SIAK. Ungkapriau.com- Dalam mewujudkan daerah Kabupaten Siak sebagai sentral perekonomian masyarakat beberapa tahun yang akan datang. Bupati Syamsuar bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Riau melakukan Grand Launching Taman Teknologi Pertanian (TPP) di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kamis (02/08/18).
Bupati Siak ini memiliki banyak program unggulan yang sedang direalisasikan untuk mensejahterakan rakyat di daerahnya. Bahkan semangatnya membangun darah kabupaten Siak mendapat pengakuan dari masyarakatnya, Pemerintah Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat.
Pengakuan masyarakat Siak dan pemerintah pusat terhadap keberhasilan Bupati Siak ini, dibuktikan dengan penerimaan penghargaan akhir-akhir ini dari Pemerintah Pusat sebanyak 4 kali berturut-turut.
Bupati Siak ini juga memiliki banyak prestasi dalam mencari inspirasi baru untuk kemajua Kabupaten Siak dengan
berkeliling mengadopsi ide ide kreatif demi kemajuan daerah yang dipimpinnya tanpa kenal lelah dan pamrih.
Meskipun jabatan Bupati Syamsuar ini akan berakhir dengan melanjutkan amanah masyarakat Riau di Kursi Gubernur Riau kedepannya ini. Namun seorang tokoh yang berjulukan Visioner ini sangat diagunkan masyarakat Riau dan terbukti dalam Pilkada 27 Juni 2018 lalu menjadi Pasangan Calon (Paslo) Pemenang suara terbanyak di seluruh wilayah Riau.
Walaupun Syamsuar ini tinggal menunggu pelantikan untuk menduduki kursi Orang No.1 di Provinsi Riau (Gubernur). Namun semangatnya menjelang itu untuk kemajuan Siak, tidak pernah kendor, baginya hidup ini adalah ibadah mencari keridhoan Allah, dan selalu berbuat yang terbaik dengan menjalankan Program Lima Pilar Pembangunan di Kabupaten Siak.
Lima pilar program pembangunan yang berhasil direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) siak dibawah pimpinan Syamsuar ini seperti peningkatan akhlak dan moral, peningkatan ekonomi kerakyatan, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan kesehatan serta peningkatan infrastruktur. Salah satunya program yang mendukung sektor peningkatan ekonomi kerakyatan adalah pertanian yang baru saja disaksikan Grend Opening bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Riau di Desa Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak.
Bupati Syamsuar menyebutkan TPP adalah harapannya Kabupaten Siak bahkan bisa jadi untuk Provinsi Riau juga. Selama ini beberapa benih padi, bawang dan buah masih didatangkan dari luar wilayah siak.
"Dengan sudah adanya TPP di kabupaten Siak, tidak ada lagi impor benih dari luar Riau. Dengan begitu petani bisa diberdayakan untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," harap Gubernur terpilih ini.
Ia juga menyebutkan, saat ini cara pandang masyarakat di Kabupaten Siak sudah mulai banyak yang berubah, kini petani sudah mulai berangsur-angsur tidak lagi bergantung pada sawit, dan beralih ke bidang pertanian, seperti padi, bawang, nenas, dan lainnya.
"Kita juga sudah menerbitkan perda tentang pelarangan alih fungsi lahan pertanian untuk perkebunan sawit. Dan juga menyarankan untuk jangka panjang lebih bagus lahan dimanfaatkan menanam komoditi bidang pangan,dan berharap lahan pertanian ini diperluas lagi kedepannya," ungkapnya.
Sementara itu Kepala BPTP Riau Dr.ir.Nana Sutrisna MP di grand launching TPP Siak mengungkapkan "TPP merupakan sarana untuk melakukan pelatihan, pemagangan, pusat diseminasi teknologi, serta pusat advokasi bisnis center masyarakat di bidang pertanian dengan pendampingan dari dinas pertanian dan BPTP Riau sendiri," ujarnya.
Beliau menyebutkan, kegiatan grand launching ini untuk memperkenalkan sekaligus menyerahkan kepada Pemerintah Kab. Siak TPP pada masyarakat dan stake holder, khususnya pemerintah kabupaten Siak sebagai rekan setelah 2 tahun pembangunan yang sudah dimulai sejak Agustus 2016 lalu.
"TTP ini siap diserahkan ke pemerintah kabupaten Siak, Namun BPTP Provinsi akan terus melakukan pendampingan guna memantau perkembangan TTP Siak," sebutnya.
TTP Siak juga sudah memiliki berbagai kegiatan dengan petani, diantaranya berupa pelatihan pembenihan padi, pasca panen, pembenihan bawang, serta pasca panen, inkubasi, dan lainnya. Serta adanya kerjasama dengan Universitas Riau dan UIN Suska.
Lebih lanjut, untuk perkembangan TPP Siak di dalamnya terdapat pembenihan padi, pembenihan hortikultura seperti bawang merah diatas lahan seluas 0,5 hektare. Lalu juga ada buah-buahan yang dilaksanakan di lahan 4 Hektare dengan berbagai jenis buah tropis, serta perbibitan itik.
BPTP juga mengintroduksikan teknologi integrasi antara padi, itik dan ikan, atau disebut dengan binapadi. Ia menilai cara tersebut memiliki banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh petani, khususnya di Kecamatan Sungai Mandau sebagai daerah lahan pasang surut tipe C dan D. (ADV/Op)
| Bupati Alfedri Ajak Masyarakat tingkatkan Iman dan Taqwan | |
| Alfedri Harapkan Baznas Turut Adil Membantu Masyarakat Terpapar | |
| Kapolsek Tualang Bersama Koramil-X Perawang & Satpol PP Tegur Warga Abai Protokol Kesehatan | |
| Bupati Alfedri Anjurkan Masyarakat Taati Protokol Kesehatan | |
| Bupati Alfedri Himbau Masyarakatnya Tetap Waspadai Klaster Covid-19 | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















