesehatan | |
| Bupati Alfedri Anjurkan Masyarakat Taati Protokol Kesehatan | |
| Bupati Alfedri Himbau Masyarakatnya Tetap Waspadai Klaster Covid-19 | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |














