PELALAWAN, ungkapriau.Com- Pembangunan renovasi Pasar Desa Pelalawan, Kec. Pelalawan, Kabupaten Pelalawan tahun anggaran 2016 menelan anggaran APBD sebesar Rp 200 Juta dan hasil pengerjaannya tidak memiliki kualitas hingga kondisinya saat ini mengalami kerusakan. Padahal, anggaran APBD yang dialokasikan mencapai 200 Juta kurang.
Terkait persoalan tersebut, ungkapriau.Com konfirmasikan kepada Kepala Dinas koperasi, UKM Perindag Kabupaten Pelalawan, Zuerman Das melalui Kasi Usaha Industri Dinas koperasi, UKM Perindag Kabupaten Pelalawan, Patriadi, Selasa (13/2/2018).
Patriadi, kerusakan pasar itu masih belum ditinjau sejauh mana kondisi kerusakannya, karena yang berhak melakukan monitoring terkait pasar-pasar di daerah ini adalah bagian pasar. Saya hanya sebatas PPK dalam pekerjaan renovasi pasar itu dan tidak ada tugas khusus untuk itu.
"Ya, mengenai nominal jumlah pagu dananya untuk pengrehapan itu, sebesar Rp 200 Juta kurang dari tahun 2016," jelasnya.
Dikatakan Patriadi, jika ada kerusakan dalam pasar yang baru di renovasi tahun anggaran 2016 itu akan dilakukan perbaikan.
| Baca juga: | |
| Masyarakat Diminta Tidak Mengasingkan Penderita Kusta | |
| Bupati Pelalawan Resmikan Kantor Desa | |
| Pelalawan Laksanakan Upacara Peringatan Hardiknas | |
Mengenai penggunaan bahan material bahan kayu itu, sudah sesuai dalam RAB.
Iyalah, "Perbaikan pasar itu akan dilakukan jika Kepala Desa sudah mengusulkan dalam rencangan anggaran tahun 2018 ini dan jika belum tentu tidak bisa dilakukan perbaikan karena menyangkut anggaran pembiayannya," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan fisik di kabupaten pelalawan terlebih dahulu diusulkan dan dibahas dalam Musrenbang.
Sudah habis-lah, "Pemeliharaan pekerjaan itu, sudah habis, masa pemeliharaan hanya 6 bulan menjadi tanggung jawab rekanan terhitung sejak di serahterimakan atau PHO. Jika selama 6 bulan itu ada kerusakan maka menjadi tanggung jawab rekanan dan setelah itu merupakan tanggung jawab pemerintah untuk melakukan perbaikan jika rusak," jelas Patriadi.
Anehnya, ketika wartawan menanyakan Patriadi perusahaan mana yang mengerjakan proyek renovasi pasar Desa Pelalawan itu. Patriadi mengaku lupa. Bahkan nilai pagu dana pembiayaan renovasi itu juga tidak diingatnya.
"Mengenai perusahaan mana yang mengerjakan pasar itu saya tidak ingat begitu juga dengan niali pembiyaannya juga saya lupa," kata tutupnya. Yul
| Dukung Ketahanan Pangan di Desa Sungai Solok | |
| Dukung Ketahanan Pangan | |
| Unit Reskrim Polsek Tak Temukan Gudang Diduga Penimbunan BBM di KM 8 | |
| Dukung Program Ketahanan Pangan | |
| H. Zukri Buka Resmi TMMD Ke-129 di Pelalawan, TNI-Polri dan Pemda Bersinergi Bangun Desa Pangkalan Terap | |
| Satreskrim Polres Pelalawan Gerebek Judi Sabung Ayam dan Qiu-qiu | |
| Monitoring Lahan Jagung Pipil 3 Hektar di Air Hitam Dukung Ketahanan Pangan Nasional | |
| Monitoring Tanaman Jagung Manis Pekarangan di Desa Penarikan Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan | |
| Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan | |
| SMKN 1 Pangkalan Kerinci Kirim Wakil Riau ke LKS DIKMEN Tingkat Nasional 2026 pada Cabang Industrial Control | |














