PELALAWAN, Ungkapriau.com- Satlantas Polres Pelalawan melakukan tes tensi dan urine terhadap sopir mobil pribadi,mobil bus dan truk angkutan barang yang melintas di Jalan Lintas Timur Km.74 pkl kerinci kab Pelalawan, Rabu siang (14/2/2018).
Dalam kegiatan ini, dipimpin langsung oleh KBO satlantas Polres Pelalawan Iptu JTP.Silaban,SH dengan didampingi oleh Kanit Dikyasa Aiptu Fernando Purba dan menerjunkan lebih kurang 10 Personel dan dr. Chairul Hamdi dari Dinkes kab Pelalawan yg didampingi urkes klinik polres pelalawan pardosi
Pantauan di lapangan, setiap bus, mobil pribadi maupun truk angkutan barang yang melintas di Jalan Lintas Timur Km.74 pkl kerinci kab Pelalawan tersebut dihentikan oleh petugas Satlantas Polres Pelalawan. Iptu JTP.Silaban,SH mulai naik ke setiap bus dan memberikan himbauan terhadap setiap penumpang bus dan sopir bus. Ia meminta agar setiap sopir bus tetap berhati-hati dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Kami minta agar para sopir bus tidak ngebut di jalan. Ini kami lakukan untuk mewujudkan rasa nyaman bagi setiap penumpang transportasi umum khususnya bus,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.
Setelah memberikan himbauan kepada para penumpang dan para sopir bus, Iptu JTP.
“Kami berhentikan beberapa bus dan kendataan lainnya, dan hasilnya Alhamdulillah tidak ada sopir bus yang dalam kondisi positif dalam pengaruh narkoba ataupun alkohol,” tandasnya.
Iptu JTP.Silaban menambahkan, kegiatan semacam ini dilakukan secara rutinitas untuk memastikan bahwa sopir bus dan pengemudi lainnya tidak mengemudikan bus dengan kondisi terpengaruh narkoba.
“Kadang kami tes urine para sopir bus,supir truk maupun supir mobil pribadi dan kadang juga akan kami lakukan pemeriksaan kesehatan. Akan kami lakukan secara acak nanti,” urainya.
Ditempat terpisah Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan pada saat dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Mas ud Ahmad mengatakan bahwa pelaksanaan tes urine dan kesehatan tersebut diikuti oleh 20 orang sopir bus. Tes ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat kelalaian sopir.
"Kami tidak ingin ada sopir yang lalai karena mengonsumsi narkoba atau alkohol saat mengemudikan kendaraan. Ini berbahaya bagi keselamatan para penumpang," ujar Kasat Lantas.
Kasat Lantas juga menambahkan "Kami harus bertindak tegas demi keselamatan penumpang. Jika ada sopir yang terindikasi menggunakan narkoba atau mengonsumsi alkohol, maka kami tidak akan mengizinkan sopir tersebut beroperasi dan akan ditindak tegas," tutup Kasat Lantas. (Arsita K Gulo)
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Keluarga besar Leo Oscar M Laia Meminta Polres Pelalawan Tetapkan Status Pelaku Pembunuhan | |
| Kades Rahnus Klarifikasi Statement Viralnya di Sejumlah Media | |
| 3 Pelaku Pencurian dan Pemerasan Berhasil Diamankan Polsek Pangkalan Kerinci | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















